
Di sebuah gedung tinggi seorang pria menatap luar di balik kaca gedung tinggi miliknya.
Sebuah kenyataan dan sebuah keputusan yang di buat oleh seseorang yang selama ini dia sedang perjuangkan namun, dengan waktu yang terbilang cukup lama yaitu lima tahun dia mendekati dan memberikan yang terbaik untuk seorang perempuan yang berarti bagi hidupnya namun,beberapa hari lalu memutuskan untuk kembali ke masa lalu yang masih hidup di dalam hatinya.
Flashback On.
"Yo..aku mau bicara sama kamu bisa?"tanya Nuha saat mereka ada di Lombok.
"Ada apa Tik,apa ini menyangkut hubungan nya dengan Aksa?"tanya Mario menatap Nuha dengan pandangan yang sulit diartikan.
"Hemmm..iya,"ucap Nuha dengan menundukkan wajahnya.
"Kamu yakin akan memberikan kesempatan kedua buat Aksa,kamu nggak takut akan kecewa lagi ?"tanya Mario dengan serius.
"Kenapa harus takut, seandainya aku memilih memulai dengan yang lain pun tak menjamin orang itu tidak akan mengecewakan aku Yo,"
"Tapi aku janji akan membahagiakan mu Tik.."ucap Mario lantang.
"Yoo,aku sudah berkali-kali bilang kalau aku menganggap kamu nggak lebih dari sahabat bahkan aku anggap kamu sudah jadi kakakku sendiri.Please Yoo,jangan sampai persahabatan kita hancur gara-gara semua ini..cobalah lihat sekitar kamu,ada orang yang pantas untuk bisa jadikan sebagai pendamping lebih dari aku."
"Maksud kamu?"tanya Mario tak paham.
"Yoo, memangnya selama ini kamu nggak perhatikan Mira ,dia cinta sama kamu..tapi,dia diam tak berani mengatakan itu karena dia tahu kamu masih condong ke aku, please Yoo..coba kamu selami hati kamu,aku yakin kamu bukan cinta sama aku, perasaan yang kamu punya cuma sebagai pelindung dan mungkin juga karena aku yang butuh orang yang melindungi ku.
"Tapi Tik...
"Aku sudah putus kan ,aku akan resign dari tempat ini."ucap Nuha.
"Nggak Tik,lalu gimana kamu memberikan kehidupan buat Rafa kalau kamu berhenti sekarang,sekarang gini aja..kamu pindah ke Jakarta, terserah kamu mau dimana,mau di hotel atau restaurant atau bahkan...
"Aku ingin kamu tempatkan aku di restauran sebagai staf."ujar Nuha.
"Oke,aku ijinkan kamu di restaurant tapi, sebagai bagian administrasi."ucap Mario
"Oke,tapi ...aku nggak mau kamu bahas soal ini lagi sama aku.Aku mohon kamu bisa lihat sekeliling kamu,ada yang lebih layak buat kamu perjuangkan Yoo..tapi."ucap Nuha tegas.
Flashback Off
__ADS_1
Tok tok tok
Terdengar suara ketukan pintu membuat Mario tersadar dari lamunannya.
"Masuk." seru Mario
"Maaf pak,saya cuma mau mengingatkan bahwa bapak ada meeting sepuluh menit lagi ."ucap Marisa sekretaris Mario.
"Iya, terimakasih Ca..,kamu siapkan semua kita langsung ke ruang meeting."ucap Mario.
"Baik pak,saya permisi."ucap Marisa dan langsung keluar dari ruangan Mario.
Mario pun langsung mengambil semua yang di butuhkan untuk bahan meeting nantinya.
Mario berjalan menuju ruang meeting bersama Marisa dan masuk dengan wajah yang terlihat datar tanpa ekspresi.
"Selamat siang semuanya,maaf kalian semua harus menunggu."ucap Mario.
"Tidak masalah pak Mario,kita pun baru datang ."ucap seseorang yang tak kalah mempesona nya.
"Selamat datang Tuan Brian, semoga rencana kerja sama kita tentunya berjalan lancar dan sesuai dengan keinginan kita."ucap Mario pada salah satu klien baru perusahaa Mario.
Untuk bidang yang Brian kelola di Macau adalah sebuah Hotel dan sebuah Casino di dalam sana.Untuk usaha Hotel itu termasuk dalam Catur Prakarsa Group yang di dirikan oleh Brian,Regan,Aksa dan Ikhsan.Seharusnya Aksa lah yang menjadi CEO namun,karena waktu itu Aksa lebih memilih menjadi seorang model maka dari itu perusahaan di urus Oleh Brian.Sedangkan bisnis Cassino itu Brian dirikan dengan seseorang yang tentunya punya power di dunia bawah . Bagaimana pun bisnis semacam ini akan sering bersinggungan dengan orang-orang dunia bawah dan lain sebagainya termasuk dalam lingkarannya.
Hotel & Risort yang menyajikan berbagai fasilitas seperti tempat Spa/pusat kesehatan,pusat kebugaran,hot tub/Jacuzzi,taman bermain,ruang bermain, kasino, tempat hiburan malam,mini golf dan banyak lagi.
Saat ini Brian Catur Prakarsa Group akan meluncurkan produk jenis makanan & Minuman dan bekerja sama dengan Perusahaan Mario yang bergerak di bidang perikanan untuk bekerja sama dalam promo.
Meeting room saat ini sedang membahas tentang menunjuk model iklan yang cocok untuk sebuah produk baru yang akan di luncurkan oleh Catur Prakarsa Group.Namun,memang Brian belum klik dengan model-model yang di usulkan oleh pihak Mario.
"Saya mau setidaknya mereka punya kemistri dalam melakukan promosi produk kita."ucap Brian.
"Ada namanya Catrine dan Celine mereka ibu dan anak,mereka baru pulang dari luar negeri dan sudah biasa juga, karena memang Catrine seorang model ."ucap Mario.
"Catrine maksud kamu Catrine yang mempunyai skandal dengan Bondan bekas pemilik Agensi itu?"tanya Brian
"I_iya tuan."ucap Mario.
__ADS_1
"Kenapa bisa kamu menerima wanita itu dalam perusahaan kamu?"tanya Brian dengan tatapan mata tajam.
"Maaf, Catrine salah satu model di Sinar Manajement dan kebetulan perusahaan kami bekerja sama dengan Sinar Manajement."ujar Mario.
"Saya tidak mau mengambil model dari sana,saya akan menggunakan model yang kami siap kan.Sebenarnya mereka bukan model tapi, mereka sangat cocok untuk kita rekrut dalam iklan ini."ucap Brian.
"Baiklah,jika itu keputusan dari pihak anda begitu,tinggal nanti kita re schedule meeting untuk membuat kesepakatan."ujar Mario
"Baik lah ,saya pun akan mencoba meyakinkan calon model masa depan."ucap Brian
Akhirnya meeting tersebut berakhir dan mereka sepakat untuk re schedule meeting selanjutnya.
.
.
.
"Re..gimana caranya kita bujuk Nuha sama Rafa untuk menerima projects ini?"tanya Brian pada Regan saat mereka kembali dari perusahaan Mario.
"Entahlah,mungkin kita harus bahas sama Ikhsan juga Aksa, bagaimana pun Aksa ayah dari Rafa juga berhak tahu.Siapa tahu Aksa bisa membuka jalan buat ngomong sama Nuha soal rencana ini."ucap Regan
"Oke lah,kita gas ke mansion Sadler."ucap Brian.
.
.
.
Mereka sudah sampai di rumah keluarga Sadler dan mereka pun sudah duduk di ruang tengah rumah itu bersama Aksa dan juga Ikhsan.
"Jadi gimana hasil meeting nya?"tanya Ikhsan
"So far okey tapi, kita butuh model yang cocok untuk produk ini.Sebenarnya kita berdua ada kandidat model yang cocok untuk produk kita."ucap Brian saling pandang dengan Regan.
"Siapa?"tanya Aksa dan Ikhsan bersamaan.
__ADS_1
Saat Brian akan menjawab Nuha dan Rafa terlihat berjalan bersama dari lantai atas menuju ruang makan.Pandangan keempat nya mengarah pada ibu dan anak itu.Aksa menatap Brian dan mengangguk mengiyakan.
Bersambung