SECRET WIFE (Cintai Aku Sekali Lagi)

SECRET WIFE (Cintai Aku Sekali Lagi)
#Sidang Perceraian.


__ADS_3

Nuha termenung memikirkan ibu mertuanya dan juga ayah mertuanya.Mereka adalah orang-orang baik menurut Nuha.Namun,tak pernah menyangka anak mereka sudah menjadi pria yang tak berperasaan padanya.


"Sekarang terserah kamu,mau menerima tawaran Mario atau kamu punya rencana lain." ucap Mira dengan wajah yang menatap intens sahabatnya itu.


Nuha sudah memutuskan untuk pergi jauh dari Jakarta apalagi harus satu kota dengan Aksa dan juga Keluarga nya.


"Kayaknya aku mau menerima tawaran Mario untuk membantu dia mengurus resort keluarganya.Terus sekarang kamu gimana, kamu ikut aku saja yaa.. please," ucap Nuha memohon pada sahabatnya untuk tetap bersamanya.


"Okelah,kita terima tawaran Mario.Aku nggak akan ninggalin kamu sendirian apalagi dengan keadaan kamu yang masih seperti ini.Kita bilang ke Mario kita terima tawaran dia."ucap Mira dengan memeluk tubuh sahabatnya.


Mira tak ingin meninggalkan Nuha yang saat ini masih di bilang tidak baik-baik saja.


"Haii every body..!!" seru Mario yang muncul tiba-tiba.


" Hadeuhhh..pengganggu dateng ," gumam Mira.


Nuha yang mendengar gumaman sahabatnya tentu membuat dirinya terkekeh dengan ekspresi sahabatnya itu.


"Jangan gitu,benci sama cinta jaraknya tipis lho," goda Nuha dengan senyuman jahilnya.


"Lo udah bisa godain gue nih jadinya,gimana kalau dia malah suka sama Lo," ucap Mira dengan seringai yang membuat Nuha menatap tajam ke arah sahabatnya.


"Kalian jangan bisik-bisik gitu dong,serasa gue lagi di omongin." ujar Mario dengan menaik turunkan alisnya.


" GR..!!" seru Mita dan Nuha bersamaan.


"Weehhhh kompak bener,jadi gimana tawaran gue?" tanya Mario menanyakan keputusan final dua perempuan di hadapannya itu.


"Sidang perceraian gue seminggu lagi,apa pengacara Lo bisa handle tanpa gue harus dateng kesana?" tanya Nuha dengan menundukkan wajahnya.


"Nuha, Insyaallah semua akan baik-baik saja.Soal lo yang nggak bisa dateng itu bisa diatur."ucap Mario meyakinkan Nuha.


"Syukurlah kalau gitu,niat gue sama Nuha terima kerjaan yang lo tawarin.Gue akan ikut sama Nuha kemanapun dia pergi.Karena gue nggak mau lagi kecolongan kayak kemarin,gue nggak tahu apa-apa tiba-tiba bilang sudah nikah, akhirnya gini deh.." ungkap Mira menatap sendu sahabatnya.


Nuha melihat Mira yang terlihat emosional pun akhirnya menggenggam erat tangan sahabatnya itu.

__ADS_1


"It's Okey gue nggak papa,mungkin ini adalah takdir yang harus gue jalani.Jadi,jangan ada penyesalan juga."ucap Nuha berusaha untuk melepaskan beban di hatinya.


Walaupun tak di pungkiri bahwa dirinya sudah jatuh cinta pada suaminya itu.Kini saatnya dia melangkah di jalan yang berbeda.Berusaha melupakan tentang semua yang terjadi pada dirinya dan Aksa.


"Baguslah kalau kalian sudah mutusin buat ikut bantu gue, setidaknya disana ada orang yang gue bisa percaya buat handle pekerjaan disana." ucap Mario


"Sebelumnya kita terima kasih sama lo,mau bantu kita khususnya gue yang bener-bener buntu sekarang ini.Terima kasih Rio." ucap Nuha dengan tulus.


"Sudahlah jangan bilang gitu,ini sudah jalan dari Tuhan gue ketemu kalian.Jadi,kalian juga bisa kerja dan gue bisa lebih tenang buat handle semuanya " ucap Mario.


"Lalu kapan kita berangkat nya?" tanya Mira


"Gimana kalau lusa,sekalian besok kita akan ketemu sama pengacara Lo dan lusa penerbangan pagi kita berangkat."ucap Mario.


"Oke kalau gitu,kita setuju."ucap Mira dan di benarkan oleh Nuha.


.


.


Di hari keberangkatan ketiga sahabat itu pun tiba.Nuha dan Mario serta Mira sudah ada di bandara.Dengan pengamanan ketat dan juga sedikit mengelabui anak buah papa William dan juga Aksa mereka berhasil terbang ke tempat dimana tak ada orang yang tahu tentang mereka.


.


.


"Dimana Nuha sekarang,pasti anda tahu di mana istri saya berada.Saya harus bicara dengan dia !!" bentak Aksa saat dia berkunjung ke kantor pengacara sang istri.


"Aksa tahan emosimu !!" sentak William pada putranya.


"Tapi pah...


"Maaf tuan Aksa,tuan William,clien saya sudah memutuskan untuk tidak akan hadir dalam persidangan perceraian nya dengan alasan kesehatan mentalnya ,dia mengalami trauma yang membuat dirinya ketakutan dan dia butuh ketenangan."ungkap pengacara Nuha.


"Maksud anda apa,trauma yang bagaimana..?" tanya Aksa dengan wajah khawatir.

__ADS_1


"Tenanglah tuan Aksa,nona Nuha sudah ada di tempat yang tepat dengan orang-orang yang sangat menyayangi nya.Nona Nuha yang meminta kepada saya untuk menyampaikan surat ini untuk anda tuan Aksa." ucap sang pengacara.


Pengacara Nuha yang bernama Rafly menyerahkan sebuah amplop putih pada Aksa.


Aksa dengan tangan gemetar dia membuka kertas itu yang terlihat ada sebuah pesan.


Mas Aksa


Maaf,aku tidak bisa lagi bertahan disisihmu.


Semoga kamu paham apa yang aku rasakan.


Sakit yang sangat dalam mas, aku sudah nggak sanggup lagi menahan rasa sakit yang kamu toreh untuk ku,dari tuduhan aku yang menjebakmu,menuduhku bermain curang, melakukan kekerasan terhadap ku,memaksaku untuk melayaninya.Aku sudah menyerah mas,aku kalah.


Dengan surat ini,aku mohon jangan kamu persulit segala proses yang akan kita lalui,aku minta maaf jika aku sudah nggak bisa lagi menemuiku karena memang aku nggak bisa,aku rapuh dan aku sakit.


Terimakasih atas tanggung jawab kamu yang hampir tiga bulan ini,semoga setelah ini kamu akan lebih baik dan pernikahan kita akan jadi rahasia.


Salam hormat ku


Nuha


Aksa membaca surat itu serasa dadanya terhimpit batu besar dan hatinya sakit sepeti tertusuk pisau yang tajam.


Aksa menunduk dan tanpa terasa air matanya menetes tanpa permisi.Wiliam hanya bisa menguatkan sang putra.


William menepuk nepuk bahu sang putra, mengingatkan semua akan baik-baik saja.


"Hiduplah dengan lebih baik,dan berubah lah untuk hal yang lebih baik.Semoga suatu hari kamu dan Nuha di pertemukan kembali,dia akan bangga dengan dirimu yang terlihat lebih baik.Perbaiki diri dan pantaskan dirimu untuk nantinya kamu bertemu dengan wanita yang lebih baik lagi."ucap Rafly pada Aksa.


" Dia dimana sekarang?" tanya Aksa dengan memandang sayu pada Rafly.


" Di satu tempat yang jauh dari sini,dia sudah tidak di kota ini lagi.Tapi maaf,saya memang tidak tahu kemana Nuha pergi dan kemarin adalah hari terakhir saya bertemu dengannya.


Sesuai dengan permintaan Nuha,Aksa tak memberatkan gugatan cerai Nuha untuknya dan setelah beberapa kali sidang maka sidang putusan yang di layangkan oleh penggugat di kabulkan dengan segala bukti yang cukup. Maka pengadilan agama negeri pun mengabulkan cerai talak yang di ajukan Nuha untuk Aksa.

__ADS_1


Kini pasangan itu pun resmi bercerai dan Nuha yang tidak menuntut apapun dari Aksa dengan kerelaan Aksa memberikan tunjangan selama pernikahan mereka dengan nominal yang lumayan besar.


Bersambung


__ADS_2