
Setelah membersihkan diri Nuha langsung membawa kopernya keluar kamar dan langsung menuju kamar milik Aksa.
"Bu,mau kemana?"tanya Nisa saat melihat majikan nya menyeret dua koper keluar kamar.
"Rafa mau sama bapak moyangnya" ucap Nuha dengan wajah yang terlihat kesal.
"Tuan Aksa sudah tahu kalau Rafa itu...
"Sudah,makanya dia memonopoli anakku."ujar Nuha dengan manyun.
"Sabar buu..saya nggak perlu ikut kan bu," ucap Nisa
"Nggak usah,saya saja nggak kepake kalau Rafa sudah sama bapaknya.Kamu sama Mira aja standby kalau-kalau Rafa butuh kamu,tapi..saya rasa anak itu pasti kayak perangko sama bapaknya jadi kamu have fun aja sama yang lain yaa..."ujar Nuha.
Dia juga nggak tega dengan Nisa kalau dia ikut bersama ke kamar Aksa tentu saja nggak akan nyaman.
.
.
Sampai di kamar Aksa masih terdengar tawa dua orang beda usia itu masih di kamar mandi.Entah apa yang mereka lakukan, nggak mungkin Nuha masuk ke dalam kamar mandi begitu saja.
"Rafaaa ..sudah selesai mandinya nanti masuk angin !!" teriak Nuha di depan pintu kamar mandi.
"Iya bun.." sahut keduanya
Alis Nuha terangkat mendengar jawaban putrnaya dan terdengar Aksa ikut menyahutinya.
Ceklek .
Terlihat dua orang pria beda usia keluar dari kamar mandi dengan handuk terlilit di pinggir mereka.
"Kalian ngapain saja sih di dalam sampe lama banget,kalau masuk angin gimana," omel Nuha menggandeng tangan putranya dan langsung memberikan minyak telon buat menghangatkan tubuh putranya
" Tadi Rafa main-main air sama Om Sa' asik tau bun..." adu Rafa pada sang bunda.
Nuha melirik mantan suaminya yang masih belum ganti baju malah sibuk bermain ponsel.
" Kamu kenapa nggak pake baju sih, bukanya ngajarin anaknya yang benar malah jadi...
Cup
"Iya sayanggg .." sela Aksa mencuri cium*n di pipi Nuha.
Nuha mendapatkan perlakuan seperti itu sontak langsung mematung tapi, sedetik kemudian dia tersadar dan meneriaki kelakuan Aksa .
"Aksa !!" teriak Nuha meneriaki Aksa yang telah sembarangan mencium nya apalagi di depan Rafa.
__ADS_1
Dengan cepat Aksa menghindar dari terkaman Nuha yang terlihat sedang kesal padanya karena aksinya tadi.
Aksa lari berputar-putar menghindari amukan Nuha sampai tiba-tiba handuk yang melilit di pinggangnya tertarik tangan Nuha dan alhasil kudanil keriput nya pun terlihat jelas di mata Nuha.
"Aaaa...Aksa,Mesum..!!" teriak Nuha mengalihkan pandangan ke sembarang tempat. Sementara Aksa sibuk membenahi handuknya lagi.
Hahahaha...
Tawa Rafa pecah melihat tingkah kedua orang tuanya apalagi melihat insident sesaat lalu.
Aksa dan Nuh terbengong mendengar putranya tertawa karena melihat tingkah mereka yang nyeleneh.
Nuha dan Aksa saling pandang dan hanya bisa tepok jidat melihat anaknya yang mungkin menganggap mereka itu lagi hibur dia.
"Buruan pake baju,anakmu itu pinter Copy paste."ujar Nuha dengan melanjutkan membenahi dandanan sang putra
Aksa pun akhirnya memilih untuk bersiap untuk kemudian dia menikmati hari bersama sang putra dan tentunya mengejar cinta mantan istrinya.
.
.
Jam sembilan pagi setelah selesai bersiap Aksa mengajak Nuha dan Rafa sarapan di restaurant hotel.
Seperti biasa Rafa kayak cecak nemplok Mulu ke bapak moyangnya.
"Morning All,Yang duduk sini.." ucap Aksa membuat Nuha terbengong-bengong mendengar panggilan mantan suaminya.
Aksa menyadari kalau dia salah ucap tadi
"Nuha,kok malah bengong..," ucapnya lagi meralat panggilan.
"Ah i_iya,lebih baik aku sama Rafa pisah meja saja,takutnya ganggu juga kan," ucap Nuha
"Nggak ada yang ke ganggu,mereka juga cuma sarapan.Nggak usah banyak alasan Nuha.."ucap Aksa menginginkan.
Dengan pasrah Nuha pun duduk di sebelah Aksa dan Rafa ada di pangkuan Aksa.
"Sa,Rafa biar duduk sendiri kamu susah nanti kalau makan."ujar Nuha.
Akhirnya mau tak mau Rafa di letakkan di tengah antara Aksa dan Nuha
"Rafa mau makan apa,Rafa ada alergi nggak Tik?" tanya Aksa pada mantan istrinya
"Alergi nya sama kayak kamu,yang penting nggak pedes saja dia oke." terang Nuha.
__ADS_1
Sementara rekan kerja Aksa yang merupakan pramugari dan juga Co Pilot yang bertugas dengan Aksa merasa kaget karena baru kali ini melihat interaksi Aksa dengan orang lain yang terlihat intens dan sangat jarang jika di luaran sana Aksa bicara panjang lebar dan senyuman Aksa yang begitu manis itu sangat mahal dia tampakkan.Hanya dengan Nuha Aksa mencair.
"Capt maaf sebelumnya,bukannya ini si gemesin yang ada di satu pesawat dengan kita?" tanya salah satu pramugari.
"Iya,dia anak saya." ucap Aksa dengan datar tanpa senyum terukir di bibir nya.
Mendengar jawaban Aksa tentu saja membuat mereka terkejut dan kalau mengenai Aksa yang seorang duda memang mereka tahu,tapi..kalau untuk punya anak mereka baru saja tahu.
Sementara Nuha hanya bisa diam dan meruntuki jawaban Aksa yang sudah membuat para teman-teman nya memandang nya penuh tanya.
"A_anak Capt?" tanya nya lagi mungkin karena ingin memastikan ucapan Capten nya itu.
"Iya Rini,ini anak saya dan ini Nuha mantan istri saya,kami....
"Sa, please .."potong Nuha dengan wajah memohonnya.
"Sorry,bukan maksud aku buat kamu nggak nyaman,sorry ?!" ucap Aksa menyadari kekeliruannya.
Nuha hanya mengangguk dan sibuk dengan putranya yang sedang sibuk menikmati sarapannya.
.
.
Selesai sarapan mereka pergi jalan-jalan menikmati keindahan kota Jepang. Agenda Nuha mengajak Rafa ke Jepang pun berubah total karena Aksa punya schedule untuk menikmati waktu dengan putranya.
Karena memang dia hari di Jepang nanti Aksa langsung ada jadwal penerbangan Turki.
Saat ini Aksa dan Nuha membawa Rafa ke Disneyland Tokyo Jepang.
Mereka pun menuruti keinginan Rafa yang ingin naik berbagai macam wahana dan juga berkeliling membeli sovenir.
"Cape nggak?"tanya Aksa pada Nuha saat beristirahat sejenak karena Rafa ingin ice cream.
"Lumayan."jawab Nuha sambil melihat tingkah putranya yang terlihat bahagia.
"Rafa seneng nggak?" tanya Aksa pada putra kesayangannya.
"Seneng Om,makasih ya Om.Rafa sayang om..." ungkap Rafa dan langsung memberikan senyuman terindah nya.
"Sama-sama nak..." jawab Aksa dengan menepuk kepala putranya dengan pelan.
"Coba ada ayah pasti lebih best."ucap Rafa lirih dan menundukkan kepalanya.
Aksa dan Nuha yang melihat tingkah Rafa yang mendadak murung pun membuat keduanya saling melemparkan pandangan satu sama lain.Aksa menarik nafasnya dengan dalam.
"Rafa boleh kok panggil Om Sa' ayah..." ucap Aksa pada Rafa.
__ADS_1
Nuha sontak terkejut dengan ucapan Aksa ada putranya,Rafa pastinya akan banyak bertanya kepada Nuha soal ini dan Nuha sepertinya belum sanggup untuk mengungkapkan semuanya pada Rafa yang masih terbilang masih kecil.
Bersambung