
Aksa dan Ikhsan pun berangkat ke Lombok menggunakan pasawat komersil.Walaupun Aksa mempunyai fasilitas berupa pesawat pribadi namun,Aksa memilih pesawat Komersial.
Perjalanan Jakarta - Lombok memerlukan waktu 2jam dan melalui darat selama 2 jam dari bandara ke resort yang mereka booking.
"Lumayan jauh juga kamu booking tempat nya," ucap Aksa melihat sekeliling resort.
"Lo bilang pengen yang tenang,gue kasih yang tenang lo protes,aneh," ucap Ikhsan dengan gelengan kepala mendengar ucapan Aksa.
Mereka sampai di resort di sambut dengan begitu ramah. Ada staf operasional yang menyambut mereka.
"Selamat datang di Resort kami tuan-tuan.." sambut seorang wanita yang merupakan supervisor resort tersebut.
"Terimakasih kak.."ucap Ikhsan dengan wajah ramah beda dengan Aksa yang terkesan dingin.
Mereka di antar ke salah satu tempat private di resort itu.Satu private resort ada lima enam kamar dan kamarnya pun begitu nyaman.
Ilustrasi
"Untuk makan siang kita akan segera sajikan di depan tuan."ujar supervisor resort.
"Baik, terimakasih."ucap Aksa datar.
"Mbak maaf, sebentar lagi teman-teman saya akan datang nanti tolong antar langsung kesini yaa, terimakasih."ucap Ikhsan.
"Baik tuan,selamat berlibur kalau ada perlu apa-apa bisa hubungi kami,selamat siang.."
karyawan itupun pergi dari resort tersebut.
.
.
"Gimana menurut lo,sesuai dengan ekspektasi Lo nggak?" tanya Ikhsan pada Aksa.
"Iya,lumayan bikin pikiran tenang.Lo tahu dari mana tempat ini, pernah kemari?"
"Nggak,gue belum pernah kemari.Cuma tempat ini rekomendasi dari salah satu pramugari gue."
"Owhh,enak suasananya.Jam berapa Brian dateng sama Regan?"
"Kayaknya sebentar lagi,mereka naik jet pribadi milik Brian." ucap Ikhsan
"Lo kenapa lagi, kesini mau seneng- seneng bukan hanya ngelamun nggak jelas." ucap Ikhsan lagi.
"Tempat nya enak juga buat bulan madu, rekomendasi nih San,kapan Lo nikahin Nesya jangan di kekepin saja nggak di nikah-nikahin." ujar Aksa menepuk bahu sahabatnya.
"Tenanglah bro,tunggu Lo nggak jomblo lagi..hahahaha."canda Ikhsan.
__ADS_1
"Sial..!!" umpat Aksa menepuk kepala Ikhsan pelan.
Hahahaha...
Tawa Ikhsan pun pecah,dia paling suka lihat Aksa kesal karena ledekan jomblo akutnya.
"Mau kemana Lo ?!" teriak Ikhsan melihat Aksa melangkah keluar dari resort.
"Mau jalan-jalan sebentar,mau ikut,"
"Ogah,gue mau tidur dulu ngantuk gue.
Mendengar Ikhsan menolak ajakannya Aksa keluar dari resort nya dan berjalan kaki menikmati pemandangan sekitar resort yang terlihat indah taman buatan yang ada di sepanjang jalan setapak di depan resort.
"Rafaaa...jangan lari-lari !!" teriak seorang perempuan dengan seragam baby sitter yang sedang mengejar seorang bocah kecil dengan rambut yang lucu dan terlihat menggemaskan.
Brukk..
Anak itu tiba-tiba terjatuh tak jauh dari tempat Aksa berdiri.Entah dorongan apa yang membawa langkah Aksa langsung tertuju pada bocah itu.
"Huaaa....bunda.." tangis bocah itu pun pecah saat tubuhnya jatuh tengkurap di tanah.
Dengan cepat Aksa meraih tubuh anak itu dan memeriksa keadaannya.
"Cup cup cup sayang...jagoan nggak boleh nangis dong,mana yang sakit coba om lihat." ucap Aksa dengan mengusap usap kepala bocah itu dengan lembut.
"Ini Om ..ini sakit,berdarah ..huaaaaa"
"Rafa,maaf mas..sudah merepotkan.Rafa kamu nggak papa nak," seorang baby sitter membujuk Rafa untuk pindah di gendongannya.
"Ndak mau sama ncus,aku maunya sama om aja,ncus Ndak asik main mainnya.." ucap bocah itu menolak untuk diajak oleh susternya.
"Sebentar mba,biar sama saya dulu yaa..saya sewa resort yang itu nomer 3 kok saya disini tiga hari,boy..namanya siapa sayang?"
"Rafa Om.."jawab si bocah dengan wajah yang sudah tak nampak sedih dan kesakitan.
"Namanya bagus sekali,inget pesen om..jangan suka lari-lari si luar nanti takutnya jatuh lagi kayak tadi,sakit kan,"
Rafa mengangguk mengiyakan ucapan Aksa.Namun,Aksa merasakan ada getaran yang menjalar di lubuk hatinya.Mengusap lembut rambut bocah itu terasa tenang dan melihat tangisnya tadi hatinya merasa sesak.
"Rafa sama ncus yuk, sebentar lagi bunda pulang sama tante juga.Nanti Rafa di cariin bunda,kita pulang yuk.." ucap sang baby sitter pada Rafa.
"Ndak mau ncus' kalau mau pulang ncus pulang aja,Rafa mau sama om."
"Tapi...
"Sudah biarin dia sama saya,saya Aksa dan saya di risort no 3,nanti suster bisa jemput Rafa disana." ucap Aksa pada baby sitter bernama Nisa.
.
__ADS_1
.
Setelah dibujuk Rafa tetap tak mau berpisah dari Aksa dan dengan demikian Aksa bawa Rafa ke Resort.
"Bro,anak siapa tuh ,"
Ikhsan kaget saat Aksa tiba-tiba pulang dari jalan-jalan keluar dateng ke risort bawa anak yang lucu dan menggemaskan.
"Kamu namanya siapa,coba kenalan sama Om nya," ujar Aksa bicara pada Rafa.
"Aku Rafa Om,omnya siapa,"
"Om namanya Ikhsan,kok Rafa bisa sama Om Aksa,mama Rafa mana?"
"Rafa nggak punya mama om di sini,Rafa tinggal sama bunda juga tante Mira sama ncus juga." jawab Rafa dengan menyandarkan kepalanya pada dada Aksa.
"Ini anak ternyata dia manggilnya bunda bukan mama,pantesan dia jawab nggak punya mama hadeuhhh.. bocil-bocil ada-ada saja."batin Ikhsan.
"Ohhh.. maksudnya bunda ,Rafa sudah makan belum?" tanya Ikhsan.
"Belum,aku nggak mau makan soalnya bunda selalu suruh aku makan sayur,kan nggak enak."
"Kenapa nggak suka sayur,kalau mau kuat harus makan sayur.Gimana kalah kita makan hemmm,"
"Ayo..Rafa juga sudah lapar.." ucap Rafa membuat Aksa dan Ikhsan terkekeh geli mendengar gaya bicaranya yang sok tua.
"Eh ..Rafa,kamu umurnya berapa,"
"Segini om ," Rafa mengacungkan tiga jarinya dan terus seperti berfikir mengingat sesuatu.
"Kenapa, Rafa bingung sama umur Rafa ,"
Rafa pun mengangguk mengiyakan perkataan Ikhsan.
Tawa Ikhsan pun pecah melihat wajah lucu Rafa.
"Sibocil bisa ae ngelawak nya." gumam Ikhsan.
"Rafa makan dulu yah,coba lihatin Om Aksa..makan sayur itu enak,coba dulu ..nih liat Om," Aksa mencontohkan bagaimana dia makan brokoli di depan Rafa.
Dengan ragu Rafa menggigit brokoli yang ada ditangannya dan mulai merasakan rasa sayuran hijau itu.
"Gimana,enak?" tanya Ikhsan dan Rafa pun mengangguk sambil memasukkan makanan yang sama ke dalam mulutnya.
"Om Rafa pinjem kaca matanya biar keren makan pakai kaca mata." ucap Rafa membuat Aksa dan Ikhsan terkekeh geli melihat gaya tengil bocah itu
"Keren nggak Om ??!!"
__ADS_1
Bersambung..
Mulai Up di jam Kuntiš¤