SECRET WIFE (Cintai Aku Sekali Lagi)

SECRET WIFE (Cintai Aku Sekali Lagi)
#Ayah


__ADS_3

Pagi ini Nuha dan Rafa bangun terlebih dahulu dan jam menunjukkan jam enam pagi.


Nuha membawa Rafa ke kamar mandi untuk membersihkan diri mereka setengah jam kemudian mereka selesai dan sudah pun memakai baju lengkap mereka.


"Bunda Om Sa' masih bobo,Rafa bangunin yaa.."ucap Rafa.


"Nanti dulu,Rafa pakai baju dulu yang benar.Rafa,bunda mau tanya sama Rafa kalau Om Sa' itu ayah gimana?"


"Om Sa' ayah Rafa,beneran Bun?"


"Iya,"ucap Nuha dengan menganggukkan kepalanya.


"Bunda ndak bohong,Om Sa' sebenarnya ayah Rafa,"


"Benar,maaf yaa...dari kemarin bunda lagi marahan sama Ayah jadi,nggak ngomong sama Rafa kalau Om Sa' itu ayah Rafa."


"Kenapa bunda marah sama ayah?"


"Tanya aja sama ayah Rafa ,habisnya ayah Rafa bandel."ucap Nuha dengan mengerucutkan bibirnya.


"Oo..jadi ayah bandel makanya bunda nggak ngasih tahu kalau Om Sa' itu ayah Rafa,terus kenapa ayah nggak pulang-pulang?"


"Rafa kan tahu,ayah jadi pilot yang bawa pesawat.Pastilah terbang terus terusan,kalau sudah libur bisa ketemu Rafa kayak sekarang kan.."


"Iya bun,Rafa bangunin ayah yah bun.."ucap Rafa dengan turun dari tempat tidur dan berjalan menuju sofa.


Rafa dengan perlahan naik keatas tubuh ayahnya.


"Ayah bangunnnnn...!!" teriak Rafa di dekat telinga Aksa.


Mendengar ada yang teriak dan tubuhnya pun terasa ada yang menindihnya,perlahan Aksa memaksakan diri untuk membuka matanya.


"Ngantuk.." gumam Aksa


"Ayah ayo bangun,katanya mau ajak jalan-jalan Rafa.." ucap Rafa


Aksa yang baru ngeh dengan panggilan Rafa padanya langsung melebarkan matanya menatap Rafa.


"Nuha..' ..


"Bangunlah anak kamu dari tadi bangunin kamu."ucap Nuha cuek dengan menyibukkan dirinya merapihkan koper nya.


Mendengar ucapan Nuha sontak Aksa melihat kearah anaknya yang sedang duduk di atas tubuhnya .


"Rafa,tadi panggil Oma Sa' ayah?"tanya Aksa memastikan.


"Iya,kan memang Om Sa' ayah aku.Kata Buna juga gitu,ayo yah bangun,yang ada bunda ngambek lagi sama ayah..selama ini bunda marahan sama ayah kan,ayok bangun "seru Rafa


"Iya..iya sayang,ayah mandi dulu.." ucap Aksa berusaha bangun dan mengangkat tubuh Rafa dari atas tubuhnya dan membawa putranya ke atas tempat tidur.


"Terima kasih bunda" ucap Aksa saat di dekat Nuha yang sibuk dengan koper nya

__ADS_1


Cup


"Aksaaaaa !!" teriak Nuha sesaat dia terkejut dengan kelakuan Aksa tepat di depan mata putranya.


"Hahhahaha.."


Tawa Aksa pecah melihat Nuha yang kesal padanya.


"Cie..cie ..cie bunda di cium ayah cie... hahaha"goda Rafa pada sang bunda.


"Rafa,kamu berani ledekin bunda..awas ya kamu yah,sini kamu..."


Nuha mendengar ledekan Rafa membuat dirinya jadi salah tingkah dan kini dia sukses lagi membuat Rafa kegelian karena dia terus melambat aksinya menggelitiki Rafa taoia ampun..


"Ampun nggak,ayo ampun nggak


benar'-benar anak sama bapak sama saja."gerutu Nuha


"Ampun bunda... ampun...hahahaha. ." tawa Rafa berurai,tubuhnya pun blingsatan karena ulah bundanya.


Dirasa putrnaya minta ampun akhirnya Nuha melepaskan aksinya.


Ternyata dari dalam kamar mandi terdengar siulan dan suara Aksa yang terdengar sedang senang menyanyi karena kebahagiaan nya.


"Ayah kenapa Bun?" tanya Rafa mendengar suara ayahnya yang ribut di kamar mandi.


"Itulah ayah kamu,aneh."ucap Nuha.


Ceklek.


Terlihat Aksa yang keluar dari kamar mandi dengan balutan handuk di pinggang nya melangkah keluar dari kamar mandi.


Bugh


"Aisssttt...sakit Bun !!"ringis Aksa yang sedang sibuk mengganti pakaian nya


"Aksa kamu kebiasaan yah..?!!" sentak Nuha saat mantan suaminya yang sembarangan berganti baju di depannya.


"Harlah bun,kenapa sih ..Bunda ini kayak nggak pernah liat punya ayah saja, jangankan lihat ngerasain aja pernah kan..," goda Aksa menaik turunkan alisnya pada Nuha.


"Lah embohhh..buruan,ganti aku tunggu di luar buat sarapan.Rafa mau turun bareng bunda apa ayah?"


"Ayah aja bun,"jawab Rafa.


"Oke bunda tunggu di restauran hotel."ucap Nuha langsung melangkah keluar dari kamar hotel menuju restaurant karena Mira dan Nisa serta yang lain sudah berkumpul di sana.


.


.


"Mana Rafa ?" tanya Mario saat pertama kali Nuha duduk di meja mereka

__ADS_1


"Sama bapak moyangnya."ujar Nuha santai.


"Owhhh.."ujar Mario singkat.


Mario dapat menebak jika Nuha mungkin sudah baikan dengan mantan suaminya bahkan mungkin sudah mengenang kembali memori masa lalu.


"Semalam tidur jam berapa Lo?" tanya Mira menatap Nuha penuh selidik.


"Nggak tahu, kenapa emangnya?"tanya Nuha balik.


"Lo sibuk semaleman sama bapak anak Lo yah," bisik Mira


"Maksudnya !"tanya Nuha lirih.


"Leher Lo ada tanda dari Aksa,heehehhe."goda Mira.


"Hahh,serius?"tanya Nuha melotot pada Mira.


"Ngapain gue bohong,emangnya Lo nggak ngaca apa?".


"Gimana dong, isssttt...maluanya,kelakuan Aksa nih..."


"Kalian pasti kangen-kangenan dua malem ini,Lo yakin balik lagi sama dia?"tanya Mira memancing reaksi Nuha.


"Entahlah,Rafa adalah kuncinya." ujar Nuha cuek.


"Rafa,yakin cuma karena Rafa.Mendingan Lo cari jawabannya dari dalam hati Lo, buat Rafa dan Lo deh, jangan cuma karena Rafa.Emanganya Rafa sudah tahu dia bapak moyangnya?


"Sudah,tadi pas bangun gue jelasin dengan bahasa sederhana dulu tanpa harus mengungkapkan arti sebenarnya alasan kita pisah."terang Nuha.


"Reaksi Rafa?" tanya Mira.


Namun,belum juga Nuha menjawab pertanyaan Mira tiba-tiba muncul dua orang laki-laki yang Nuha tunggu.


"Bun,di cariin ternyata disini."ucap Aksa menggendong Rafa


"Ehh, udah selesai."ujar Nuha.


"Sudah bun,makanya Rafa sama ayah nyariin bunda."ujar Rafa.


"Aku sudah bungkusin sarapan.Mau berangkat sekarang saja,takut kesiangan sarapan di mobil."ujar Aksa.


"Okelah,gue ngikutin mereka dulu yaa...have fun buat kalian."ujar Nuha pamit pada rombongannya.


Nuha pun pergi sebagian Mario dan Mira yang masih tak percaya dengan apa yang mereka lihat.Mario hanya bisa diam dan memandang kepergian ketiganya yang di iringi dengan penglihatan penyakitkan.Bagai mana tidak menyakitkan.


Posisinya Aksa menggendong Rafa dan tangan satunya menggenggam tangan Nuha tanpa Nuha harus menolaknya.


"Yo,are you okey?"tanya Mira


"Hahh,oh ..I'm okey,tenanglah Mira.Semua sudah terprediksi dari memori gue.Sewaktu waktu hal ini akan terjadi, bagaimanapun usaha Nuha melupakan nama Aksa dia akan selalu ingat karena dia tak ada niat untuk melupakannya.Doa hanya berehat sejenak untuk membuat dirinya yakin kalau cinta itu masih akan tumbuh dan berkembang di waktu yang tepat seperti sekarang." ujar Mario

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2