
⚠️ tinggalin jejak nya setelah membaca biar tambah semangat lagi authornya🥰😘 terimakasih juga yang udah doain kesembuhan author🥰😘
Semakin banyak Like, hadiah, vote dan komen dari kalian semakin semangat author menghalu menulis cerita novel nya 😘🥰☺️ Jadi jangan pelit pelit ya sayang sayang nya author kasih LIKE,HADIAH,VOTE dan KOMEN NYA😍
_______❣️❣️❣️❣️_____
"kamu aja bisa melakukan dan bermain kesana kemari sesuka hatinmu, kamu bisa kenapa aku tidak biasa" kata Bintang yang sebenar nya hanya asal bicara saja karena emosi dan kesal pada Zeno yang tiba tiba datang membuat kekacauan.
Sebenar nya pria yang di pukul Zeno itu adalah sepupu nya Bintang bernama Randy yang memang usia tidak terlalu jauh karena hanya terpaut satu tahun lebih tua Rendy, dulu saat Bintang dan Rendy selalu bersama banyak yang mereka Rendy dan Bintang adalah sepesang kekasih bagi yang tidak tau kalo Bintang dan Rendy sebenarnya adalah sepupu.
Hari ini Bintang memang sengaja mematikan hp nya agar Zeno tidak bisa menghubungi dan melacak diri nya dan seharian Bintang berada di kediaman Rendy hanya untuk sekedar menangkan diri dan juga curhat karena selain Chelsi hanya Rendy orang yang Bintang percaya.
Setelah seharian berdiam dirumah Rendy yang kebetulan saat itu juga ada Nadia, Rendy dan Nadia mengajak Bintang pergi ke club untuk bersenang senang berkumpul dengan teman teman yang lain dan tentu daja Bintang setuju ikut pergi keclub, siapa tau dengan berkumpul bersama teman teman membuat Bintang jadi rileks, pikir Bintang.
*Braaaakkkkkkkk* Zeno memukuk meja menatap tajam Bintang.
"jaga ucapan kamu Bintang, apa kamu ingin kembali seperti dulu menjadi ja la ng hah?" ucap Zeno marah.
"hey bro santai, jangan terlalu kasar", kata Rendy pada Zeno.
__ADS_1
Mendengar itu Zeno mengalihkan pandangan nya yang tadi nya menatap tajam Bintang beralih menatap Rendy dengan tatapan membunuh nya.
Berjalan kearah Rendy, Zeno hendak melayangkan pukulan nya lagi yang langsung dihalangi Bintang. "kamu... jangan buat aku berkata dan berprilaku kasar Bintang" geram Zeno karena Bintang dari tadi terus saja melindungi laki laki itu.
"dan gue gak akan biarin lo berbuat kasar dan menyakiti Bintang lagi" sahut Rendy pada Zeno.
"Rend udah, gak usah di ladeni". kata Bintang.
"sayang kamu kenapa?" tanya Nadia yanh baru tiba dari toilet.
"cih satu pria dua wanita, kalian bermain threesome?" tanya Zeno terkekeh, tatapan Zeno seperti menghina dan meremehkan Bintanh.
Zeno terdiam sejenak, namun setelah itu menarik paksa Bintang bahkan menggendong Bintang seperti mengangkat karung beras, Rendy yang tadi ingin menghalangi dan menolong Bintang tidak bisa berbuat apa apa setelah di halangi oleh beberapa anak buah Zeno.
"Zeno... turunin!" protes Bintang pada Zeno.
Zeno tidak peduli dengan Bintang yang protes dan brontak minta untuk di turunkan, merasa tidak ada guna nya dirinya berteriak meminta Zeno untuk menurunkan dan melepaskan nya akhirnya Bintang memilih diam membiarkan Zeno membawa nya ntah kemana.
Zeno menjalankan mobil nya dengan sangat cepat, di dalam mobil Bintang maupun Zeno sama sama tidak ada yang berbicara hingga mobil yang di kemudikan Zeno sampai disebuah rumah mewah, bukan rumah tapi mansion.
__ADS_1
"Zeno membawa ku kemana sih ?" tanya Bintang dalam hati nya.
Zeno turun dari mobil nya, pintu mobil Bintang di buka Zeno yang langsung membawa Bintang dengan menggendong nya, Bintang bisa melihat ada kobaran api amarah di mata Zeno saat ini.
"apa yang kamu lakukan, turunkan aku!" hardik Bintang pada Zeno yang di abaikan Zeno.
Bintang merasa was was, takut Zeno melakukan hal yang tidak tidak pada nya, apa lagi dirumah yang luas nya lebih dari lapangan bola ini tidak ada terlihat satu orang pun, hanya ada Bintang dan Zeno saha seperti nya, hanya ada security di depan gerbang tadi.
"aaaaawwwwww" pekik Bintang ketika tu buh nya di lempar kasar ke ranjang oleh Zeno saat mereka sudah sampai dikamar.
"kamu... mau apa kamu huh ?" tanya Bintang berdiri di hadapan Zeno, yang langsung berdiri saat diri nya di lempar dengan kasar oleh Zeno.
Zeno tersenyum.menyeringai, yang terlihat menyeramkan bagi Bintang, ntah apa yang ada dalam pikiran dan yang akan Zeno lakukan pada nya, jujur Bintang saat ini merasa sedikit takut hanya saja perasaan itu ia tutupi, tidak ingin Zeno tau dan melihat diri nya lemah dan takut.
~bersambung~
💓💓 hai terimakasih sudah membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nya💓💓
💓💓SALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHOR💓💓
__ADS_1