SECRET WIFE (Cintai Aku Sekali Lagi)

SECRET WIFE (Cintai Aku Sekali Lagi)
#Berjuang Meminta Restu


__ADS_3

Dengan berbagai macam cara Brian membujuk Aksa untuk memberikan Nuha dan Rafa ijin untuk menjadi model produk minuman yang mereka produksi.


Ternyata memang sudah bakat dan sudah jadi keturunan si narsis Aksa kini Rafa pun dengan senang hati mengikuti arahan sang ayah dengan jepretan kamera.


Enam bulan berlalu nama Rafa sebagai bintang iklan pun akhirnya menjadi idola baru.


Rafa yang saat ini ada dalam bimbingan Sky Life Management tentunya membuat para agensi dan juga para produser banyak yang menawarkan kerjasama sebagai model,bintang iklan bahkan bintang Film.Untuk tawaran ke acara talk show pun banyak namun,semua di tolak. Karena Aksa kini yang menjadi manager nya.Apalagi anaknya yang sudah mulai sekolah dan sedang sibuk dengan acara main-main bersama dengan para teman sekolahnya dan juga dia baru merasakan punya keluarga. Apalagi mama dan papanya yang selalu protektif dengan bocah yang menggemaskan itu.


Aksa pun sudah kembali bisa berjalan dengan normal seperti biasa dengan melakukan fisioterapi dan juga semangat buat sembuhnya begitu luar biasa.


Nuha pun tak kalah penting perannya dalam kesembuhan Aksa.Karena dengan semangat Nuha yang membuat Aksa ingin sekali cepat menghalalkan dia kembali.


"Jadi,kapan papa dan mama boleh ke kampung kamu ndok' ?"tanya papa William saat mereka sedang berkumpul dan membahas tentang hubungan Aksa dan Nuha.


Apalagi Rafa yang butuh status kelegalitasan yang akan berdampak di masa depannya.


"Aksa rasa biar Aksa dulu sama kakek dan nenek nya Nuha pah.Setidaknya Aksa ingin meminta Nuha dengan secara baik - baik."ucap Aksa pada sang papa.


"Kalau soal itu papa setuju,kamu nggak akan serta merta di terima oleh kakek Nuha."ujar papa William.


"Pokoknya kamu harus bisa membuat Nuha jadi menantu mama lagi,nggak mau tahu mama."ujar mama Mala


"Doakan saja semoga niat baik kita di lancarkan Allah pah,mah."ucap Nuha


"Aamiin.."ucap semuanya mengamini kata-kata Nuha.


.


.

__ADS_1


.


Nuha dan Rafa saat ini ada di rumah Kontrakan nya bersama Mira,Nisa dan malam ini ada yang lain karena mereka kedatangan Kakek dan Nenek Nuha serta Tante Agni.


Nuha sudah memberitahukan jika saat Rafa akan menjadi bintang iklan.Agni yang memang tahu bahwa bapak moyangnya bocah itu pun dulu seorang Model tentunya tak kaget.Karena memang dulu Agni adalah manager Aksa.


"Enin Agni, Rafa ganteng kan?"tanya Rafa pada Agni saat bocah itu memamerkan hasil fotonya pada Tante sang bunda.


"Ganteng dong, gimana anaknya nggak ganteng emak nya cantik bapaknya si narsis itu.."ucap Agni dengan membolak-balik halaman album itu.


"Kakek mau bicara sama kamu Nuha."ucap sang kakek membuat Nuha mengalihkan perhatian nya ke arah sang kakek yang sedang menyesap kopi nya.


"Rafa,Raf...sama aunty Nisa dulu yaa..uyut mau ngomong sama bunda ,anak kecil nggak boleh tahu."ucap Nuha


"Oke Bun,aunty Nisa tolongin Rafa...!!" teriak si bocah itu pada Nisa.


"Bagaimana bapak budak itu,kakek dengar dia sudah tahu kalau Rafa anaknya," ucap sang kakek dengan nada dingin.


"I_iya kek, Aksa sudah tahu soal Rafa. Nuha nggak mau merahasiakan Rafa sama Aksa karena Nuha sadar Rafa butuh ayahnya kek."ucap Nuha dengan menundukkan kepalanya.


"Lalu apa yang terjadi sama kamu?"tanya sang kakek.


Nuha mendapatkan pertanyaan macam itupun langsung mendongakkan kepalanya menatap sang kakek yang kini sudah bertambah sepuh dan tentunya dia ingin kakek nya tidak akan khawatir lagi padanya.


"Nuha...


"Apa kamu juga harus kembali sama laki-laki yang tidak pernah menghargai kamu,hanya bisa membuat hati kamu sakit dan apa kamu bisa menjamin dia tidak pernah lagi melakukan hal yang sama seperti dulu.."ucap kakek dengan suara yang sudah terlihat meninggi.


"Pak,sabar...Agni yakin,Nuha pun nggak serta merta langsung menerima Aksa lagi."ucap Tante Agni.

__ADS_1


"Pak,namanya jodoh itu sudah di tuliskan di sebelum kita lahir,bagaimana jalan hidup yang kita akan lalui pun Allah sudah memberitahu dan dengan itupun. Allah sudah menggariskan bahwa gimana dan saat apa nantinya kita di panggil.Semua itu sudah kita setujui saat Allah ingin menghadirkan kita ke alam dunia ini."ucap nenek Nuha dengan lembut dia memberikan pengertian pada sang suami.


"Bapak cuma ingin Nuha tidak mengalami hal yang menyakitkan seperti waktu dulu.Bapak tidak terima,dia seenaknya mengambil cucu bapak dan mencampakkan nya begitu saja."ucap sang kakek dengan suara yang bergetar.


"Tapi, selama itu Aksa juga meminta maaf pada kita pak,ingatkan...waktu setelah bercerai dengan Nuha setiap dia ada waktu kasti ke tempat kita dan dia selalu memperhatikan kesehatan kita,bapak ingat kan itu.."ucap nenek yang mengingatkan suaminya bagaimana sikapnya dulu setelah tahu Aksa membuat kesalahan dan bukan hanya sekali dua kali Aksa mendapat pukulan dari sang kakek karena mengingat bahwa cucunya yang entak dimana.


"Kek,Rafa butuh kami."ucap Nuha lirih.


"Kamu mencintai dia,"ucap sang kakek dengan menatap wajah cucunya dengan intens.


"Emmmm...


"Dasar Bucin..!!" ejek sang kakek.


"Lah,atuh si bapak..tahu bahasa bucin dari mana coba... hadeuhhh.." seru tante Agni mendengar ejekan sang bapak pada ponakannya.


"Atuh bukan Nuha yang bucin tapi mas Aksa yang bucin sama Nuha,kek..dia sudah melewati banyak hal.Dia harus mengalami kecelakaan pesawat ,untuk dia masih hidup..walaupun memang si Othor nya pengen dia hidup.Dia menjalani berbagai pengobatan untuk sembuh demi Rafa.Dia ingin melihat putranya tumbuh dengan baik.Rafa pun ingin sekali hidup sama-sama dengan ayahnya."ucap Nuha dengan wajah yang terlihat sedih saat mengingat Aksa yang sempat putus asa dengan keadaannya dan Rafa lah yang selalu memberikan semangat pada sang ayah.Keinginan Rafa yang ingin di gendong sang Ayah membuat Aksa merasa terpacu untuk segera sembuh.


"Apa dia bisa janji nggak akan pernah mengulang kembali kejadian dulu,kakek sudah tua ,kakek ingin kamu bahagia Nuha."ucap kakek pada Nuha.


"Apa kakek mengijinkan kalau Aksa datang kesini,dia ingin ngobrol sama kakek dari hati ke hati Kata dia pun sudah siap apapun konsekuensi nya ."ucap Nuha.


"Bawa dia kesini besok,sekalian kita buat acara ngeliwet."ucap sang kakek.


"Atuh si bapak ngapain ngeliwet,nggak keren amat..orang kaya itu barbeque_an atuh pak..."ucap Tante Agni menimpali omongan sang ayah.


"Lahhh..terserah bapak,biar dia rasain hidup jadi orang biasa jangan makan daging terus , sekali-kali makan ikan asin.."seru kakek Nuha yang langsung ngeloyor masuk kekamar nya.


Nuha mendengar ucapan kakeknya pun akhirnya memilih mengirimkan pesan pada Aksa untuk makan bersama besok malam.

__ADS_1


__ADS_2