
โ ๏ธ tinggalin jejak nya setelah membaca biar tambah semangat lagi authornya๐ฅฐ๐ terimakasih juga yang udah doain kesembuhan author๐ฅฐ๐
Semakin banyak Like, hadiah, vote dan komen dari kalian semakin semangat author menghalu menulis cerita novel nya ๐๐ฅฐโบ๏ธ Jadi jangan pelit pelit ya sayang sayang nya author kasih LIKE,HADIAH,VOTE dan KOMEN NYA๐๐
_____******_____
*BUUUUGGHHH....BUUGGHH...BBBUUHGHH* Zeno tersentak dari tidur nya saat merasakan sakit perut dan belakang nya karena mendapatkan pukulan serta tendangan yang keras.
"Ahhhhhhh...." rintih Zeno merasa sakit. Zeno yang tadi masih berbaring dengan posisi miring sekarang di seret paksa untuk berdiri, dua orang napi penghuni sel yang sama dengan Zeno memegang kedua tangan Zeno.
"breng sek , apa yang kalian lakukan huh ?" hardik Zeno pada empat orang napi yang satu sel dengan nya yang saat ini tertawa.
"banyak bacot!" ucap salah satu napi tadi.
*BUGH,BUGH, BUGH...* kembali beberapa pukulan melayang di perut dan di wajah tampan Zeno yang saat itu tubuh nya memang tidak ada persiapan sehingga membuat Zene sedikit muntah darah.
__ADS_1
"ssssstttthhhhh....." Zeno meringis menahan sakit.
"bang sat!" umpat Zeno dan setelah itu Zeno tersenyum menyeringai.
"kalian cari mati ?" kata Zeno datar dengan wajah dingin nya.
"hahaha,,, kita apa lo yang mati? terlalu banyak bacot!" kata salah satu napi meremehkan Zeno.
Salah satu napi ingin melayangkan pukulan nya kembali pada Zeno, tapi Zeno yang memang pandai bela diri sudah lebih dulu memberikan tendangan di perut napi itu dengan kaki panjang nya hingga mebuat napi itu terjatuh di lantai sel penjara yang dingin karena tendangan Zeno yang sangat kuat bahkankedua tangan Zeno yang tadi di pegang dua orang napi pun sudah terlepas.
"gue bisa jadi habisin kalian satu satu kalo gue mau, gue peringatkan sama kalian jangan ganggu gue kalo masih mau hidup!" tambah Zeno lagi.
Zeno kembali ketempat dimana diri nya tidur tadi yaitu di ujung suduh sel tahanan, Zeno membaringkan tubuh nya yang terasa sakit serta wajah yang juga sakit, ntah kenapa kali ini sakit yang Zeno rasakan terasa lebih sakit padahal dulu nya Zeno tidak merasa sesakit seperti ini sewaktu diri nya berkelahi dengan musuh musuh nya yang jelas jelas sama sama bisa bela diri.
Zeno yang terbiasa hidup dengan kemewahan, tidur dikamar mewah dengan ranjang empuk berukuran king size, sekarang keadaan Zeno sangar terbalik, Zeno berbaring hanya menggunakan alas kardus dengan menatap langit langit sel penjara dengan tatapan kosong, sekelabat bayangan saat diri nya bersama Bintang dari awal bertemu hingga akhir nya memutuskan menikah membangun rumah tangga bahagia namun sudah runtuh dan hancur karena diri nya, bayangan kemesraan diri nya dan Bintang, bayangan Bintang tertawa bahagia rasa nya sangat bahagia bisa membuat wanita tercinta nya itu bahagia karena diri nya, tapi karena diri nya juga membuat Bintang menangis, sakit dan hancur, bayang bayangan itu membuat Zeno merasakan penyeselan dan rasa salah yang teramat sangat dalam, terlalu banyak dosa yang sudah di buat Zeno mungkin ini salah satu hukuman dari tuhan untuk nya.
__ADS_1
____***____
"bagaimana tentang penyelidikan dan sidang ku? tanya Zeno pada Reza.
"sudah ada sedikit itik terang nya meski abu abu, karena kami masih harus memastikan apakh itu benar benar orang nya atau bukan" ucap Reza pada Zeno .
"untuk sidang masih belum ada kepastian, aku harap kamu lebih sabar dulu Zen!" kaya Bastian.
*buugghhhhh* suara meja dipukul dengan kuat.
~bersambung~
๐๐ hai terimakasih sudah membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nya๐๐
๐๐SALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHOR๐๐
__ADS_1
๐ I LOVE YOU ALL ๐