Secret Of Starlight

Secret Of Starlight
BAB 109


__ADS_3

โš ๏ธ tinggalin jejak nya setelah membaca biar tambah semangat lagi authornya๐Ÿฅฐ๐Ÿ˜˜ terimakasih juga yang udah doain kesembuhan author๐Ÿฅฐ๐Ÿ˜˜


Semakin banyak Like, hadiah, vote dan komen dari kalian semakin semangat author menghalu menulis cerita novel nya ๐Ÿ˜˜๐Ÿฅฐโ˜บ๏ธ Jadi jangan pelit pelit ya sayang sayang nya author kasih LIKE,HADIAH,VOTE dan KOMEN NYA๐Ÿ˜๐Ÿ˜


____โฃ๏ธโฃ๏ธโฃ๏ธ___


Sesampai nya di lokasi Zeno dan Reza tidak menemukan siapa siapa disana dan betapa terkejut nya Zeno dan Reza menemukan Anggi disana tanpa sehelai benang pun di tubuh nya tergeletak lemah tidak berdaya, kondisi Anggi sangat mengenaskan lubang kenik ma tan Anggi terlihat berdarah muka belakang dan beberapa memar di tubuh nya.


"Anggi, Anggi, bertahan lah Gi!" Zeno mengguncang guncang tubuh Anggi. Mata Zeno memerah menahan tangis dan emosi.


Tanpa banyak bicara Zeno dan Reza membawa Anggi kerumah sakit. "Gi please bertahan Gi! maaf kan aku, maafkan aku menyakiti kamu, aku sayang kamu Gi, aku mohon bertahan demi adik , ibu dan aku Gi" Zeno meracau tak karuan.


"tuhan selamatkan Anggi..." Doa Zeno, saat ini Zeno benar benar kalut dirinya takut kehilangan lagi, kehilangan orang yang ia sayangi, Zeno merasa bersalah dan sangat menyesal mengingat dirinya lah penyebab Anggi seperti ini karena tidak memberikan rekaman yang di inginkan Alex untuk bisa menjatuhkan Zeno bahkan Anggi sempat di penjara dan mengalami kekerasan di dalam penjara karena bersedia menjadi saksi dan mengakui kesalahan nya dan kali ini Anggi sekali lagi menderita karena diri nya.


******


Masih di hari yang sama namun berbeda tempat, kalo saat ini Zeno sedang merasakan kehancuran lain hal nya dengan Bintang dan Daffa yang saat ini merasakan kebahagiaan dimalam pertama nya.Saat ini Daffa membaringkan tubuh nya yang terasa lelah sambil menunggu Bintang membersihkan badanya yang terasa lengket.


Ceklek ... Suara pintu kamar mandi terbuka.


Bintang keluar dari kamar mandi dengan menggunakan lingerie transparan berwarna hitam membuat Bintang terlihat semakin se xy. "oh sayang malam ini kamu benar benar terlihat cantik dan se xy" kata Daffa berjalan mendekati Bintang. Baru kali ini Daffa melihat Bintang memakai pakaian seperti ini meski sudah pernah melakukan wik wik dengan Bintang tapi baru kali ini Daffa melihat Bintang menggunakan pakaian seperti itu.


Bintang memang mempersiapkan ini untuk Daffa terlebih lagi Bintang bukan gadis perawan yang lugu dan ini semua Bintang lakukan untuk menyenangkan Daffa suami nya. "mmmmppphhh...." Daffa langsung menyambar bibir Bintang.


"ssstthhhh.....Daffhhh" de sah Bintang saat ci um an Daffa turun keleher nya memberikan tanda cinta dileher nya.


"I love you Bee" ucap Daffa disela kegiatan nya memberikan sentuhan sentuhan nik mat pada Bintang.


"sayang stop!" ucap Bintang disaat Daffa ingin menik mati gunung kembar miliknnya, tanpa banyak kata Bintang berjongkok dihadapan Daffa mengeluarkan senjata Daffa dari tempat nya dan langsung memasukan senjata Daffa kedalam mulut nya seperti sedengan menik ma ti es cream.


"aaahhhhh...ssstthhhhh.....sayang.." Daffa benar benar merasakan kenik mat an yang begitu nik mat dan beda dengan kenik matan sebelum nya karena kali ini dia dan Bintang sudah halal.


Daffa benar benar di buat menggila karena servicean istri nya Bintang, senjata Daffa telah menyemburkan lahar kenik mat an dalam mulut Bintang yang langsung di telan Bintang tanpa rasa jijik sedikit pun.


Sekarang giliran Daffa membuat istri nya Bintang klepek klepek. Daffa me lu mat bibir Bintang dengan ganas dan tentu Bintang tak kalah ganas nya me lum at bibir Daffa. Puas me lu mat bibir sang istri sekarang ci um an Daffa turun keleher dan gunung kembar Bintang.


"ssssthhh....ahhhh..." de sah Bintang nik mat karena merasakan lidah Daffa bermain di pucak gunung kembar nya.


Daffa me ngi sap gunung kembar nya seperti bayi yang kehausan dengan tangan kanan me re mas salah satu gunung kembar nya dan tangan kiri memainkan lubang kenik mat an milik nya dengan memasukan jari nya.

__ADS_1


"ahhh.... Daffhh.. aahhh... terus sayang.. ahh." Racau Bintang saat jari tangan Daffa mengocok lubang kenik matan milik nya.


"aaahh...aahhh...aahhhh..ini ahhh sangatt.. ahh mmmhh..nikmaatthh.." rucau Bintang tak karuan karena bukan hanya jari tapi Daffa juga memainkan lidah nya di lubang ke nik matan milik Bintang.


"oooouhhhh...saayanngg...ahh..."


"kamu suka hhhmmmm ?" tanya Daffa disela kegiatan nya..


"ya sayang, aku ssngat menyukai, ooohhh ... terus sayang.. ahhh..lebih cepat..." rucau Bintang.


Mendengar de sah an se xy istri nya membuat Daffa semakin semangat bukan hanya lidah nya yang menari nari tapi Daffa juga mengi sap dan menggit kecil sesekali daging kecil yang ada di lubang kenik matan milik Bintang. "aaahhh....aku...ahhh.....ingin....ahhhh ... keluuarrrhhh..." jerit Bintang bersamaan dengan keluarnya cairan di lubang ke nik matan milik nya tanpa merasa jijik Daffa meng is ap cairan yang keluar lubang nik mat milik Bintang.


Sekarang Daffa mengambil posisi untuk memasukan senjata nya di milik Bintang. "aahhhhhh...." de sah keduannya merasakan nik mat.


"uuuhhhh...aahhh...aahhhh....."


"aahh....ahh...ahhh..." Daffa dan Bintang saling men de sah nik mat.


Berbagai macam gaya Daffa dan Bintang praktekan dan setelah hampir enam puluh menit Daffa menggempur Bintang yang sudah berapa kali mencapai nik mat nya sekarang giliran Daffa yang mencapai puncak nya.


"aahhh...aahhh...ahhh... sayangg.. aku .. ahhhh..." de sah Bintang


Daffa menge cup kening Bintang. "terimakasih sayang, I love you, aku janji akan selalu berusaha membahagia kan kamu dan tidak akan membiarkan kamu menangis terkecuali tangis karena bahagia" ucap Daffa memeluk Bintang.


"I love you to, makasih karena kamu hadir di hidup ku dan mencintai aku wanita yang ko... mmmmppphhh. ..." belum selesai Bintang bicara bibir nya sudah di bungkam Daffa.


"jangan ngomong yang enggak enggak! dengar aku! aku gak peduli masa lalu seperti apa yang aku lihat kamu yang sekarang dan di masa depan jadi stop jangan merasa diri kamu seperti yang ingin kamu sebutkan tadi karena bagi aku kamu tetap lah Bintang di hati ku sejak dulu hingga sekarang dan untuk selamanya kamu akan jadi Bintang di hati ku" kata Daffa panjang lebar.


Mata Bintang berkaca kaca mendengar itu, "I love you, I love you" ucap Bintang membenamkan wajah nya di da da bidang suami nya.


"I love you to" ucap Daffa menge cup pucak kepala istri nya.


"sekarang kita istrahat karena satu jam lagi aku akan menggempur kamu lagi" goda Daffa pada Bintang.


********____*****


Di rumah sakit.


"bagaimana keadaan Anggi sekarang Dok ?"

__ADS_1


"pasien mengalami sobekan di bagian mohon maaf sebelum nya saudari Anggi mengalami luka sobek depan belakang, keadaan pasien seperti nya mengalami syok berat dan sekarang masih kritis" penjelasan dokter.


"mmmhh... maaf sebelum nya apa pasien mengalami kekerasan atau pemer ko saan karena kami mendapati banyak cairan sper ma di bagian depan dan belakang? kalo iya saya saran kan bapak melaporkan kasus ini kepolisi" tambah Doketr itu.


Zeno ingin menjawab pertanyaan dokter itu tertahan karena salah satu suster memberitahu keadaan Anggi yang sadar dan mencari Zeno tanpa pikir panjang lagi Zeno menemui Anggi. "Anggi...hhiikkss..." melihat keadaan Anggi benar benar membuat Zeno tidak bisa menahan air mata nya lagi.


"Gi, maafkan aku, maafkan aku gara gara aku kamu seperti ini"


"Zen" lirih Anggi.


"ya sayang?" sahut Zeno tanpa melepaskan genggaman tangan nya dengan Anggi.


"tadi aku panggil aku apa ? boleh aku mendengar nya sekali lagi !" kata Anggi lirih.


"tentu sayang, sekarang dan seterusnya aku akan selalu memanggil kamu sayang maka dari itu kamu harus cepat sembuh" kata Zeno pada Anggi yang tersenyum tipis mendengar itu.


"berjanjilah sayang kamu cepat sembuh dan kita akan menjalani kehidupan yang baru" tambah Zeno lagi.


Air mata Anggi jatuh mendengar itu, dengan suara lemah nya Anggi berucap. "Zen, aku sangat mencintai kamu, ma-maafkan aku yang pernah jahat sama kamu" kata Anggi terdengar lemah dan terbata bata.


"aku juga mencintai kamu sayang, kamu tidak ada salah dengan aku justru aku lah yang salah dan menyakiti kamu" ucap Zeno menggenggan dan men ci um tangan Anggi.


"A-aku titip a-adik dan ibu Zen, a-aku cin-ta kam-u" setelah itu mata Anggi terpejam.


Melihat Anggi terpejam Zeno dilanda rasa panik dan ketakutan. "Sayang, sayang, hey sayang" Zeno mengguncang tubuh Anggi.


"oh tidak!" Zeno memencet tombol yang ada di dekat ranjang Anggi.


"Dokter... dok..." Teriak Zeno dengan air mata yang mengalir.


Mendengar sahabat nya berteriak Reza masuk bersamaan dengan Anggi. "tolong bapak keluar dulu" kata salah satu suster.


Zeno dan Reza terpaksa harus keluar, Zeno tidak perduli lagi dengan dirinya yang menangis saat ini. "ku mohon ya allah selamatkan Anggi" doa Zeno


~BERSAMBUNG~


๐Ÿ’“๐Ÿ’“ hai terimakasih sudah membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nya๐Ÿ’“๐Ÿ’“


๐Ÿ’“๐Ÿ’“SALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHOR๐Ÿ’“๐Ÿ’“

__ADS_1


๐Ÿ’“ I LOVE YOU ALL ๐Ÿ’“


__ADS_2