Secret Of Starlight

Secret Of Starlight
BAB 84


__ADS_3

โš ๏ธ tinggalin jejak nya setelah membaca biar tambah semangat lagi authornya๐Ÿฅฐ๐Ÿ˜˜ terimakasih juga yang udah doain kesembuhan author๐Ÿฅฐ๐Ÿ˜˜


Semakin banyak Like, hadiah, vote dan komen dari kalian semakin semangat author menghalu menulis cerita novel nya ๐Ÿ˜˜๐Ÿฅฐโ˜บ๏ธ Jadi jangan pelit pelit ya sayang sayang nya author kasih LIKE,HADIAH,VOTE dan KOMEN NYA๐Ÿ˜๐Ÿ˜


______*****_____


Teman teman Zeno yang berada di villa merasa ngeri mendengar jeritan seorang wanita yang berada di dalam kamar bersama Zeno, mereka tidak tau apa yang terjadi di antara dua orang manusia yang berada di dalama kamar itu.


"menjerit lah yang lebih keras aku suka mendengar nya honey!" kata Zeno meneteskan lelehan lilih yang sudah bakar nya kebagian da da wanita panggilan nya tadi.


"aaaaaaaahhhhhhhh....." wanita itu terpekik antra merasa kepanasan dan nik mat, karena setelah meneteskan lelehan lilin di pa yu da ra wanita itu, Zeno meniupkan asap ben da haram itu di depan lubang kenik mat an nya setelah itu Zeno men ji lat lu ba ng ke nik mat an milik wanita itu.


"nik ma ti sayang, kamu mau lagi ?" tanya Zeno menawarkan benda haram itu, wanita itu mengangguk, tanpa Zeno ketahui dari sini lah nanti awal mulai masalah dalam hidup nya.


"pakai lah dan nik ma ti lah!" Zeno menyerah alat untuk memakai benda haram terserbut pada wanita panggilan, Zeno meminta wanita itu me nik mati benda haram dengan bersandar di kepala ranjang dengan kaki mengangkang setelah itu Zeno men ji la ti milik wanita itu.


"mmmmmmmhhhhh....." de sah wanita itu merasakan nik mat luar biasa sensasi yang belum pernah ia rasa kan sebelum nya .


Puas dengan memainkan lidah nya, Zeno bangkit meminta bergantian dengan diri nya menik mati benda haram tersebut sembari milik nya di manjakan mulut wanita itu.

__ADS_1


Setelah puas Zeno memulai permainan nya menyiksa wanita itu lagi untuk melampiaskan rasa emosi hati nya saat ini . "ingat kita sudsh sepakat bayaran kamu akan ku bayar sepuluh kali lipat" kata Zeno sebelum memulai nya.


Wanita itu hanya mengangguk. "bagus, sekarang nikmati lah!" kata Zeno pada wanita itu.


*plaaaakkk.....* Zeno mencambuk badan wanita itu.


"aaaaaaaahhhhh.....Zennnnhhhhh...." pekik wanita itu dengan tu buh bergetar menahan rasa sakit.


"aaaaaaawwwwwhhhhh... aaaaaaaaaaaa "


Melihat wanita itu seperti sudah hampir pingsan dengan tu buh biru dan luka luka Zeno menghentikan cambukan nya, di bawa nya dengan kasar wanita itu keatas ranjang setelah itu Zeno masujan milik nya dengan kasar pada wanita itu.


*plak, plak, plak,* Zeno menampar wanita itu.


Zeno melakukan wanita itu sangat kasar hingga tubuh wanita itu tergeletak lemah, setelah puas melampiaskan emosi nya dengan bercinta sekaligus menyiksa wanita panggilan itu Zeno berjalan menuju kamar mandi, selesai membersihkan badan nya Zeno keluar dari kamar nya menghampiri Reza.


"Za, lo urus wanita itu berikan bayaran sepuluh kali lipat dari bayaran nya, gue mau cabut dulu lo pulang minta antar Bilqis ada hal yamg harus gue urus!" kata Zeno setelah itu berlalu meninggalkan teman teman nya yang terheran heran melihat Zeno yang sekarang seperti bukan lah Zeno.


Hanz berjalan kearah kamar dimana Zeno dan wanita panggilan tadi berada. "shiit , apa yang Zeno lakukan pada wanita ini ? gila Zeno parah" Hanz merasa terkejut melihat keadaan wanita yang Zeno panggil dengan keadaan yang teramat memprihatinkan.

__ADS_1


"aaaaaaaahHhhhhhhh... astaga ... Zeno gila benar benar gila, ya ampun ini cewek gimana gue gak mau dia sampai kenapa kenapa di villa gue" kata Bilqis tak kalah terkejut melihat keadaan wanita itu saat mengikuti Hanz di belakang.


"ayo kita bawa kerumah sakit, si al an si Zeno" usul Tio sekaligus mengumpat Zeno.


"jangan bawa saya kerumah sakit, saya gak kenapa kenapa hanya butuh istrahat sebentar" kata wanita itu pelan membuka mata nya.


"ah syukurlah kamu gak kenapa kenapa,kami kira kamu tadi pingsan, kalo gitu istrahat lah dulu disini kalo butuh sesuatu tinggal tekan tombol di dekat nakas itu yah " kata Bilqis merasa lega wanita itu ternyata tidak pingsan, dalam hati nya sudah berbagai macam sumpah serapah untuk Zeno.


Sepeninggalan teman teman Zeno wanita itu mengambil hp nya kemudian menelpon seseorang. "iya aku masih villa tapi Zeno nya seperti nya sudah tidak ada disini" kata wanita itu bicara dengan seseorang yang tadi dia telpon.


"baiklah nanti akan infokan" kata wanita itu lagi.


"ok, sekarang aku kirim lokasi nya" setelah bicara seperti.itu wanita tadi menutup panggilan nya untuk mengirm lokasi dimana dia berada sekarang setelah dia memejamkan mata nya sebentar karena merasa tu buh nya benar benar lelah ulah Zeno si al an itu.


~bersambung~


๐Ÿ’“๐Ÿ’“ hai terimakasih sudah membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nya๐Ÿ’“๐Ÿ’“


๐Ÿ’“๐Ÿ’“SALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHOR๐Ÿ’“๐Ÿ’“

__ADS_1


๐Ÿ’“ I LOVE YOU ALL ๐Ÿ’“


__ADS_2