Secret Of Starlight

Secret Of Starlight
BAB 64


__ADS_3

๐Ÿ”ž๐Ÿ”ž bocil skip.


โš ๏ธโš ๏ธ tinggalin jejak nya setelah membaca biar tambah semangat lagi authornya๐Ÿฅฐ๐Ÿ˜˜


Semakin banyak Like, hadiah, vote dan komen dari kalian semakin semangat author menghalu menulis cerita novel nya ๐Ÿ˜˜๐Ÿฅฐโ˜บ๏ธ Jadi jangan pelit pelit ya sayang sayang nya author kasih LIKE,HADIAH,VOTE dan KOMEN NYA๐Ÿ˜๐Ÿ˜


_______โฃ๏ธโฃ๏ธโฃ๏ธโฃ๏ธโฃ๏ธ______


~Flashback on~


Setelah mengirim pesan ke Bintang Zeno pergi meninggalkan kantor nya bersama Reza menuju club yang dulu nya Bintang bekerja karena Luthfi teman nya mengundang di club itu.


"gue gak, gue cuman bentar doang habis itu balik" kata Zeno saat itu ketika Luthfi teman nya itu meminta salah satu wanita cantik dan se xy yang ada di situ menemani Zeno.


"wawwww, apa benar ini Zeno? setelah menikah lo udah tobat berhenti menjadi casanova" kata teman nya Chandra.


"cih elah Zen masa gitu sih gak asik, kita kan jarang banget bisa ngumpul begini dengan orang orang nya yang lengkap biasa nya kan ada aja yang gak bisa ngumpul" imbuh Tomi.


"iya Zen, happy aja gak sampai subuh juga kali, dari pada lo minum sendirian kan enak tuh di temanin cewe cantik begini" tambah Chandra.


"si Zeno udah masuk golongan SUCI (suami bucin ) and SUTIS (suami takut istri) hahaha" ejek Theo.


"bre ng sek, rese lo semua, gue bukan nya takut istri tapi gue males aja ntar kalo di tanya tanya" kata Zeno.yang kesal dengan teman teman nya.


"baiklah kalo gitu, ayo kita nikmati malam ini" kata Zeno merangkul wanita se xy yang ada didepan nya dan seketika teman teman bersorak ria, dan saat itu Chelsi tidak sengaja melihat Zeno dan kemudian ia rekam.


Singkat cerita karena terlalu banyak minum Zeno dan juga teman teman nya disana sudah mulai mabuk, Zeno sudah tidak memikirkan jam pulang lagi dan kebetulan saat itu Bintang juga masih belum pulang karena masih bersama Melati sedang makan di restroan Jepang yang ada di mall itu.


Karena memang Zeno lah si raja casanova terbukti sekarang ia bukan hanya di temani satu wanita se xy tapi tiga sekaligus, Zeno merasakan gairah nya terpancing karena bukan hanya karena minuman berakhol tapi juga karena tiga wanita yang bersama nya.


Satu wanita mulai bermain mem be lai dan me re mas re mas senjata milik nya, satu nya sibuk men ci umi da da nya dan memainkan lidah nya di pu ti ng su su nya, satu nya lagi me lum at bi bir Zeno dan Zeno merasa gairah nya semakin terpancing.

__ADS_1


Zeno memanggil Reza yang saat itu juga bersama wanita se xy, ia meminta Reza untuk cek in di sebuah kamar hotel berbintang dan jadi lah Zeno dan ketiga wanita tadi berada di kamar hotel.


Zeno meminta tiga wanita tadi untuk menari st rip tis, Zeno melihat tiga wanita itu menari nari dari atas kasur, setelah itu tiga wanita itu saling men cem bu sama lain.


Setelah puas dengan melihat tiga wanita tadi bermain, Zeno pun mulai bergabung dengan ketiga wanita itu yang bernama Bianca, Gerda dan Keylin.


Zeno mulai me lu mat bi bir nya Bianca, Keylin mulai memasukan senjata besar dan panjang milik Zeno kedalam mulut nya, dan Gerda me ngi sap pu ti ng susu nya.


Dan setelah itu Zeno mulai memainkan lidah nya bermain menari nari, me ngi sap serta menggigit kecil bagian kecil menonjol di lubang ke nik mat an milik Bianca, sedangkan senjata dan juga biji besar yang tergantung di senjata milik nya di manjakan oleh mulut nya Gerda dan Keylin, mereka me ngu lum, me ngi sap senjata milik nya Zeno.


"ssssstthhh..... aaaaagghhhh......" Keylin mulai memasukan perlahan senjata milik Zeno yang saat ini Zeno sedang duduk bersandar di sofa.


"mmmmmhhhhhh......" de sah Zeno nik mat saat merasakan senjata nya masuk kelubang kenik matan milik Keylin, di tambah dengan Bianca dengan liar me ngisap biji besar milik nya, Zeno pun semakin menggila memain kan lidah nya di lubang milik Gerda.


"aaaaaahhhhh..... aaahhhh....aaahhhhhhh...."


"aaaahh...ooohhh.. ahhhh..." kamar hotel itu di penuhi dengan suara de sah an nik mat saling bersahutan antra empat orang itu.


Saat itu Gerda dan Keylin Zeno biarkan berbaring di ranjang karena dua wanita itu seperti nya sudah tidak bisa meimbangi Zeno lagi, Zeno mengangkat tubuh Bianca seperti koala dengan tetap menyatukan milik nya dan Bianca, Zeno membawa Bianca ke sofa panjang.


"so, kita mulai hhhhmmmm" Zeno men ji lat pu ti ng milik Gerda dengan dua jari yang bermain keluar masuk di lubang ke nik matan milik Gerda


"sssssstthhhhh.... aaaaahhh...."


"aaaaaaaahhhhh..... ooooouuuuhhhhh....aaaaahhh...." Zeno mempercepat gerakan jari nya


"***aaaaahhhh... aaaahhh.. aahhh... yeeess.. oohhhh... Zennnnhh... aahhhh fassstterrrr Zeeennnhhh" Gerda meracau sekaligus men de sah nik mat karena permainan jari Zeni.


"yes honey,,,, aaahhhh... kamuu sukkkaaa... aahhh.... aaahhhh..." Zeno semakin ber gai rah melihat dan mendengar Gerda men de sah nik mat karena nya.


"aaahh.... ya... I Like ... oooouhhh Zennhh... faster.... faster....."

__ADS_1


"aaaahhh.... aaahhhh...aaahh......" suara de sah Zeno dan Gerda.


"ZEEENNNHHH......OOOOOHH... AAAAAAAAAAHHHHHHHHH..... Eeemmmmmmmhhhhhh..." Gerda terkencing karena permainan jari nya Zeno, Gerda tidak bisa menahan untuk tidak berteriak karena merasakan geli sekaligus nik mat dengan bersamaan dan berakhir Zeno me lu mat bibir nya.


"AAAAAAHHHHHH...AAAAAHHH...AAAAHHHHH...NOOOO ZZZEENNHHH..AAAAHHH" pekik Gerda merasakan geli dan nikmat luar bkasa karena Zeno masih memainkan jari nya di dalam lubang milik nya.


"yah... berteriak lah honey, sekali lagi honey ..aahh... yahh keluarkan sayang..." kata Zeno yang semakin mempercepat.


*ssssssrrrrrrrrrtttttt....* Gerda di buah Zeno sekali lagi terkencing.


"AAAAAAAAAAAAAAAAHHHHHHHHHH....." Gerda terpekik sekaligus men de sah nikmat.


Zeno langsung memasukan senjata milik nya. "aaaaghhh...aagghhh..aaahhhh..."


"Zennhh... aaghh... lebih cepat Zenhh..." racau Gerda.


Zeno mempercepat gerakan nya. "aaagghh...aaaghh... kamu hebat sayang dan aku suka .... aaaghhhh....." Zeno yang memang sudah jarang ber cinta dengan Bintang malam ini has rat terpendam nya bisa ia tuntas dan puaskan malam ini.


"Zenh... aku....aaagghhh..."


"kita sama sama sayang, aku juga udah mau kelaur..." kata Zeno.


"aaaaahh ...aaahhh..aaahhh..."


"aaahhhhhhhhhhhhhhh" terdenga lenguhan nik mat Zeno dan Gerda yang sama sama mencapai puncak pelepasan nya.


...~flashback of~...


bersambung


๐Ÿ’“๐Ÿ’“ hai terimakasih sudah membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nya๐Ÿ’“๐Ÿ’“

__ADS_1


๐Ÿ’“๐Ÿ’“SALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHOR๐Ÿ’“๐Ÿ’“


๐Ÿ’“ I LOVE YOU ALL ๐Ÿ’“


__ADS_2