Secret Of Starlight

Secret Of Starlight
BAB 67


__ADS_3

⚠️ tinggalin jejak nya setelah membaca biar tambah semangat lagi authornya🥰😘 terimakasih juga yang udah doain kesembuhan author🥰😘


Semakin banyak Like, hadiah, vote dan komen dari kalian semakin semangat author menghalu menulis cerita novel nya 😘🥰☺️ Jadi jangan pelit pelit ya sayang sayang nya author kasih LIKE,HADIAH,VOTE dan KOMEN NYA😍😍


_____❣️❣️❣️❣️❣️❣️______


Zeno menatap tajam Bintang dengan tangan sebelah menggenggam pergelangan tangan Bintang. "lepasin! masih kurang jelas? aku ingin cerai dari kamu dan secepatnya aku akan meminta serta mengirim surat gugatan cerai dari aku nanti" kata Bintang terlihat sangat mantap tidak ada raut wajah sedih dari Bintang saat ini.


"jangan mimpi kamu, itu gak akan terjadi" kata Zeno pada Bintang, saat ini Zeno sedang menahan emosi nya.


"up to you" kata Bintang pada Zeno dengan menatap mata Zeno, sebuah tatapan yang belum pernah Zeno liat sebelumnya dari mata sang istri, setelah mengatakan itu Bintang langsung melangkahkan kan kaki nya keluar dari situ melangkah dengan santai dan anggun.


"aaaaaggghhhh...." Zeno meraung sembari menjambak rambut nya dan memukul mukul kepala nya sendiri.

__ADS_1


"ahhhh.. shiht, si al , si al... " umpat Zeno sendiri.


"Zen.. tenang dulu !" kata si wanita yang tadi ber cin ta bersama Zeno, melihat Zeno meracau, mengumpat dan memukul diri nya sendiri membuat si wanita yang tidak lain adalah Gherda membuat ia menjadi sedikit khawatir pada Zeno terlebih rasa takut akan Zeno mengamuk nanti nya karena dia masih ada di ruangan itu takut kena imbas nya tapi lain lagi cerita nya kalo ia sudah tidak ada disana mau Zeno gila dan mengahncurkan gedung kamtir nya sekali pun Gherda tidak perdulu.


"tenang ? gimana cara nya aku bisa tenang dengan apa yang teejadi?" kata Zeno menatap Gherda tajam dengan nafas terlihat naik turun.


"maksuddddddd akkkk" belum selesai Gherda bicara Zeno memotong.


"DIAM! jangan banyak bicara!" ucap Zeno menatap tajam pada Gherda.


"maksud kamu?" tanya Gherda pada Zeno, jelas saja ia merasa tidak terima dengan Zeno yang mengusir nya setelah menikmati tubuh nya tadi meski belum keluar.


"apa kurang jelas ? keluar lah!" kata Zeno dingin, melihat Zeno seperti itu membuat Gherda tidak berani, memakai pakaian nya dan pergi meninggalkan ruangan itu dengan perasaan kesal sembari bergumam mengumpat Zeno.

__ADS_1


"shiht.. kenapa jadi bisa seperti ini?" umpat Zeno setelah sepeninggalan Gherda, ia bernar benar kacau.


Zeno memakai pakaian nya kembali, setelah memakai pakaian nya dengan lengkap Zeno menghunungi Reza dan bilang kalo ia akan pulang sekarang dan meminta Reza untuk menyelesaikan pekerjaan nya.


___~~~____


Saat ini Zeno sedang dalam perjalanan menuju apartemen nya membawa mobil nya sendiri dengan cepat, sesekali Zeno mengumpat karena macet dan setelah empat puluh lima menit akhir nya Zeno sampai di apartemen nya.


Setelah sampai di depan apartemen nya Zeno langsung memarkirkan mobil nya berjalan masuk kelift, setelah sampai di lantai di mana unit apartemen nya berada Zeno berjalan dengan langkah lebar nya.


Setelah sudah sampai di depan apartemen nya dan menekan pasword Zeno langsung masuk kedalam apartemen nya. "sayang..Bintang..." Zeno memanggil nama istri nya tapi tidak ada jawaban, Zeno masuk kedalam mencari Bintang, berharap Bintang berada di dalam kamar dan bisa bicara baik baik dengan Bintang.


~bersambung~

__ADS_1


💓💓 hai terimakasih sudah membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nya💓💓


💓💓SALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHOR💓💓


__ADS_2