
โ ๏ธ tinggalin jejak nya setelah membaca biar tambah semangat lagi authornya๐ฅฐ๐ terimakasih juga yang udah doain kesembuhan author๐ฅฐ๐
Semakin banyak Like, hadiah, vote dan komen dari kalian semakin semangat author menghalu menulis cerita novel nya ๐๐ฅฐโบ๏ธ Jadi jangan pelit pelit ya sayang sayang nya author kasih LIKE,HADIAH,VOTE dan KOMEN NYA๐๐
______โณโณโณโณ_____
Sekarang Zeno dan Reza telah berada di rumah sakit menunggu Anggi yang sedang berada di ruang operasi, sedangkan berita tentang video me sum Zeno sudah tersebar menjadi viral. "Zen seperti nya Anggi ada kaitan nya dengan Alex." kata Reza pada Zeno.
"ya, aku juga berpikir begitu. Kita akan tau setelah Anggi selesai di tangani dan sudah sadar nanti, semoga saja Anggi tidak kenapa kenapa." kata Zeno karena mau bagaimana pun Anggi telah menyelamatkan nyawa nya.
"Zen, ayah kamu menelpon meminta kamu segera menemui nya! seperti nya berita tentang video kamu dan Anggi sudah di ketahui orang tua kamu." kata Reza.
"bilang aku akan menemuinya nanti, kamu cepat lakukan yang harus kamu lakukan !" ucap Zeno.
"baiklah, akan segera ku selesaikan masalah ini!" kata Reza.
Hp Reza bergetar pertanda panggilan masuk, setelah mengangkat dan berbicara sebentar Reza mengakhiri panggilan nya. "Zen ada panggilan dari kepolisian" kata Reza memberitahu Zeno.
"sekalian kamu kekantor polisi, kamu pasti taulah apa yang harus kamu lakukan!" kata Zeno.
"aku akan disini menunggu Anggi selesai operasi." tambah Zeno.
"baiklah.!" kata Reza setelah itu pergi dari situ.
_______*****_____
"Bintang....!" seru Chelsi masuk keruangan Bintang yang saat itu baru saja tertidur di pelukan Daffa.
"sssssssstttttttthhhhh!" kata Daffa meletakan jari telunjuk nya di mulut nya sendiri.
__ADS_1
"upss... sorry gue gak tau!" kata Chelsi nyengir kuda.
"eeeeennnnnggggg...." Bintang yang baru saja tidur jadi terbangun karena mendengar suara cempreng Chelsi.
"ah Bintang lo udah bangun, ini liat berita cepat, liat!" kata Chelsi heboh memberikan hp yang ada di tangan nya pada Bintang.
"apa sih Chel, brisik banget ih... baru juga tidur." kata Bintang kesal.
"iiihhhh... liat dulu nih berita!" kata Chelsi yang langsung naik ketempat tidur menjadi kan Daffa menggeserkan badan nya duduk di pinggiran ranjang.
Bintang dan Daffa melihat berita yang di tunjukan Chelsi. "hah yang benar saja Chel?" tanya Bintang tidak percaya.
"aku juga tadinnya gak percaya ,tapi ini kamu liat saja video nya karena kamu pasti tau kalo itu Zeno atau hanya mirip Zeno" kata Chelsi memperlihatkan video pada Bintang dan Daffa, Bintang membulatkan mata nya melihat video me sum yang di perlihatkan Chelsi.
"kenapa bisa seperti ini? pasti ada yang sengaja ingin jatuhin Zeno," kata Bintang sedikit prihatin pada mantan suami nya itu.
"ya seperti nya seperti itu."sahut Daffa.
_____******_____
Setelah selesai dari operasi nya yang untung nya berjalan dengan lancar, kini anggi sudah di pindah kan keruangan rawat vip dan Zeno yang dari tadi masih menunggu Anggi. "eeeeennnnggghh....." Anggi perlahan membuka mata nya yang pertama ia lihat ruangan berwarna putih dan setelah itu terkihat Zeno yang tertidur dengan posisi duduk disebelah ranjang nya.
"Zenn...!" panggil Anggil lirih.
"Gi, syukurlah kamu sudah sadar." ucap Zeno dan Anggi hanya tersenyum.
"bentar aku panggil dokter dulu." kata Zeno menekan tombol yang ada di situ.
"mau minum ?" tawar Zeno dan Anggi hanya mengangguk karena merasa haus.
__ADS_1
Zeno memberikan segelas air putih dan membantu Anggi untuk minum, dan setelah itu dokter masuk kamar rawat Anggi, setelah memeriksa keadaan Anggi yang cukup baik, dokter itu pamit pergi.
"Zen," panggil Anggi masih lemah.
"kenapa ?" tanya Zeno.
"ada hal.yang ingin aku katakan, tapi sebelum nya aku benar benar minta maaf sama kamu, aku berharap kamu bisa memaafkan aku." kata Anggi lemah bicara pada Zeno.
"apa itu, katakan! apa ini ada hubungan nya dengan video dan Alex?" tanya Zeno.
Anggi mengangguk. "aku, aku..." kata Anggi terbata bata gugup karena saat ini Zeno menatap nya tajam.
"ma-maafkan aku, semua ini karena salah ku, waktu itu aku memang merekam video kita ber cin ta diam diam tanpa sepengetahuan kamu. Tadi nya aku menjalan tugas seperti yang Alex suruh untuk merekam saat kita ber cin ta dan saat kamu menik ma ti nar ko ba, tapi disaat aku ingin memberikan rekaman itu pada Alex hati kecil ku merasa berat memberikan rekaman itu pada Alex , ntah kenapa aku tidak tega, tapi aku mau gak mau karena sudah janjian sama Alex terpaksa aku memberikan rekaman itu pada Alex karena aku butuh uang untuk adik yang sedang sakit kanker, tapi sebelum nya isi rekaman itu sudah aku potong tidak ada rekaman kamu menik ma ti nar ko ba itu, untung nya saat aku bertemu Alex tadi pria itu tidak mencek isi rekaman nya tapi setelah aku di jalan seperti nya dia sudah mlihat maka nya tadi aku sempat di kejar kejar anak buah Alex, aku benar benar minta maaf Zen" kata Anggi lirih dengan air mata yang mengalir dipipi, sedangkan Zeno sejak tadi tidak ada respon, ntah apa yang ada dalam pikiran Zeno namu bisa di pastikan kalo tidak mengingat kebaikan Anggi sudah Zeno pastikan untuk menghabssi Anggi.
Zeno masih diam dengan tatapan tajam nya. "aku tau aku salah, kamu pantas marah sama aku, tapi aku melakukan ini karena aku butuh uang untuk pengobatan adik ku yang sedang sakit leukimia, dan aku juga tidak tega memberikan rekaman itu sepenuh nya pada Alex karena aku merasa kamu sebenarnya orang baik terlepas dari cara ber cin ta kamu seperti itu yang sudsh aku tau alasan kamu kenapa seperti itu." kata Anggi lagi bicara pangang lebar menatap Zeno yang hanya diam dari tadi.
"hati hati Zen, Alex benar benar berniat ingin menghancurkan kamu. Aku minta maaf Zen, aku minta maaf, aku juga takut Alex akan menyakiti keluargaku di sana." kata Anggi menangis dan setelah itu terlihat beberapa orang polisi masuk kedalam kamar rawat Anggi.
"permisi! kami dari pihak kepolosian." kata salah satu seorang polisi.
Zeno dan Anggi sama sama di buat kaget dengan kedatangan polisi. "bisa jelaskan maksud nya ini apa ?" tanya Zeno datar bin santai, tidak terlihat panik atau pun ketakutan meski tadi sempat terkejut.
"bisa kami periksa badan pak Zeno?" seorang polisi memeriksa Zeno.
"apa lagi ini , awas kamu Alex" ucap Zeno dalam hati.
~BERSAMBUNG~
๐๐ hai terimakasih sudah membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nya๐๐
__ADS_1
๐๐SALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHOR๐๐
๐ I LOVE YOU ALL ๐