
โ ๏ธโ ๏ธ tinggalin jejak nya setelah membaca biar tambah semangat lagi authornya๐ฅฐ๐
Semakin banyak Like, hadiah, vote dan komen dari kalian semakin semangat author menghalu menulis cerita novel nya ๐๐ฅฐโบ๏ธ Jadi jangan pelit pelit ya sayang sayang nya author kasih LIKE,HADIAH,VOTE dan KOMEN NYA๐๐
_______โฃ๏ธโฃ๏ธโฃ๏ธโฃ๏ธ____
Malam itu setelah mendapatkan kabar kondisi papah yang semakin memburuk, aku memaksakan diri untuk ikut bersama Melati keruangan papah karena aku dan papah masih berada dirumah sakit.
Meski dokter dan Zeno melarang tapi aku tetap memaksa ingin menemui papah, aku tidak perduli lagi dengan diri ku sendiri, yang aku pikirkan hanya papah ku, aku tidak sanggup kalo hari ini aku harus kehilangan orang yang aku cintai berturut turut.
Setelah kehilangan rasa cinta dan kepercayaan bersama Zeno, aku juga kehilangan calon anak kami yang ada dalam kandungan ku dan aku tidak sanggup kalo aku harus kehilangan papah ku lagi.
"kenapa ya allah ? kenapa engkau beri hamba cobaan seperti ini? hamba mohon ya allah jangan engkau ambil sekarang papah, hamba tidak sanggup ya allah" aku berkata dalam hati diiringi dengan air mata yang mengalir deras.
_____*****____
Satu minggu telah berlalu setelah aku mengalami keguguran, aku sekarang kembali beraktifitas seperti biasa kebutik, kerumah sakit setelah itu pulang dengan membawa mobil sendiri, meski Zeno menawarkan untuk mengantar jemput aku tapi aku selalu menolak aku tidak ingin di antar jemput Zeno.
Saat ini rumah tangga ku dan Zeno masih tetap dingin tidak sehangat dan seromantis dulu, sebenar nya aku sudah mengatakan pada Zeno kalo aku ingin bercerai tapi Zeno tidak ingin bercerai.
Alasan aku satu satu nya untuk tetap bertahan bersama Zeno adalah papah ku, karena Zeno menyanggup operasi papah ku dengan syarat kami tidak akan bercerai memulai kembali dari awal melupakan semua yang telah berlalu dan terjadi.
__ADS_1
Aku menyetujui syrat dari Zeno, meski luka di hati ini tidak akan cepat sembuh bisa saja tidak akan pernah sembuh tapi aku tidak ada pilihan yang lain lagi karena operasi serta pengobatan papah memerlukan biayaya yang tidak sedikit.
Aku juga mendengar kabar tentang Yesi yang sekarang di rawat di rumah sakit jiwa, aku yakin penyebab Yesi gila pasti ada campur tangan nya Zeno yang jelas sangat murka dengan wanita gila itu yang sudah membuat aku keguguran.
_____****____
"makan yuk! kerja mulu, sudah jam makan siang nih dari tadi perut gue minta diisi, kita makan siang di restro yang dekat sini aja" kata Chelsi pada ku.
"bentar lagi Chels" kata ku yang masih sibuk dengan pekerjaan ku.
"ck, lo ngapain sih? " tanya Chelsi yang langsung menyambar kertas yang ada di tangan ku.
"woowww... gila sumpah ini bagus banget, ini lo sendiri yang gambar desain nya?" tanya Chelsi antusias kagum dengan gambar desain baju yang ada di tangan nya.
"ini hanya hobi gue mengisi kekosongan gue, dari pada gue bengong terus kepikiran masalah rumah tangga gue mending gue sibukan dengan menggambar gambar desain baju" kata ku pada Chelsi.
"menjadi fashion designer yang sukses dan terkenal adalah salah satu mimpi gue dulu yang harus kubur dalam dalam sebelum mimpi itu terwujud karena keadaan, tapi sekarang gue mau mencoba membuat mimpi gue jadi kenyataan" kata ku pada Chelsi.
"dan gue sebagai sahabat lo akan selalu mendukung lo, gue yakin mimpi lo akan tercapai menjadi fashion designer yang sukses" kata Chelsi pada ku.
Aku memeluk Chelsi begitu juga Chelsi kami berpelukan. "makasih ya Chel, lo memang sahabat terbaik gue" kata ku tulus pada Chelsi.
__ADS_1
"sama sama, yuk makan dulu ah perut gue udah kroncongan kerja nya ntar dulu, kesehatan juga penting tau gak sih lo!" kata Chelsi.melepaskan pelukan nya.
"ck, bawel banget udah kayak nenek nenek aja, ya udah kita makan yang dekat dekat sini aja" aku mengambil tas milik ku.
"si alan lo , gue di bilang nenek nenek, cantik gini juga" umpat Chelsi tidak terima, aku hanya ketawa menanggapi nya, kemudian kami berjalan keluar butik menuju mobil milik ku yang terpakir dan setelah itu aku dan Chelsi langsung saja menuju restoran yang tidak jauh dari butik milik ku.
Sesampai nya di restotan aku dan Chelsi langsung memesan makanan yang kami inginkan, aku dan Chelsi asik mengobrol kadang tertawa karena obrolan kami yang terkadang konyol. "Hai Bintang..." suara seseorang menyapa memanggil nama ku menghentikan obrolan asik aku bersama Chelsi.
Aku menatap orang yang menyebut nama ku, terdengar tidak asing di telinga ku. "ah, hai bang Bastian..." aku tersenyum manis kepada bang Bastian.
๐๐ hai terimakasih sudah membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nya๐๐
๐๐SALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHUO๐๐
__ADS_1
๐ I LOVE YOU ALL ๐