
⚠️ tinggalin jejak nya setelah membaca biar tambah semangat lagi authornya🥰😘 terimakasih juga yang udah doain kesembuhan author🥰😘
Semakin banyak Like, hadiah, vote dan komen dari kalian semakin semangat author menghalu menulis cerita novel nya 😘🥰☺️ Jadi jangan pelit pelit ya sayang sayang nya author kasih LIKE,HADIAH,VOTE dan KOMEN NYA😍😍
____❣️❣️❣️___
Setelah selesai makan Anggi membersihkan sisa makan mereka kemudian mengambil tas nya. "mau kemana?" tanya Zeno menaikan alis sebelah.
"pulang. udah selesai kan makan nya? aku mau pulang dulu" kata Anggi.
Zeno menarik pinggang Anggi memeluk nya dari belakang. "disini saja hhhmmmmm..." Zeno berkata setengah berbisiik di dekat leher Anggi membuat tubuh Anggi meremang.
"temani aku kerja disini!" kata Zeno lagi semakin erat memeluk Anggi.
"aaaaahhhhhhh......" de sah an keluar dari bibir se xy Anggi karena perbuatan Zeno.
"sssssttthhh....aaaahhhh...." de sah keluar lagi dari mulut nya karena merasakan kedua tangan Zeno yang sudah mulai aktif.
Sebenar nya Anggi sedang tidak mood untuk bercin ta karena kejadian tadi membuat hati nya saat ini sakit dan kecewa, namun seperti kerbau di cucuk hidung nya Anggi mau tidak mau menerima saja apa pun yang di lakukan Zeno pada diri nya itu karena perasaan yang ia miliki pada Zeno dan mengingat kebaikan Zeno yang sudah bersedia menanggung biayaya adik nya dirumah sakit hingga sembuh.
Zeno membawa Anggi kekamar pribadi nya yang ada di ruang kerja, Anggi speechless saat masuk dan melihat isi kamar pribadi Zeno yang ada di dalam ruang kerja nya itu, Anggi speechless bukan karena kagum dengan kamar pribadi milik Zeno tetapi karena bola mata nya melihat satu bingkai foto besar yang ada di dinding, foto pernikahan Zeno dan Bintang yang waktu itu terlihat sangat bahagia dan hari ini sekali lagi Anggi harus merasakan perih di hati nya karena kenyataan nya diri nya tidak bisa masuk kedalam hati Zeno yang hanya mencintai Bintang.
__ADS_1
"mmmmmmppplhhh......" Zeno menyerang bibir Anggi.
Zeno yang masih ingin melampiaskan emosi nya dengan bercin ta ia terus saja men cem bu Anggi tanpa henti, mulai dari me lu mat bi bir Anggi turun ke da da melu mat pu ti ng nya dengan sangat bergai rah sembari jari tangan nya mengaduk, mengocok lubang ke nik matan milik Anggi dengan cepat. "aahhh..aahhh...aahh....mmmhh..uuhh.." de sah Anggi membuat Zeno yang mendengar semakin menjadi jadi.
"sssssstthhhhh.....hhhhhhhh" de sah Anggi ketika bi bir Zeno menyapu bagian perut nya hingga turus kebawah di permukaan lubang kenik matan.
"aaahhhhh....." Anggi tersentak ketika lidah Zeno membelai lembut daging kecil dilubang kenik matan milik Anggi.
"sssstthh....uuuhhhh... aaahhhh..." lidah Zeno menari nari di lubang kenik matan Anggi.
"aaaaaahh...aaahh...Zennnhhhh...ooohhhh.." de sah Anggi ketika jari tangan dan lidah Zeno semakin cepat dan menggila.
"aaahh...Zeeeenh..oohh..a aku ..ahhh.."
"yah terusss sayang.. mmmhh..."
"aaaahh...aahh...aahhhhhhhhhhhhhhh" Anggi meracau men de sah tak karuan hingga sampai akhir nya ia merasakan keluar dan Zeno tanpa aba aba langsung memasukan senjata super besar dan panjang itu kedalam lubang ke nik mat an Anggi.
*JLEEBBB*
"aahhhh......." de sah an keluar dari mulut kedua nya.
__ADS_1
"aaahhh....aahhh....oohh....uuhh..aaahhh" kamar itu di penuhi suara de sah an antra dua manusia yang di selimuti gai rah yang teramat sangat hingga kurang lebih empat lima menit dengan berbagai macam gaya Zeno mencapao puncak nya sedangkan Anggi sudah berkali kali keluar.
"aaaahh...aahhhh...ohh...Zenn..aahh..akkuu" rucau Anggi.
"ya sayang, aahh..aku juga aahh...kita sama sama aahhh.....ahhhh...ahhhhh..."
"aaaahhhhhhhhhhh....." de sah an panjang yang terdengar penuh nik mat keluar dari mu lut Anggi dan Zeno.
"Terimakasih.." Zeno menge cup kening Anggi lumayan lama, ntah kenapa Zeno sekarang merasa lebih nyaman dengan Anggi dan ada rasa ingin melindungi Anggi namun perasaan nyaman itu selalu di tepis Zeno, ia pun tau bagaimana perassan Anggi pada nya tapi Zeno tidak ingin membahas masalah itu karena dirinya belum siapa untuk terikat dengan hubungan
Anggi memejamkan mata nya merasakan Zenk men ci um kening nya. "hhnnnn. sama sama" lirih Anggi.
~BERSAMBUNG~
Setelah ini berhubung author sibuk jadi cerita nya akan author singkat dan setelah ini author up episode episode terakhir dimana si Zeno juga akan mendapatkan balasan karena perbuatan nya, ingat guys setiap perbuatan yang kita lakukan mau itu baik atau buruk itu pasti ada dampak atau balasannya.
💓💓 hai terimakasih sudah membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nya💓💓
💓💓SALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHOR💓💓
💓 I LOVE YOU ALL
__ADS_1