SECRET WIFE (Cintai Aku Sekali Lagi)

SECRET WIFE (Cintai Aku Sekali Lagi)
#Bertemu Kembali


__ADS_3

Nuha melangkah mendekati meja resepsionis namun, tiba-tiba ada seseorang yang tanpa sengaja bertabrakan dengannya.


Brakk💥💥


"Sorry..so...Sayanggg..!!" seru nya saat menatap wajah Nuha dia langsung memanggil Nuha dengan sebutan sayang.


"Sayang,tuan anda jangan sembarangan panggil orang yaa..saya tidak kenal anda." ucap Nuha dengan wajah kurang suka dengan panggilan orang tersebut.


" Sayanggg..kamu nggak ingat aku, kita sudah tiga kali bertemu...emang kamu nggak ingat aku,aku ini jodoh kamu ?!" ucap nya dengan percaya diri.


" Jangan sembarangan anda..!!" ucap Nuha dengan sinis.


" Ya Allah sayang ..apa kamu lupa sama aku,Aku Mario Fernandez kita pernah bertemu di Bali..waktu itu kita tabrakan di satu Restaurant di Bali terus,kita ketemu lagi di pantai dekat restaurant yang sama." terang laki-laki bernama Mario itu


" Aahhh...iya,aku baru ingat..orang yang sok kenal kayak kamu,pria modus dan pria mesum kayak kamu..dasar pria breng*ek !!" umpat Nuha menatap tajam sosok pria yang bernama Mario


Mendengar umpatan Nuha bukan nya marah Mario malah terkekeh mendengar ucapan Nuha " Ehhhh..jangan gitu dong,aku nggak seburuk yang kamu pikirkan tau.." protes Mario mencebikkan bibirnya.


" Halahhh..dasar pria modus..!!" pekik Nuha menabrak bahu Mario yang tengah berdiri menghadangnya.


Melihat Nuha berjalan ke arah resepsionis Mario pun mengekorinya.


" Anda nggak punya kerjaan yah, kenapa ngikutin saya..!!" ucap Nuha dengan wajah tak suka.


" Ayolah sayang,jangan cuekin aku gitu..aku bosan disini nggak ada teman, sekarang kita sudah ketemu kenapa kamu menghindar sih?!" ucap Mario yang tengah berdiri disamping Nuha.


Bukannya menanggapi omongan Mario,Nuha malah menyuekinya dan tetap berbicara pada salah satu resepsionis untuk meminta kunci kamarnya dan kamar Aksa.


Mario yang tengah di cuekin Nuha merasa tambah penasaran dengan sosok Nuha,karena bagi Mario jika Nuha terlihat kesal padanya malah membuat dirinya gemas.Karena waktu dia melihat pertama kali melihat Nuha dengan wajah sedih entah kenapa dia merasa ikut sedih.Saat pertemuan nya di pantai pun dia mulai membuka aura pada Nuha dan ingin mengenalnya namun,sayangnya dia tak memberitahukan namanya jadilah Mario manggilnya "Sayang"

__ADS_1


agar Nuha meresponnya.


Saat ini dia kembali bertemu dengan Nuha ,tentu tak akan Mario sia-siakan untuk bisa mengenal gadis itu dan mungkin akan lebih hanya sekedar mengenal namanya.Mario berharap dia bisa berteman dengan gadis itu,karena bagi Mario baru kali ini dia merasa sangat penasaran dengan yang namanya perempuan.Karena biasanya perempuan yang mengenal dirinya dengan suka rela mereka menyanggupi apa kemauan Mario tapi, kalau untuk gadis yang dia panggil "sayang" itu sangatlah berbeda.


" Please,jangan kacau saya..kita nggak ada urusan dan kita pun nggak saling kenal,okey ..?!" ucap Nuha dengan menangkupkan kedua tangannya di depan dadanya seperti tanda memohon.


" Aku nggak akan kacau kamu sayang,aku...


" Jadi ini yang kamu lakukan di belakang aku,katanya mau ambil kunci tapi..malah ngerayu laki-laki lain lagi..!!" ucap Aksa yang tiba-tiba muncul di belakang Nuha dan Aksa melihat tangan Nuha yang di pegang Mario


Nuha mengikuti arah pandangan Aksa dan sialnya tangan Mario yang sedang memegang tangannya,dengan cepat dia menyingkirkan tangan Mario dari tangannya.


" Ini bu_bukan seperti yang kamu pikirkan mas.." ucap Nuha.


" Stop,jangan coba-coba kamu memanggil aku dengan panggilan itu..geli aku dengernya.." ucap Aksa penuh penekanan dengan mencengkram bahu Nuha.


" Heiii..jangan kasar sama perempuan,siapa kamu berani-beraninya menyakiti gadis ini..!!" seru Mario pada Aksa.


Aksa langsung menyeret lengan Nuha dengan sedikit kasar dan membawanya pergi dari hadapan Mario..


" Heiii...Lo jangan kasar gitu dong .??!!" protes Mario mencoba untuk melepaskan cengkraman tangan Aksa pada lengan Nuha.


" Jangan pernah turut campur,kalau Lo nggak mau menyesal..!!" ancam Aksa.


"Permisi tuan-tuan,maaf kalau mau ribut tolong jangan disini.. tamu-tamu lain sangat terganggu dengan tindakan kalian." ucap seseorang yang tiba-tiba menegur Aksa dan Mario yang sedang terlibat dengan perdebatan.


" Maaf ya pak,ini cuma salah paham..Ayo..!!" ucap Nuha dan menarik lengan Aksa dengan cepat.


Mario ingin sekali mencegah Nuha namun,dia tidak akan berbuat onar kali ini.Gadis yang membuat dirinya penasaran setengah mati.

__ADS_1


.


.


Nuha menyeret koper milik Aksa dan di punggungnya ada sebuah tas miliknya yang terdapat beberapa barang pribadi miliknya.


" Kamu sengaja dibuat gue marah sama lo,iya?!" teriak Aksa.


" Bisa nggak jangan disini kalau kamu mau cari ribut sama aku." ucap Nuha dan langsung menempelkan akses card milik Aksa dan masuk ke kamar itu.


Aksa pun langsung masuk mengikuti langkah Nuha.


" Maksudnya apa Lo,bawa dia kesini.Owhhh..apa jangan-jangan dia komplotan penipu macam Lo iya..!!" bentak Aksa serta telunjuk nya menunjuk ke arah Nuha.


"Nggak habis-habisnya kamu tuduh aku yang nggak-nggak,buat apa aku tipu kamu..buat apa?!!" teriak Nuha karena merasakan sesak di dadanya mendengar tuduhan suaminya itu.


" Hehh..jangan pernah mancing kesabaran gue,Lo hanya wanita licik yang mampu membuat orang tua gue gak bisa berbuat apa-apa karena sudah melihat kita satu ranjang pagi itu." ucap Aksa dengan wajah yang terlihat sangat marah.


" Kenapa kamu nggak selidiki semuanya secara rinci, bagaimana kamu mabuk malam itu.Aku juga menyesal harus menolong kamu malam itu,coba saja aku nggak menunggu kami malam itu buat make sure keadaan kamu baik-baik saja,tapi apa yang aku lihat..kamu sempoyongan keluar dari gedung itu tanpa kekasih tercinta kamu,kenapa kamu nggak coba selidiki kekasih kamu itu jangan_jangan dia tidak benar-benar mencintai kamu.." ungkap Nuha dengan nafas yang naik turun dan dadanya yang terasa sakit mendengar tuduhan keji suaminya.


Nuha melangkah menuju pintu keluar,dia tetap saja melangkah tanpa menghiraukan panggilan Aksa yang menyuruhnya tetap berada di kamar itu.


Brakkk..


Dengan sedikit tenaga Nuha menutup pintu itu sendikit keras membuat Aksa terlonjak kaget.


Aksa duduk di balkon kamar hotel nya dan termenung memikirkan ucapan Nuha barusan. Ada benarnya apa yang di katakan Nuha,dia belum bertindak untuk menyelidiki tentang semua yang terjadi di malam itu.


Aksa juga berfikir omongan Nuha tentang Catrine,yang beberapa hari ini tak ada lagi Catrine menghubungi dirinya.Terakhir Catrine memberikan kabar jika dirinya di Bangkok Thailand sedang ada projects disana.

__ADS_1


Bersambung..


__ADS_2