Secret Of Starlight

Secret Of Starlight
BAB 30


__ADS_3

⚠️⚠️ tinggalin jejak nya setelah membaca biar tambah semangat lagi authornyaπŸ₯°πŸ˜˜


Semakin banyak Like, hadiah, vote dan komen dari kalian semakin semangat author menghalu menulis cerita novel nya 😘πŸ₯°β˜ΊοΈ Jadi jangan pelit pelit ya sayang sayang nya author memberikan LIKE,HADIAH,VOTE dan KOMEN NYA😍😍πŸ₯°πŸ₯°πŸ˜šπŸ˜šπŸ˜š


πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™


Setelah menceritakan masalah ku sekaligus meminta bantuan pada Andi yang syukur nya Andi mau membantu ku, bahkan Andi mengajari ku cara menyadap hp nya Zeno selebih nya nanti Andi sendiri yang mengerjakan melidik Zeno, setelah selesai dengan urusan bertemu Andi di cafe, aku memutuskan untuk kembali pulang keaprtemen, sesampai nya di apartemen aku menunggu kepulangan Zeno.


Aku melihat jam dinding yang ada di dalam kamar ku yang sekarang sudah menunjukan pukul jam sembilan malam namun Zeno masih belum pulang, berkali kali aku memanggil no Zeno tapi tidak diangkat Zeno sama sekali hingga sampai akhir nya aku ulang memanggil no Zeno terdengar suara operator yang arti nya hp Zeno tidak aktif.


Aku menangis, kesal, marah, sedih , kecewa pada Zeno, aku terus menangis karena Zeno masih belum datang padahal jam sudah menunjukan jam satu malam, malam ini aku benar benar di buat geram oleh Zeno, aku tertidur karena lelah menangis terlalu lama.


*****~~****


Aku terbangun saat mendengat pintu apartemen di ketuk seseorang siapa lagi kalo bukan Zeno, aku melirik jam yang ternyata sudah jam lima pagi.


"sayang, yang, bukain pintu nya!" teriak Zeno.


Aku tersenyum sinis mendengar itu, sebelum nya aku memang sengaja mengganti pasword kunci apartemen kami dan mematikan bunyi bel apartmen kami agar Zeno tidak bisa masuk kedalam apartemen dan brisik dengan bunyi suara bel, aku hanya ingin memberi sedikit pelajaran pada Zeno.


"sayang buka, aku tau kamu di dalam!" teriak Zeno.

__ADS_1


"sayang jangan bikin aku khawatir, sayang!" teriak Zeno lagi.


Aku bangun dari tidur ku tidak memperdulikan teriakan Zeno di luar, aku lebih memilih membersihkan diri, setelah selasai membersihkan diri, berpakaian se xy, berdandan cantik, aku melangkah kan kaki ku kedapur membuat sarapan untuk diri ku sendiri.


Selesai membuat sarapan aku membawa masakan yang aku masak kemeja makan, memakan nya sampai habis, ku melihat jam dinding yang ternyata sudah jam setengah tujuh pagi.


"sayang..." terdengar suara pelan sudah tidak berteriak lagi, mungkin dia merasa lelah dsri tadi teriak teriak.


Aku berjalan membukakan pintu apartemen kami, setelah pintu terbuka terlihat Zeno dengan penampilan yang sedikit acak acakan, Zeno memandang ku terlihat jakun nya turun naik melihat penampilan ku karena aku memang semgaja berpenampilan lebih se xy dari pada biasa nya dengan sedikit sentuhan make up tipis natural rambut ku yang hitam panjang ku catok bergelombang, membuat penampilan ku semakin se xy.


"sayang kamu apa apain sih kenapa pasword di ganti ganti sih?" tanya Zeno sedikit kesal.


Zeno ikut melirik kearah jam dinding, berjalan mendekati ku menarik tangan ku masuk kedalam pelukan nya. "kamu marah? maafin aku ya..." kata Zeno lembut pada mengusap usap punggung ku, men ci um beberapa kali pucuk kepala ku, aku brontak ingin melepaskan diri dari pelukan Zeno tapi tenaga Zeno lebih besar dari tenaga ku.


"kamu marah?" tanya Zeno.


"menurut kamu?" aku bertanya balik pada Zeno.


"sayang please listen to me!" Zeno semakin erat memeluk ku.


"malam tadi aku benar benar ketiduran di kantor, terlalu banyak pekerjaan yang harus ku selesai kan segera bahakan Reza juga sama tertidur di kantor dengan ku, kamu tau itu semua aku lakukan demi kamu demi kita" kata Zeno sedikit menjeda, memberi jarak antara aku dan Zeno, Zeno menatap ku lekat.

__ADS_1


Aku juga ikut menatap ny ku melihat dia seperti orang kelelahan kurang tidur. "maafkan aku membuat kamu kepikiran tapi aku benar benar tidak sengaha ketiduran, aku rela bekerja sampai larut malam ketiduran di kantor itu semua karena aku ingin menyelesaikan segara pekerjaan ku dan mengajak kamu liburan keparis untuk honeymoon besok atau kamu mau kemana tinggal bilang sama aku" kata Zeno pada ku.


Aku menatap mata Zeno, Zeno tersenyum pada ku, dalam hati ku sedikit merasa bersalah kalo memang Zeno benar benar seperti yang ia bilang. "kamu serius? maksud ku kita benar benar pergi keparis?" tanya ku pada Zeno, aku masih sedikit ragu.


"apa menurut kamu aku berbohong?" tanya Zeno pada ku memeleuk ku.


"makasih sayang!" kata ku membalas pelukan Zeno.


" sama sama sayang, jangan marah lagi hhhmmm.." kata Zeno pada ku.


"kamu sangat se xy apa kamu sengaja me ng go da ku hhmmmmm... " Zeno menggendongku membaringkan ku di sofa, tangan mem be lai pa ha ku, me ma suk an jari nya delam lubang milik ku, tangan satu nya me re mas dada ku, me ma in kan lidah ny di pu ti ng ku yang sudah me nge ras.


"ssssssttthhhm..aaagghhh" de sah ku saat jari Zeno masuk kedalam milik ku serta li dah nya yang menari nari di pu ti ng ku.


"aaaggghhhhh...."


πŸ’“πŸ’“ hai terimakasih sudah membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nyaπŸ’“πŸ’“


πŸ’“πŸ’“SALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHORπŸ’“πŸ’“


πŸ’“ I LOVE YOU ALL πŸ’“

__ADS_1


__ADS_2