SECRET WIFE (Cintai Aku Sekali Lagi)

SECRET WIFE (Cintai Aku Sekali Lagi)
# Kembali Ke Jakarta.


__ADS_3

Rasa sesak di dada Nuha dengan mendengarkan ucapan Aksa dengan Catrine itu.Kenapa Aksa begitu kejam padanya.


Menangis dalam diam hanya itu yang bisa Nuha lakukan saat ini,harga dirinya kembali tergores oleh suaminya sendiri.


Nuha melangkah kembali ke tempat tidur dan menutup mata dan kembali menenangkan hatinya yang sudah sangat sakit.


Tak lama terdengar suara pintu tertutup dan di pastikan bahwa Aksa sudah kembali ke kamar lagi.Terasa tempat tidur itu pun kembali terasa pergerakan .


Aksa langsung memeluk tubuh Nuha yang membelakanginya.Nuha hanya bisa menangis dalam diam.Terasa lebih sakit rasa hatinya di bandingkan dia teriris pisau sekalipun .Bagaikan tak ada salah sama sekali Aksa dengan nyamannya memeluk tubuh Nuha.


Nuha mencoba untuk memejamkan matanya kembali karena dia juga butuh istirahat karena besok dia harus melakukan pekerjaan untuk mendampingi Aksa yang akan mengadakan pemotretan dan juga merampungkan pekerjaan kali ini.Malan nya nanti mereka akan kembali lagi ke Jakarta.


.


.


.


Pagi menjelang,Nuha lebih dulu terbangun dari tidurnya.Dengan perlahan dia menyingkirkan tangan Aksa dari perutnya.Setelah berhasil Nuha tanpa menunggu waktu lama,dia langsung merapihkan tampilannya dan segera keluar dari kamar suaminya.


Nuha menuju kekamar nya bersama Bella.


Di depan pintu kamarnya Nuha dengan cepat mengetuk pintu kamar dan terlihat Bella dengan wajah yang terlihat masih mengantuk karena jam menunjukkan pukul lima pagi.


"Nuha ,dari mana saja kamu?"tanya Bella dengan suara khas bangun tidur.


"Sorry ganggu tidur kamu,kamu bisa balik tidur lagi kok.Sorry semalam ada temen aku telpon kalau dia juga nginep di hotel ini dan akhirnya aku ketiduran di kamar dia.Sorry Bell,harus bangunin kamu jam segini."ucap Nuha dengan tak enak hati.


"Nggak masalah,tadi aku ketiduran habis sholat.Ya udah aku tidur balik deh..," ujar Bella.


Bella pun kembali terlelap dalam tidurnya dan tak ada bedanya dengan Nuha,dia merebahkan tubuhnya di ranjang yang lain.


.


.


Jam sepuluh pagi,Nuha sudah selesai dengan dandanannya dan segera menuju ke kamar suaminya.


Ceklek.


Pertama kali Nuha masuk terlihat Aksa yang terlihat sudah rapih dengan pakaian ganti yang Nuha siapkan di koper Aksa.


"Pagi mas."sapa Nuha dengan senyuman manisnya yang terlihat tak terjadi apa-apa pada mereka.

__ADS_1


"Hemm .." jawab Aksa kembali kemode dingin dan kaku kembali.


" Semua crew sudah pada kebawah untuk sarapan,mas sudah selesai..kita langsung turun." ucap Nuha dengan merapihkan alat dan baju kotor milik suaminya.


"Iya ." jawab Aksa dengan wajah dinginnya.


Tak lama mereka berdua berjalan beriringan menuju lantai bawah dan ke tempat dimana para crew dan talent semua berkumpul untuk sarapan bersama.


Aksa langsung duduk di bangku yang sudah tertera namanya dan Nuha pun melakukan hal yang sama.


Dengan telatennya Nuha menyiapkan segala sesuatunya untuk Aksa.Sarapan yang terlihat sangat simple namun,harus tepat tingkat kematangan ataupun komposisi nya.


Semua sarapan dengan tenang dan juga terlihat sedikit lebih cepat karena Aksa tak ingin berlama-lama dengan satu pekerja yang dia pikir cepat proses nya jika mereka melakukan nya dengan sungguh sungguh.


Jam sebelas siang mereka mulai dengan kegiatan foto shoot dan di lakukan di area rooftoop hotel tersebut.


Jam lima sore pemotretan sudah selesai dan semua crew pun membereskan alat-alat dan juga perlengkapan yang mereka bawa.


"Nuha,kamu kenapa?" tanya Aksa tiba-tiba saat mereka berdua sedang berada di dalam lift menuju kamar Aksa.


"Nggak ada apa-apa,emang kenapa kok kamu tanya begitu?"tanya Nuha balik seperti biasa tak pernah terjadi apapun.


"Kamu yakin?"tanya Aksa lagi untuk memastikan.


Sampai di dalam kamar hotel Aksa pun Nuha menyiapkan pakaian ganti untuk suaminya itu.


"Mandilah,kita akan berangkat ba'da isya nanti."ucap Nuha.


"Kamu mau kemana?"tanya Aksa melihat Nuha membawa kopernya melangkah keluar kamar.


"Aku mau ke kamar aku,takutnya Bella sudah bersiap."ujar Nuha.


"Terus kenapa koper aku kamu bawa?"tanya Aksa menunjuk kopernya yang Nuha seret keluar.


"Biar sekalian aku bawa ke mobil,terus biar pak Udin yang ambil sekalian di kamar ku.Setelah itu aku kembali kesini mau cek takut ada barang yang tertinggal juga."terang Nuha.


"Okelah,terserah kamu."ucap Aksa pasrah.


"Lagian kamu kenapa,biasanya kan aku yang urus semuanya."gerutu Nuha dengan menyeret koper Aksa keluar dari kamar itu.


Melihat tingkah istrinya membuat Aksa tersenyum dengan tingkah laku istrinya itu.


Nuha menuju kamar nya dan masuk ke kamar dan kebetulan Bella sedang bersiap juga.

__ADS_1


"Nuha, akhirnya kamu dateng."seru Bella saat Nuha datang.


"Kenapa nih?"tanya Nuha pada Bella.


"Aku takut saja kamu belum datang terus aku harus cepat-cepat pergi juga." ujar Bella.


"Tenang saja,barang aku sedikit dan tidak mungkin aku bisa tenang kalau belum mengurus keperluan boss dulu."terang Nuha.


"Kamu ini kayak macam bini dia saja,semuanya kamu atur sampai pakaian dalam pun kamu siapin."seloroh Bella


" Yah gimana lagi sudah tugas aku juga selama dua tahun kayak gitu."ucap Nuha dengan santai.


Tok tok tok.


"Pasti supir suruhan mas Aksa."ucap Nuha dan cepat membuka pintu kamarnya.


Ceklek


"Sudah selesai?"tanya Aksa pada Nuha.


Ternyata bukanlah pak Udin yang datang tapi,Aksa yang sudah siap dengan pakaian santainya dengan masker dan topinya.


"Emm..sudah,tinggal double cek saja.Twrus kamu sudah pastiin nggak ada yang ketinggalan di kamar kamu kan?" tanya Nuha memastikan.


" Tenang saja susahan,aku cuma bawa pakaian kotor doang kan," ucap Aksa dengan mengacungkan paper bag yang ada di tangan nya.


Dengan sigap Nuha menerimanya dan memasukkan nya dalam kopernya sekalian.


Setelah dirasa cukup tak ada barang yang tertinggal mereka turun kebawah dan akan cek out dari hotel tersebut.


Pak Udin sopir nyonya Mala pun di tugaskan menjemput anak dan menantunya oleh mama Mala.


" Pak Udin,maaf kopernya tuan."ucap Nuha saat mereka bersiap untuk kembali ke Jakarta.


"Baik non,barangnya ini doang?" tanya pak Udin.


"Iya pak."jawab Nuha dengan sopan dan ramah.


Setelah berbicara dengan Pak Udin untuk menunggu sebentar karena akan di adakan breafing sebentar dan langsung menuju Jakarta.Untuk para Crew ada satu bus yang disediakan untuk talent pun sebenarnya sudah ada fasilitas.Namun,Aksa tak mengambilnya karena baginya untuk menjaga privasi mereka.


Mereka akhirnya menuju ke Jakarta dengan konfoi saling beriringan ke Jakarta.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2