Secret Of Starlight

Secret Of Starlight
BAB 82


__ADS_3

โš ๏ธ tinggalin jejak nya setelah membaca biar tambah semangat lagi authornya๐Ÿฅฐ๐Ÿ˜˜ terimakasih juga yang udah doain kesembuhan author๐Ÿฅฐ๐Ÿ˜˜


Semakin banyak Like, hadiah, vote dan komen dari kalian semakin semangat author menghalu menulis cerita novel nya ๐Ÿ˜˜๐Ÿฅฐโ˜บ๏ธ Jadi jangan pelit pelit ya sayang sayang nya author kasih LIKE,HADIAH,VOTE dan KOMEN NYA๐Ÿ˜๐Ÿ˜


_______โณโณโณโณ_____


Hari yang di nanti nanti Bintang akhir nya tiba, tapi tidak untuk Zeno bagi dia ini adalah hari kehancuran nya, hari ini Bintang dan Zeno resmi bercerai, meski ada rasa sedih di hati Bintang namun di juga merasa lega berbeda dengan Zeno merasa hidup ny hancur mungkin seperti ini yang Bintanf rasakan dulu pikir Zeno.


Kabar tentang berita percerai Bintang dan Zeno membuat kaget keluarga Zeno mau pun Bintang, mereka tidak menyangka mereka bercerai karena selama ini suami istri itu baik baik saja.


"Bintang....!" Panggil Zeno setelah selesai sidang cerai dirinya dan Bintang.


Bintang menghentikan langkah nya, tadi nya dia ingin segera pergi dari situ setelah selesai sidang perceraian nya. "ya...?" sahut Bintang membalikan badan nya menghadap Zeno.


Zeno menatap Bintang, ini lah alasan Bintang kenapa dia ingin segera pergi setelah tadi sidang cerai nya selesai dan berakhir, ia tidak ingin melihat wajah Zeno karena hati nya masih sakit, bagaimana pun Zeno adalah laki laki yang menemani beberapa tahun ini , hidup nya selalu bersama Zeno ada bagian hati nya yang merasa sakit dan sepi tanpa Zeno.


"Bintang aku harap kamu benar benar memaafkan kesalahan ku setelah aku mengabulkan permintaan cerai dari kamu, aku menyesal aku ingin minta kesempatan sekali lagi tapi aku sadar itu tidak pantas aku dapatkan, aku menyesal dan aku minta maaf" kata Zeno tulus pada Bintang.


"aku sudah maafin kamu, aku harap setelah ini kamu bisa jadi lebih baik lagi" kata Bintang sungguh sungguh.


Zeno tersenyum begitu juga dengan Bintang, Zeno meraih tangan Bintang dan menggenggam nya. "bolehkah terakhir kali nya aku memeluk kamu ?" tanya Zeno lirih.


"hhmm .. ya" jawab Bintang dengan mata yang sudah berkaca kaca menahan tangis ada sedikit rasa sedih di hati nya berpisah dengan Zeno namun lebih banyak rasa kecewa yang ia rasa.

__ADS_1


Zeno langsung memeluk Bintang dengan rasa penyesalan karena harus kehilangan wanita sebaik Bintang, wanita yang benar benar ia cintai, kali ini Zeno benar benar tidak perduli dengan image nya Zeno tidak bisa menahan air mata nya di peluk nya erat Bintang dengan tubuh nya bergetar begitu juga Bintang yang dari tadi pipi mulus nya itu sudah basah dengan air mata.


"maaf... maaf kan aku sayang ,,maaf aku sudah menyakiti kamu , maaf aku sudah menghianati kamu, aku memang ba ji ngan , bre ng sek, semoga nanti kamu bisa mendapatkan seseorang yang benar benar bisa membuat kamu bahagia" kata Zeno berbisik di telinga Bintang memeluk Bintang dengan erat begitu pun dengan Bintang ia tau Zeno saat ini menangis, Bintang juga memeluk Zeno dengan erat.


"maaf... maaf... maaf kan aku sayang..." ucap Zeno lagi.


"aku juga minta maaf selama aku jadi istri kamu mungkin aku ada salah dan banyak kurang nya" ucap Bintang dengan suara parau nya karena menangis.


"no honey, kamu adalah istri yang sempurna aku lah yang bo doh" ucap Zeno merenggangkan pelukaan nya menatap Bintang dengan menangkup kedua pipi Bintsng setealh itu Zeno sedikit me lu mat bibur Bintang kemudia terlepaa karena hp Bintang berdering.


"maaf " kata Zeno.


Bintang mengambil hp nya di dalam tas nya sedangkan Zeno masih ada di samping nya, Bintanf mengangkat panggilan masuk membalikan tubuh nya membelakangi Zeno.


"Daffa siapa Daffa?" tanya Zeno dalam hati nya, hati Zeno tiba tiba cemburu mendengar Bintang menyebut nama laki laki lain.


"iya, mobil aku mati tadi aku telpon Rendy minta jemput mobil aku di urus sama orang bengkel" kata Bintang bicara dalam telpon.


"si Rendy benar benar deh ya , maaf ya kalo sudah bikin repot kamu, tunggu bentar ya aku akan kedepan!" kata Bintang setelah itu mematikan panggilan telpon di hp nya, Bintang tersadar ada Zeno di belakang nya menatap ny dengan tatapan yang tidak bisa ia artikan.


"aku duluan, harus balik kekantor" kata Zeno pada Bintang.


"baiklah hati hati di jalam!" kata Bintang.

__ADS_1


Setelah itu Zeno melangkahkan kaki nya pergi meninggalkan Bintang, setelah Zeno pergi meninggalkan nya Bintang juga ikut pergi menuju tempat di mana Daffa sudah menunggu nya.


"Bintang.. !" seru Daffa setelah melihat Bintang.


Bintang langsung saja berjalan kearah Daffa yang sudah menunggu nya disamping mobil listri tesla milik Daffa. "Daffa sorry buat kamu repot repot jemput aku disini, aku gak tau kalo Rendy malah nelpon kamu" kata Bintang benar benar merasa tidak enak hati, apa lagi mengingat waktu kejadian di mana diri nya mabuk ketiduran dan waktu bangun nya diri nya memeluk Daffa, Bintang jadi malu dan salah tingkah sendiri.


Daffa mengacak acak rambut Bintang. "its okey, aku juga gak sibuk, ayo masuk kamu pasti lelah!" kata Daffa membukakan pintu mobil untuk Bintang, Bintang tersenyum pada Daffa.


Tanpa Bintang dan Daffa ketahui ada sepasang mata menatap tajam kearah mereka, tangan nya mengepal kuat orang itu tidak lain adalah Zeno, Zeno merasa cemburu luar biasa melihat Bintang beinteraksi seintens itu bersama cowok lain.


Zeno ingin marah namun ia sadar karena dia bukan siapa siapa Bintang lagi, kalo dulu dia ada hak marah setiap ada laki laki yang bicara pada Bintang sedangkan sekarang dia hanya bisa menyimpan rasa sakit dan cemburu yang sangat menyiksa hati.


"kamu selidiki siapa laki laki itu, nama nya Daffa" kata Zeno pada Reza , Zeno tadi mendengar Bintang menyembut nama Daffa.


"ok baiklah!" kata Reza


~bersambung~


๐Ÿ’“๐Ÿ’“ hai terimakasih sudah membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nya๐Ÿ’“๐Ÿ’“


๐Ÿ’“๐Ÿ’“SALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHOR๐Ÿ’“๐Ÿ’“


๐Ÿ’“ I LOVE YOU ALL ๐Ÿ’“

__ADS_1


__ADS_2