Secret Of Starlight

Secret Of Starlight
BAB 48


__ADS_3

⚠️⚠️ tinggalin jejak nya setelah membaca biar tambah semangat lagi authornya🥰😘


Semakin banyak Like, hadiah, vote dan komen dari kalian semakin semangat author menghalu menulis cerita novel nya 😘🥰☺️ Jadi jangan pelit pelit ya sayang sayang nya author kasih LIKE,HADIAH,VOTE dan KOMEN NYA😍😍


_____❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️_____


Pagi hari nya aku disibukan memasak untuk sarapan aku dan Zeno setelah semua nya masak aku membawa dan menata semua makanan yang ku masak di meja makan.


Selesai membuat sarapan aku kembali masuk kekamar terlihat Zeno masih tertidur dengan nyenyak meski tadi sudah aku coba membangunkan nya tapi seperti nya Zeno benar benar kelelahan setelah berolahraga malam bersama aku hingga sampai menjelang subuh.


Walau Zeno dan aku melakukan berulang ulang dengan durasi yang lumayan lama syukur nya itu tidak berpengaruh dengan kehamilan ku karena Zeno melakukan nya dengan pelan dan sangat hati hati si al nya aku malah sangat menyukai itu, kehamilan ku membuat aku mengingin kan terus sentuhan dari Zeno.


"sayang bangun...!" aku membangun kan Zeno menggoyangkan pelan badan nya.


"hhhhmmmm...." sahut Zeno dengan mata terpejam, hingga beberapa kali ku membangunkan Zeno yang akhir nya bangun juga.


Zeno terlihat enggan bangun dari tidur nya dengan terpaksa mau tidak mau Zeno berjalan menuju kamar mandi dan aku menyiapkan baju dan keperluan Zeno kekantor berbeda dengan aku pagi ini terlihat sangat antusias dan bersemengat karena tadi malam Zeno memberitau ku hari ini peresmian pembukaan butik Starlight Butik, semua sudah di siapkan Zeno untuk ku termasuk para karyawan butik yang sudah di pilih Zeno.


Aku juga sudah menghubungi Chelsi memberitau nya hari ini peresmian pembukaan *Starlight B*utik dan ia akan datang nanti, tapi bukan hanya peresmian pembukaan Starlight Butik saja yang membuat aku seantusias dan sesemangat seperti ini lebih tepat nya adalah aku sudah sangat tidak sabar lagi untuk segera melakukan acara gunting pita sebagai peresmian butik, setelah sampai di butik aku bisa leluasa mencek cctv di kantor Zeno dan sadapan di hp nya.


Setelah Zeno dan aku sudah selesai bersiap dan makan kami langsung bergegas untuk berangkat, Zeno menemani ku sebentar di butik. "sayang ingat kamu jangan terlalu capek, aku gak mau kamu dan baby kita kenapa kenapa, kalo kamu membutuhkan apa kamu bjsa minta tolong Cheli" kata Zeno menarik ku agar duduk di pangkuannya karena kami berangkat di jemput Reza, Zeno men ci umi leher ku.

__ADS_1


"iya sayang aku akan baik baik saja, aku pasti akan jaga diri, baby kita dan takan melupakan kewajiban sebagai seorang istri" sahut ku pada Zeno kemudian me nge cup sekilas bibir Zeno namun Zeno langsung menahan dan memperdalam ci um an di bibir kami.


Semakin lama semakin daalam sepanjang perjalanan aku dan Zeno saling me lu mat bertukar saliva tidak perduli dengan Reza yang ada di depan sedang menyetir, setelah kurang lebih tiga puluh menit kami sampai di Starlight Butik dan mengakhiri kegiatan panas kamu


Sebelum keluar dari mobil aku sedikit merapikan penampilan ku yang sedikit acak acakan karena perbuatan Zeno, di rasa sudah cukup kemudian aku, Zeno, Reza turun keluar dari mobil.


"Bintang.....!" terdengar suara Chelsi berseru memanggil nama ku saat aku baru saja keluar dari mobil.


"Bintang selamat ya semoga usaha butik lo berjalan lancar ya" kata Chelsi dengan tulus.


"makasih Chel, ayo kita masuk" ajak ku dengan Chelsi.


Sebelum kami masuk kedalam butik aku terlebih dulu berdoa semoga nanti usaha butik nya berjalan lancar setelah berdoa aku memotong tali pita pertanda resmi nya di buka butik Starlight, disana selain ada Zeno,Reza dan Chelsi juga ada beberapa karyawan butik pilihan Zeno dan juga ada nasi tumpeng dengan berbagai macam lauk.


Singkat cerita sekarang aku sudah berada diruangan kerja ku bersama Chelsi sedangkan Zeno sudah berangkat kentor sejak tadi bersama Reza, aku mengambil Ipad yang kemarin dikasih Andi.


"lo siap Tang, gue khawatir sama calon keponakan gue, maksud gue, gue gak mau lo nya terlalu stres lo kan sedang hamil meski gue belom pernah hamil tapi yang gue tau ibu hamil itu gak boleh stres" kata Chelsi panjang lebar.


"udah kaya nenek nenek aja lo bawel banget, tenang aja insya allah gue siap lebih mendingan sakit sekarang dari pada gue hidup di bohongin di hianatin terus terusan" kata ku pada Chelsi menenangkan nya.


"si al an lo cantik gini di bilang nenek nenek, ya udah ayo sekarang kita lihat" kata Chelsi.

__ADS_1


Aku mulai.mencek satu satu mulai dari sadapan hp Zeno tapi tidak ada apa apa kemudian beralih ke rekaman cctv kemarin yang belum sempat selesai aku lihat karena mendapat telpon papah ku masuk rumah sakit.


Aku mengatur kembali tanggal dan waktu yang ingin ku lihat terlihat disana Zeno duduk sendirian dan tidak lama ada seorang wanita yang datang, aku dan Chelsi mendengarkan obrolan Zeno dan wanita itu yang ternyata adalah Yesi kemarin aku hanya melihat nya sekilas di story wa.


"kurang ajar, berani dan lancang sekali wanita ja la la ng ini masuk begitu saja" aku mengepalkan tangan ku menahan emosi ku melihat Yesi yang langsung menyosor men ci um bi bir Zeno.


"Bintang" Chelsi menggenggam tangan ku memberi kekuatan sekaligus khawatir.


"tenang aja Chel gue kuat kok gak apa apa" kata ku mengerti maksud Chelsi meski dia hanya memanggil nama ku.


Aku mengatakan itu agar Chelsi tidak terlalu memikirkan dan khawatir dengan keadaan ku meski sebenarnya hati ku sangat sakit dan menahan emosi ku agar tidak meledak karena aku bukan lah tipe wanita lemah aku bisa menjadi wanita lembut penuh dengan kasih sayang dan bisa berubah jadi wanita anarkis yang bar bar Chelsi sangat tau itu.




💓💓 hai terimakasih sudah membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nya💓💓



💓💓SALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHOR💓💓

__ADS_1



💓 I LOVE YOU ALL 💓


__ADS_2