
β οΈβ οΈ tinggalin jejak nya setelah membaca biar tambah semangat lagi authornyaπ₯°π₯°π
~πππ~
Esok pagi nya setelah kami selesai sarapan pagi aku pamit pulang pada mama,papa Zeno, tante Elin, tante Erma, Lengga dan Salsa, Varo tidak ikut sarapan pagi bersama kami kata Salsa Varo pergi tidak lama setelah aku dan Zeno naik masuk kekamar, kata nya Salsa si Varo ketempat teman nya, seperti nya Varo dan Zeno satu spesies yang sama.
Mobil Zeno sudah sampai di depan gang aku. "sayang jangan lupa bilang sama orang tua kamu kalo orang tua aku malam ini kerumah kamu, hari ini aku akan pulang lebih cepat" kata Zeno lembut dengan menggenggam tangan ku, menatap aku penuh dengan cinta.
"iya sayang, ya udah kamu hati hati ya di jalan! ingat jangan nakal, awas aja kalo nakal!" ancam ku pada Zeno.
Zeno terkekeh mendengar ancaman ku. "ya ampun sayang nya aku ini pagi pagi udah galak hhhhmm" Zeno mencubit dan menarik kedua pipi ku, aku meringis sakit karena kedua pipi ku di tarik gemes sama Zeno.
CUP. Zeno memberikan ku kecu pan singkat di bibir.
"iiihhhhh.. sakit yang" rengek ku, Zeno tertawa. "ya udah deh aku turun dulu, ingat sayang jangan nakal karena aku tau cewe cewe kamu di luar sana banyak meski kamu sudah tidak ada niat macam macam, aku hanya takut nanti cewe cewe itu yang goda kamu duluan dan kamu nya tidak bisa menahan godaan itu" kata ku dengan wajah serius.
"iya, iya baginda ratu, hamba akan pasti kan hanya Bintang ratu di hati ini" kata Zeno menujuk dada nya.
cup sebelum keluar dari mobil aku me nge cup singkat bibir se xy Zeno. "bye sayang, hati hati ya.." seru ku di luar mobil.
Zeno membuka kaca mobil nya, ia melambaikan tangan nya pada ku, aku membalas lambaian tangan nya, setelah mobil Zeno jauh dari ku, aku berjalan memasuki gang rumah ku, aku bisa melihat tatapan tatapan julid, kepo para tetangga biasa lah ibu ibu suka menggibah, aku tidak perdulu itu.
"asalamuallaikum!" salam ku pada orang tua ku, aku tidak ada melihat adik ku Melati, pikir ku mungkin Melati sudah berangkat kesekolah.
"walaikum sallam ,wah ... sudah pulang kamu nak, nak Zeno nya mana? kata mama ku, aku men ci um punggung kedua tangan orang tua ku.
"Zeno tadi pamit kekantor mah ada rapat pagi ini" kata ku pada mama ku.
"kamu udah sarapan ? kalo belum sarapan gih!" kata mama ku.
"udah ma masih kenyang, tadi sebelum pulang aku sarapan sama Zeno dan keluarga nya" kata ku.
__ADS_1
"mmmmmm. . mah, pah, malam ini keluarga Zeno mau ngelamar aku, kata mama Zeno sih malam ini, mama Zeno juga titip salam untuk mamah dan papah " kata ku.
"wah alhamdulillah, mamah dan papah sangat senang mendengar ini, nak Zeno juga seperti nya laki laki yang baik dan bertanggung jawab" kata mamah ku antusias.
"mah, mending mamah kepasar buat nanti malam, gak enak kan kalo keluarga Zeno datang gak di jamu apa apa, cuman air doang" kata papah ku.
"papah gak apa apa mamah tinggal dulu?" tanya mama ku.
"papah sangat baik apa lagi mendengar kabar bahagia ini, papah merasa sangat baik... Tasha kamu temanin mamah kamu kepasar !" kata papah ku.
"papah gak apa apa kami tinggal kepasar?" tanya ku lagi memastikan.
"papah gak apa apa, ya udah kalian kepasar gih takut nya nanti kesiangan!" kata papah ku .
"Baiklah pah, kalo gitu Tasha sama mamah kepasar dulu, papah jaga diri, jangan kemana mana, tiduran aja di kamar" kata ku, sebelum aku pergi amu men ci um kedua pipi papah ku.
~πππ~
POVV ZENO
Kini aku dan Bintang sudah sampai di depan gang nya. "iiihhhhh.. sakit yang" rengek Bintang karena pipi nya aku tarik gemes, aku ketawa melihat Bintang ku seperti itu bagi ku itu sangat menggemaskan.
"ya udah deh aku turun dulu, ingat sayang jangan nakal karena aku tau cewe cewe kamu di luar sana banyak meski kamu sudah tidak ada niat macam macam, aku hanya takut nanti cewe cewe itu yang goda kamu duluan dan kamu nya tidak bisa menahan godaan itu" kata Bintang dengan wajah serius, hati ku seperti merasa tidak tenang saat Bintang berkata seperti itu pada ku, aku merasa apa yang di katakan Bintang itu ada benar nya karena tanpa Bintang tau aku di belakang nya kadang masih khilaf kemarin saja aku khilaf sama Naya.
__ADS_1
"iya, iya baginda ratu, hamba akan pasti kan hanya Bintang ratu di hati ini" kata ku menujuk dada ku, aku tidak ingin dan jangan sampai Bintang tau perbuatan ku kemarin, meski aku niat nya memang memberi pelajaran pada Naya.
Kini mobil yang aku bawa sudah sampai di kantor ku, aku turun dari mobil melangkahkan kaki ku masuk kekantor menuju ruangan ku."pagi pak Zennn..." sapa sekretaris ku yang bernama Inez, aku membalas sapaan nya hanya dengan senyuman setelah itu aku masuk keruangan ku.
tok,,,tok,,tok,, suara ketukan pintu
"masuk!" perintah ku dengan sedikit berseru, saat ini aku tengah sibuk dengan mencek beberapa berkas.
Ketika terdengar suara pintu terbuka ,aku berhenti dari kegiatan ku mencek berkas, mengarahkan pandangan ku kedepan melihat siapa yang masuk dan aku melihat seorang wanita dengan badan dan pakaian yang se xy hingga menampilkan dengan jelas dua gunung besar milik nya karena dua kancing baju kemeja nya tidak di kancing, bahkan wanita itu yang tidak lain adalah Inez sekertaris ku itu saat ini ia hanya memakai rok bawahan yang sangat minim hanya menutupi bok ong nya di tambah kaki nya yang jenjang putih mulus itu ia kenakan dengan high heels semakin membuat Inez terlihat se xy
~bersambung~
ππ hai terimakasih sudah membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nyaππ
ππSALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHORππ
__ADS_1
π I LOVE YOU ALL π