SECRET WIFE (Cintai Aku Sekali Lagi)

SECRET WIFE (Cintai Aku Sekali Lagi)
#Menerima Hukuman.


__ADS_3

" Dari mana kamu?!" tanya Aksa dengan nada tinggi dan wajah menahan emosi.


"Aku...


"Darimana ?!!" bentak Aksa


Nuha terperanjat ketika mendengar bentakan Aksa,karena bagaimana pun dia merasa takut dengan kemarahan Aksa.


"Aku dari makan malam sama Kak Ratna juga blih Ageng." ucap Nuha dengan wajah takutnya.


"Makan malam sampai jam segini. Jangan-jangan kamu lagi incar target baru buat kamu kuras hartanya.Kamu pikir aku bod*h..Hahhh !!" bentak Aksa seraya menarik tangan Nuha membawanya ke dalam kamar dan menguncinya.


Nuha berusaha untuk melepaskan cengkraman tangan Aksa namun sia-sia.Nuha sudah selesai keras mungkin untuk berontak.Dengan kasarnya Aksa menghempaskan tubuh Nuha ke atas tempat tidur.Tubuh Nuha terjelembab di atas tempat tidur.


Srettt..


" Sakit mas..lepas !!" rintih Nuha


"Sakit,kamu bilang sakit,Hahh..!!" bentak Aksa.


Air mata Nuha suda jatuh membasahi pipinya.Betapa tidak berharga dirinya bagi suaminya.Suami yang kemarin baru menghalalkan nya .


Plak...


"Hiks..hiks.." ringis Nuha dengan memegang pipinya yang terkena telapak tangan Aksa begitu keras.Terlihat jelas bekas tangan Aksa di pipi Nuha.


"Itu buat kamu yang berani menjebakku.Kamu sudah berani bermain-main di belakangku.Dasar perempuan licik.!!" ucap Aksa dengan nada tinggi dan wajah penuh dengan rasa emosi.


" Kamu salah paham mas,aku cuma makan malam saja.Aku nggak ada niat apapun,aku disini korban,aku nggak pernah menjebakmu.Sudah berapa kali aku bilang sama kamu,aku nggak akan ngelakuin hal seburuk itu "ucap Nuha dengan suara yang terdengar bergetar dan diiringi isakan.


"Pintar sekali kamu hah!!" pekik Aksa dia menarik rambut panjang Nuha kembali sampai Nuha merintih kesakitan namun Aksa bagaikan hewan pemangsa yang tiada ampun.

__ADS_1


Rasa kecewa pada Catrine yang begitu saja meninggalkan dirinya dan disaat kembali ke resort ternyata istrinya pun tak ada di sana.Tambah lagi Nuha kembali saat larut malam.


Nuha terus merintih mohon ampun pada Aksa.Namun, laki-laki itu seperti tuli dan terlihat kesetanan.Nuha yang meminta ampun bukannya di lepaskan malah Aksa semakin tertantang untuk menyiksa Nuha.Tampa*an kembali mendarat di pipi Nuha sampai sudut bibirnya pun mengeluarkan darah.


Aksa menganggap semua yang terjadi saat ini karena Nuha sudah menjebaknya dalam satu ikatan yang tak pernah dia harapkan.Dia tak mencintai Nuha dia hanya mencintai Catrine.


"Ampun mas,ma_af.." ucap Nuha dengan suara bergetar dan isakan yang terdengar pilu.


"Ampun kamu bilang hah,jangan mimpi!!"bentak Aksa menatap tajam Nuha yang penuh ketakutan


"Baik, bagaimana kalau aku tunjukkan kamu harus bersikap baik kepada suami kamu.Aku ingin kamu harus terima hukuman dari ku.Kamu udah berani membangkang pada suami kamu hemm ?!" ucap Aksa di dekat kuping Nuha.


Ucapan Aksa membuat Nuha takut, apalagi melihat emosi suaminya sangat menyeramkan.


Aksa tersenyum smirk, itu membuat Nuha merinding melihatnya.


"Ya Allah mau apa dia ,jangan sampai dia memaksa ku lagi..maka aku akan membencinya." batin Nuha


Aksa melihat Nuha yang terlihat ketakutan saat melihat dirinya menanggalkan kain yang melekat di tubuhnya.


"Ka-kamu mau apa mas?!" tanya Nuha dengan nada terbata dan semakin takut melihat suaminya.


" Ayolah sayang,jangan pura-pura polos begitu,waktu malam itu aku nggak sadar saat kita melakukan nya.Jadi,malam ini saatnya kamu melihat kehebatan suamimu ini tanpa aku harus mabuk sedikitpun,hemm?!" bisik Aksa dengan mencengkram dagu Nuha.


Nuha menggeleng gelengkan kepalanya.Dia tak mau lagi melakukannya dengan paksa seperti malam dimana dia sudah di paksa melayani seseorang yang terkena efek obat perang*ang.Air matanya semakin deras keluar.Hatinya teramat sakit saat mendengar ucapan suaminya yang menuduhnya menjebak dirinya.


"Ja_jangan mas, aku mohon," ucap Nuha dengan lirih dan menyilangkan tangan nya didepan dadanya.


Aksa tidak mendengar permohonan sang istri.Nuha memejamkan matanya merasa tidak berdaya di depan suaminya.Dia tak ingin melihat suaminya.Itu membuat dirinya semakin benci pada pria itu.Saat ini dirinya terasa sangat terhina oleh suaminya sendiri.Nuha tak menyangka jika Aksa adalah pria kejam baginya.


Bretttt...

__ADS_1


Breeetttt..


Suara robekan kain yang menutup tubuh Nuha pun terdengar. Tambah deras air matanya mengalir,sakit hatinya saat ini sangatlah sakit.Kebencian yang tadinya tipis kini tambah menebal.


"Buka matamu atau akan ku paksa agar kamu membuka matamu." bisik Aksa.


Dengan perlahan mata Nuha terbuka.


Melihat suaminya sudah di depan mata nya dengan keadaan polos,ingin dia memejamkan mata dan berpaling namun,dengan kasar Aksa membuat mata Nuha terjaga.


Tubuh Nuha membeku,meremang saat merasakan sentuhan yang ada di atas kulitnya.Seringai jahat Aksa sangatlah menakutkan.Aksa mulai melakukan aksinya.Dia mulai menyentuh bagian milik Nuha dan walaupun Nuha berusaha memberontak Aksa terlihat sama sekali tak peduli.Malah aksi Nuha membuat dirinya lebih tertantang.


Sentuhan demi sentuhan Aksa lancarakan dan dia mulai melihat wajah istrinya yang terlihat pasrah.


"Bertingkah lah seperti selayaknya seorang istri pada suami mu sayang." bisik Aksa dengan senyuman smirks nya.


"Aku mohon jangan lakukan ini mas, kalau kamu sampai melakukan ini, aku akan tambah membencimu." ucap Nuha menatap wajah Aksa dengan tajam.


" Aku nggak akan takut jika kamu membenciku,kebencian ku lebih besar dari pada kebencianmu pada ku. Jika kamu masih sayang dengan keluarga mu ,kakek nenek juga tantemu berperilaku lah seperti istri yang manis ." ucap Aksa dengan penuh ancaman.


Mendengar ucapan Aksa sontak membuat jantung Nuha mencelos.Dosa apa yang dia perbuat dimasa lalu sampai kehidupannya kacau.Kenapa dia sampai mengalami hal yang seperti ini.


Aksa melanjutkan aksinya,kini bibirnya sudah terbenam di bib*r Nuha dan bermain disana dan Nuha di paksa untuk membalas apa yang Aksa lakukan.Sampai dimana suara des*han keluar dari bibir Nuha .Senyum Aksa merekah dia sudah berhasil memancing hasr*t Nuha.


Nuha sangat membenci perbuatan suaminya saat ini.memaksanya,dia hanya bisa menerima apapun yang Aksa lakukan pada tubuhnya.


Suara kelegaan dari mulut keduanya menghiasi ruangan itu,tubuh penuh peluh dan kecebong sakti milik Aksa pun berenang kerahim hangat Nuha.


Aksa ambruk di samping tubuh Nuha. Sementara Nuha hanya bisa menangis dalam hati.Selimut tebal menutupi tubuh kedua insan yang berstatus suami istri itu.


Nuha memejamkan matanya karena memang hari ini dia merasakan kelelahan.Sementara Aksa memeluk tubuh istrinya dari belakang.Tak ada penyesalan di hati Aksa namun, dia tak menyadari jika Aksa sudah menimbulkan rasa benci Nuha kian dalam.Ini awal dari gerbang kebencian Nuha.a

__ADS_1


Antara benci dan cinta jaraknya begitu tipis tapi,hati manusia bisalah berubah walaupun sekedip mata sekalipun jika Tuhan sudah bilang Kun fayakun maka terjadilah.


Bersambung


__ADS_2