
🔞🔞 bocil skip.
⚠️⚠️ tinggalin jejak nya setelah membaca biar tambah semangat lagi authornya🥰😘
Semakin banyak Like, hadiah, vote dan komen dari kalian semakin semangat author menghalu menulis cerita novel nya 😘🥰☺️ Jadi jangan pelit pelit ya sayang sayang nya author kasih LIKE,HADIAH,VOTE dan KOMEN NYA😍😍
_______❣️❣️❣️❣️❣️______
"eeemmhh.…………" pertama tama aku mendengar suara seseorang yabg sangat ku kenal dan aku sangat membenci saat ini.
"alhamdulillah sayang akhir nya kamu sudah sadar" kata nya yang tidak lain adalah Zeno..
"ssssstttthhhh...." aku meringis merasa pusing dan agak sakit di bagian perut dan ke wanitaan ku.
"sayang kamu jangan bangun dulu" kata Zeno membantu ku berbaring lagi tapi aku tidak menghiraukan Zeno.
Aku melihat Chelsi yang ternyata juga ada di dalam ruangan yang aku yakini sekarang aku berada di dalam kamar rawat. "Chelsi kenapa aku bisa disini?". tanya ku pada Chelsi tidak meanggap kehadirab Zeno disana, aku mengingat ingat kejadian sebelum akhir nya aku pingsan.
"ya allah apa yang terjadi, anak ku ?" kata ku yang mulai panik setelah aku mengingat kejadian sebelym ku pingasan.
"Chel,, kandungan gue Chel? "
Chelsi berjalan kearahku ingin menenangkan ku tapi Zeno lebih dulu menenangkan ku dan ingin memeluk ku yang mulai panik .
"lepas! jangan sentuh gue dengan tangan kotor lo itu"
"Bintang please lo tenangin diri lo dulu ok !" kata Chelsi mendekat merangkul ku, Zeno mundur satu langkah.
Namun aku menangis histeris pirasat ku merasakan hal buruk terjadi dengan kandungan ku meski aku belum mendengar secara langsung dari mulut Zeno atau pun Chelsi dan akhir nya dokter datang memberiku suntik penenang, setelah itu aku menutup mata ku kembali.
"puas lo sudah buat Bintang hancur huh?" kata Chelsi dengan pelan namun penuh penekanan di setiap kata, gigi nya begemertak menahan emosi.
Zeno hanya diam membuat Chelsi semakin murka. "kenapa lo diam ? menyesal merenungi kesalahan dan kematian bayi lo yang bahkan belum lahir?" tanya Chelsi lagi tangan nya mengepal mata nya menatap tajam Zeno yang dari tadi hanya menatap wajah istri nya dengan penuh rasa penyesalan.
__ADS_1
Zeno diam lagi, Chelsi terkekeh. "ah mana mungkin seorang Zeno Marcelio Oliver mengenal kata menyesal, kalo pun iya mengenal kata menyesal seperti nya lo gak sehebat dan sepintar yang orang orang bilang, karena kalo lo pintar pasti lo mikir dulu sebelum lo melakukan sesuatu dan pasti lo bisa mikir akibat nya nanti apa" kata Chelsi panjang lebar , saat ini Chelsi benar benar emosi ia ingin bicara lagi tapi ponsel nya berdering di dalam tas nya dan langsung di ambil dan cek Chelsi ternyata sebuan pesan dari mami tempat dia bekerja.
"ah sial,,, sebenar nya gue masih ingin ngomel ngomel sampai kuping lo panas, ingin cakar cakar wajah lo itu biar lo jelek, ingin nendang dan masih banyak lain lagi tapi sayang ini mami hubungin aku, gue titip sahabar gue deh jagain benar benar awas aja kalo macam macam" ancam Chelsi setelah itu pergi dari situ.
----*****---
"mmmmmmhh..." malam hari nya aku terbangun setelah tadi siang di beri suntik penenang, aku melihat Zeno yang tertidur dengan posisi duduk di kursi di samping ranjang ku menggenggam tangan ku.
Melihat pemandangan seperti ini mungkin kalo dulu hati ku akan tersentuh dan merasa wanita paling beruntung dan bahagia memilik suami seperti Zeno tapi tidak untuk sekarang apa lgi setelah tau Zeno seperti apa hati ku merasa dingin, aku menarik tangan ku yang di genggam nya.
Merasa ada gerakan Zeno terbangun. "sayang...." lirih Zeno tersenyum memeluk ku , aku enggan menatap Zeno apa lagi membalas pelukan nya
Aku diam tidak menanggapi Zeno. "hei sayang... maafin aku, aku benar benar minta maaf, aku menyesal dan aku gak akan ulangin lagi" kata Zeno menggenggam tangan ku menatap aku yang hanya menatap lurus.
Aku menarik tangan ku yang di genggam Zeno. "apa yang terjadi pada kandungan ku, anak ku, katakan Zen kalo kandungan ku baik gak kenapa kenapa!" kata ku pada Zeno.
Zeno memeluk ku, aku merasakan air mata Zeno membasahi bahu ku. "maafkan aku sayang, maaf... semua salah aku, gara gara aku kita kehilangan calon anak yang ada dalam kandungan kamu kerena kamu mengalami keguguran" kata Zeno masih memeluk ku erat.
Kali ini aku memilih diam tidak seperti sebelum nya menangis histeris, aku diam tidak perduli Zeno yang dari tadi meminta maaf pada ku.
________******_____
Sedangkan di tempat lain terlihat seorang wanita yang tidak lain adalah Yesi di sekap beberapa pria berbadan besar nan kekar. "siapa kalian? lepasin gue !" teriak Yesi saat diri nya di seret dibawa masuk kesebuah gedung yang tidak lain adalah markan nya Zeno.
"diam !" kata salah satu pria sedikit membentak Yesi.
"lepasin gue an ji ng !" umpat Yesi tapi para pria itu tidak perduli dengan umpatan Yesi.
Para pria itu memborgol tangan Yesi dan kaki nya Yesi yang mereka buka lebar lebar jadi posisi Yesi sekarang di borgol dengan posisi beridiri, kaki tangan nya terbuka lebar.
"breng sek, apa yang kalian lakukan ?" umpat Yesi.
"kita akan bersenang senang sebentar, kamu pasti akan suka ini" kata salah satu pria yang mulai beraksi melepas kan pakaian Yesi.
__ADS_1
Yesi berteriak hesteris meronta ronta melihat banyak nya pria yang masuk dalam ruangan itu berjumlah sekitar lima belas orang, merasa tidak ada guna nya Yesi sekarang pasrah.
Puluhan pria itu meraba tubuh se xy Yesi, satu dari mereka asik men cem bu, me lum at bi bir Yesi, buah da da Yesi di main kan dua orang pria mengi sap nya, me re mas, sedangkan dua pria lagi ada di bawah Yesi men ji lati lubang kenik mat an milik Yesi di depan dan di belakang, memang sebenar nya Yesi menyukai permainan threes0me tapi tidak dengan laki laki yang tidak ia kenal apa lagi berjumaalah banyak seperti ini.
"aaaagghhhhh....." Yesi berteriak men de sah saat dua orang pria itu memasukan sesuatu yang besar bergetar di lubang ke nik matan nya depan belakang.
Yesi sudah tidak bisa melawan, ia pun men de sah kadang menjerit karena merasa sakit, semua pria ini bermain begitu kasar melakukan Yesi seperti seorang ja lang, bahkan para pria itu sengaja kencing di wajah nya Yesi memaksa Yesi membuka mulut nya.
Dua jam sudah Yesi merasakan tubuh nya lemas karena beberapa kali mengalami or ga nis me namun para pria itu belum selesai. "cepat bangun kesini!" kata salah satu pria yang berbaring di kursi memerintah kan Yesi unyuk keatas nya.
*plaaakk* sebuah tamparan di wajah Yesi.
"lama sekali dasar ja la ng" pria itu menyeret Yesi memposisi kan Yesi berbaring di atas nya memasukan senjata milik nya di lubang kenik mat an depan milik Yesi sedang kan lubang bagian belakangan nya di masuki dua sekaligus senjata para pria itu.
"AAGGGHHH...." jerit Yesi saat tiga orang pria itu bersamaan memasuki nya, dua senjata di belakang satu di depan.
"aaaaahhhhhhhhhhhh....aaaahhhh......"
"mmmmmhhh sssttooppp... aaaggghhhh"
"please stop,,, stttooppphhh...." Yesi merasa tidak kuat lagi namun para pria itu seakan akan tuli mereka semakin kasar hingga hingga lima jam berlalu permainan berakhir kelima belas pria itu melepaskan pelepasan menyemporotkan cai ran itu ke wajah Yesi ada juga yang membuang ny di dalam bagian depan belakang lubang kenik mat am Yesi dan ada juga yang masuk kemulut Yesi hingga di telan Yesi sampai habis.
Tidak perduli dengan keadaan Yesi yang lelah mereka kembali mengikat tangan Yesi tapi tidak seperti tadi yang berdiru sekarang Yesi di ikat borgol diatas ranjang dengan kaki tangan terbuka lebar tanpa menggunakan pakaian dan berakhir Yesi pingsan karena kelelahan.
***💓💓 hai terimakasih sudah membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nya💓💓***
***💓💓SALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHOR💓💓***
__ADS_1