SECRET WIFE (Cintai Aku Sekali Lagi)

SECRET WIFE (Cintai Aku Sekali Lagi)
#Di balik Sebuah Rencana


__ADS_3

Nuha tak dapat berbicara apa-apa lagi.Dia hanya diam dalam pelukan mantan suaminya.


Sungguh hubungan yang membingungkan.


Nyaman,itu yang dirasakan kedua manusia yang memiliki status mantan suami istri.


Dalam hangat nya selimut tebal dan dekapan hangat Aksa,Nuha masih belum mau membuka matanya.


Sedangkan bocah yang ada di balik punggung Nuha sudah melebarkan matanya. Walaupun masih mengumpulkan kesadaran nya,dia melihat sekeliling nya dan melihat sampingnya ada dua orang yang sedang saling berpelukan dengan erat.


Seketika wajahnya berubah cemberut. Dengan sedikit ancang-ancang dia melompat ke atas tubuh manusia yang masih terlelap dalam mimpi indah mereka.


Bugh ..


"Awwwsss"..


Suara ringisan dua orang yang sedang nyenyaj tidur dan secara mendadak mendapat serangan dan sontak membuat keduanya membuka mata dengan lebar.


"Rafa..!!" seru Nuha menggeser posisi tubuhnya supaya Rafa ada di tengah antara Nuha dan Aksa.


"Aduh boy..bisa nggak sih,jangan gangguin ayah sama bunda dulu."protes Aksa pada putranya.


Plak..


Nuha dengan sedikit kencang memukul kepala Aksa membuat Aksa mengaduh dan kontan melebarkan matanya menatap sang mantan istri.


"Mulut mu !!" umpat Nuha pada mantan suaminya dengan tatapan tajamnya.


"Ayah, om mimpi yaah," ucap Rafa dengan mengetuk-ngetuk kening Aksa.


"Nak ,ini bukan pintu yang perlu di ketok ini jidat..astaga nih anak.."


"Itulah bibit premium mu... hahhahaha.."


Ucap Nuha dengan melangkah menuju kamar mandi.


Aksa dan Rafa saling pandang melihat Nuha tertawa lepas setelah mengolok Aksa.


"Bunda kenapa Om..?" tanya Rafa pada Aksa dengan wajah bingung melihat tingkah bundanya.

__ADS_1


"Om" gumam Aksa dan dia menghela nafas panjang karena mendengar Rafa yang masih memanggil dirinya dengan sebutan om.


"Nggak papa,bunda lagi seneng mungkin," jawab Aksa dengan menatap wajah bocah yang menggemaskan itu..


Dia tak pernah menyangka jika dia sudah menjadi seorang ayah dari pernikahannya dengan Nuha. Rasa bahagia dan sedih jadi satu.Bahagia karena sudah bertemu dengan Nuha plus anaknya darah dagingnya sendiri.


Namun,dia pun merasa sedih karena di masa dimana Nuha mengandung Rafa dia tak ada di sampingnya,tak pernah mendengar permintaan Nuha ingin minta sesuatu atau di bilang ngidamnya ,tak melihat dimana Nuha berjuang sendirian melahirkan buah hati mereka.


"Om kenapa,om kok nangis?"tanya Rafa yang merasa kaget karena Om Sa' kesayangannya tiba-tiba sedih.


"Nggak papa sayang,ay..em..Om cuma terharu saja.Sudah ketemu Rafa sama bunda.Om sayang sama Rafa.."ucap Aksa dan memeluk tubuh kecil putranya


"Rafa juga sayang sama Om Sa' coba kalau ayah Rafa ada,pasti Rafa bahagia sama ayah.Kenapa ayah nggak pulang-pulang,apa ayah nggak sayang sama Rafa sama bunda,"


Ucapan polos Rafa sontak membuat Aksa trenyuh dengan ungkapan hati anak nya yang merindukan sosok dirinya selama ini.


Tak beda dengan Aksa yang merasa bersalah Nuha pun,di landa rasa khawatir,cemas juga nggak di pungkiri dia dilanda dilema.Haruskah dia mengatakan jika Aksa ayah kandung Rafa saat ini atau harus menunggu waktu yang tepat untuk mengungkapkan semuanya.Nuha merasa Rafa masih terlalu kecil untuk memahami posisinya sekarang dengan ayah kandungnya yang sudah berpisah.


Nuha mengusap wajah nya yang sempat meneteskan air mata,dia membasuh wajah nya kembali dan keluar dari kamar mandi untuk mengakhiri suasana seperti ini.


"Rafaa...mandi yuk,kita balik ke kamar kita."ucap Nuha mengajak Rafa kembali ke kamar mereka.


"Nggak bisa begitu nak,nanti on sama aunty Mira,ncus Nisa nyariin Rafa gimana," bujuk Nuha.


Aksa cuma diam saja melihat mantan istrinya dan anaknya sedang beradu mulut.


" Pokoknya Rafa nggak mau bunda..," tolak Rafa lagi tetep kekeh dengan pendiriannya.


"Tolonglah bilang anak kamu tuh, supaya nurut sama aku.."ucap Nuha dengan wajah putus asanya.


" Dia kan mau disini,kenapa memangnya,"


bukan menasehati putranya malah Aksa mendukung ucapan Rafa tadi dengan santainya.


Nuha membulatkan matanya mendengar ucapan Aksa yang menyebalkan di matanya.


"Iiihhh,kenapa sih nih anak bucin banget sama kamu,hahh..!!"


Nuha mengepalkan tangannya merasa gemas dengan dua laki-laki beda usia yang ada di depannya.Apalagi melihat ekspresi keduanya yang memasang wajah sok ganteng mereka.

__ADS_1


" Sudahlah jangan suka marah-marah,nanti nambah keriput nya tuh..." ledek Aksa turun dari tempat tidur nya.


" Apa kamu bilang,kamu bilang aku tua ?!!"


seru Nuha tak terima dengan ucapan Aksa.


" Rafa,let's go kita mandi..!!"


ucap Aksa pada Rafa dan meraih tubuh bocah itu dengan menenteng tubuhnya ala pesawat terbang.


Rafa yang di perlakukan seperti itu sontak tertawa kegirangan.Keduanya terlihat masuk ke dalam kamar mandi dengan gelak tawa bahagia yang terdengar di telinga Nuha membuat hati Nuha yang sempat dongkol jadi menghangat.


Nuha dengan cepat keluar dari kamar Aksa dan menuju kamarnya mengambil keperluan Rafa.


"Rafa mana?"tanya Mira saat melihat Nuha masuk kedalam kamar.


" Sama bapak moyangnya." jawab Nuha sekenanya dan langsung masuk kedalam kamar mandi guna membersihkan diri nya.


Mira dan Nisa saling pandang dan tersenyum penuh arti dan ber_tos ria berdua.


"Nisa yakin,Rafa pasti nempel sama bapaknya setelah ini."ucap Nisa dengan keyakinan yang kuat.


"Tapi, Nuha pasti jual mahal Nis .." ucap Mira dengan memoles wajah nya.


" Pasti bu,Nisa lihat sekarang bapak moyangnya Rafa itu juga bucin sama ibu boss,yang jelas pasti mereka bertiga bakal jadi keluarga bahagia.."ucap Nisa


"Gimana mau bahagia Nisa,status mereka masih "Mantan" nggak asik dong kalau masih ada kata mantan di depannya."ujar Mira


"Iya juga sih,terus kita harus gimana dong buu,"


" Kamu yakin kalau mereka masih ada kata CLBK alias Cinta Lama Belom Kelar,"


" Yakin lah, walaupun persentase baru 50:50 kita perlu optimis.Nisa nggak mau Rafa jadi anak yang terkekang di pulau itu bu,Nisa sayang sama Rafa sama bu Mira,bu Nuha.Nisa pengen lihat Bu Nuha ada gairah hidup lagi.Nggak kayak kemarin-kemarin,kita lihat normal-normal saja tapi,dia nggak baik-baik saja bu." terang Nisa


"Benar kamu Nis,sebenci apapun Nuha pada Aksa nyatanya hanya ada dia di hati Nuha sampai sekarang.Itu kiat bisa lihat kalau Nuha selalu mengigau dan menyebut nama Aksa." ujar Mira


Yah,mereka merencanakan sesuatu untuk Nuha dan terutama untuk Rafa yang pastinya merindukan sosok ayah yang selalu ada di sampingnya.


.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2