
⚠️ tinggalin jejak nya setelah membaca biar tambah semangat lagi authornya🥰😘 terimakasih juga yang udah doain kesembuhan author🥰😘
Semakin banyak Like, hadiah, vote dan komen dari kalian semakin semangat author menghalu menulis cerita novel nya 😘🥰☺️ Jadi jangan pelit pelit ya sayang sayang nya author kasih LIKE,HADIAH,VOTE dan KOMEN NYA😍😍
_______❣️❣️❣️❣️❣️______
Hari ini Anggi sudah di perbolehkan dokter pulang kerumah setelah beberapa hari di rawat dirumah sakit. Anggi pulang di jemput Reza dan Zeno yang sekarang mendorong kursi roda yang di duduki Anggi memasuki apartemen nya.
"kamu tidak apa apa disini sendirian ?" tanya Zeno pada Anggi saat mereka masuk kedalam apartemen Anggi, sebenar nya Zeno tadi ingin membawa Anggi kerumah nya tapi Anggi menolak dan ingin tinggal di apartemen nya, bukan nya apa apa Angi merasa tidak enak saja selalu membuat Zeno repot.
"ya, aku sudah biasa kok sendirian" jawab Anggi.
"aku hanya khawatir Alex kesini menyakiti kamu." kata Zeno pada Anggi.
Anggi tersenyum."tenang saja, Alex gak bisa kalo aku gak buka kan pintu nya dan aku gak akan buka pintu meski siapa pun yang datang terkecuali keluarga ku, kalo kamu tinggal masuk aja kan sudah aku kasih pasword nya." jelas Anggi ia meyakin kan Zeno.
"baik lah, jangan buka pintu ingat!" kata Zeno.
"ya" sahut Anggi menganggukan kepala nya.
"aku pergi dulu, jaga diri baik baik! telpon aku bila terjadi sesuatu atau ada hal yang kamu butuhkan segera telpon aku atau Reza" kata Zeno.
"iya , iya,," kata Anggi terkekeh kecil karena merasa lucu seoorang Zeno juga bisa bawel kayak nenek nenek.
_______*****____
"apa ada perkembangan tentang Alex?" tanya Zeno pada Reza saat di perjalanan.
__ADS_1
"ya, orang orang kita sudah mulai mendapatkan petunjuk tentang keberadaan Alex dan sekarang mereka masih mengintai untuk memastikan keberadaan Alex." jawab Reza pada Zeno.
"bagus kalo gitu, awasi terus! aku sudah gak.sabar ingin bertemu dengan nya" Zeno tersenyum menyeringai.
Di dalam perjalanan Zeno kembali teringat dengan Bintang yang akan menikah, memikirkan itu membuat perasaan nya tak karuan. "Bintang akan menikah" kata Daffa pada Reza.
"ck, tau dari mana kamu ?" tanya Reza.
"Bintang, aku ketemu dia di restoran malam itu dia bersama Daffa, Bintang sebentar lagi akan menikah dengan Daffa." jelas Zeno.
"terus gimana ?" tanya Reza yang tau bagaimana perasaan sahabat nya itu.
"ya gak gimana gimana, memang nya mau gimana lagi ? Daffa juga laki laki baik, aku yakin Daffa bisa membahagiakan Bintang tidak seperti aku yang hanya bisa menyakiti Bintang." jawab Zeno dengan arah pandang menerawang kearah jalan.
"artinnya kamu harus mengihlaskan Bintang bersama Daffa dan kamu harus menata hidup hati kamu kembali! mungkin bisa di mulai dengan Anggi." kata Reza.
"kawin sering , nikah yang belum pernah," seloroh Reza.
_____******_____
Ting tong....
Bel apartrmen Anggi berbunyi tapi Anggi tidak berani membukakan pintu, menurut Anggi kalo pun itu Zeno pasti sudah langsung masuk saja karena sudah di beri tau kunci paswordnya , sedikit ads perasan takut namun Anggi mencoba unyuk tetap tenang.
Ting Tong, Ting Tong, Ting Tong,,, suara bel pintu apartemen ku semakin terderngar di iringi dengan gedoran pintu.
"aaahhh....." Anggi kaget, setelah itu Anggi langsung menghubungi Zeno.
__ADS_1
Tidak lama setelah Zeno di telpon Anggi, sekarang Zeno sudah berada di muka pintu apartemen saat itu Zeno dan Reza mendapati sebuah kiriman paket terletk di depan pintu apartemen. "paket ? " Zeno dan Reza bingung membawa paket itu masuk.
"Zeno..." kata Anggi yang merasa lega sekaligus senang karena Zeno datang bersama Reza.
"gimana keadaan kamu ?" tanya Zeno pada Anggi.
"baik, cuman tadi aku takut karena bukan hanya bunyi bel saja tapi pintu juga di gedor" jelas Anggi.
"itu apa ?" tanya Anggi pada Zeno yang membawa kotak.
"gak tau ini tadi dapat didepan pintu kamu. seperti.nya paketan untuk kamu, mungkin tadi yang menekan bel itu kurir pengiriman." kata Zeno.
"seperti nya gak deh, soal nya kurir gak di bolehkan masuk, kalo ada paketan biasa nya dititip di bawah." jelas Anggi.
"buka dulu itu peket apa ?" kata Zeno yang meminta Anggi membuka paketan buat Anggi yang langsung di buka Anggi.
"aaaaaaaaaa....." alang terkejut nya Anggi saat membuka paketan itu, tubuh Anggi langsung gemetar, wajah nya berubah menjadi pucat.
Melihat Anggi seperti itu Zeno dan Reza langsung mengambil paketan itu dari tangan Anggi. Zeno dan Reza sama kaget nya melihat isi paket itu yang ternyata foto foto Anggi yang berlumuran darah, ada juga foto orang tua dan Adik nya yang sama berlumuran darah, Zeno mendapatkan surat yang isi surat itu adalah.
~BERSAMBUNG~
💓💓 hai terimakasih sudah membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nya💓💓
💓💓SALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHOR💓💓
💓 I LOVE YOU ALL 💓
__ADS_1