SECRET WIFE (Cintai Aku Sekali Lagi)

SECRET WIFE (Cintai Aku Sekali Lagi)
#Meminta Membuka Hati.


__ADS_3

Nuha membuka matanya saat merasakan sesuatu yang mengganjal dan bergerak- gerak samar di bagian belakangnya,makin lama makin nyata .


"Dedeknya bagun bun." ucap Aksa dengan suara seraknya.


"A_apa kamu ...


Belum juga menyelesaikan ucapannya tiba-tiba Aksa membungkam mulut Nuha dengan bibi* nya menyelami dunia cinta yang membara.


Nuha terengah-engah mendapatkan serangan dari Aksa yang tiba-tiba.Dia mencoba mendorong tubuh Aksa namun tenaganya tak ada gunanya.Nuha akhirnya pasrah dengan apa yang Aksa lakukan namun,dia tak membalas Aksa hanya menerima begitu saja,saat tangan Aksa mulai menelusup masuk ke baju milik Nuha


"Bundaaaa..huaaaaa."


Aksa dan Nuha spontan langsung melepaskan paguta* yang sedang mereka lakukan.Nuha mendorong tubuh Aksa dan berlari ke dalam kamar.Nuha melihat Rafa duduk di atas tempat tidur dengan menangis.


"Rafa,cup sayang... cup..cup..cup..maafin bunda ya,tadi bunda lagi di luar sebentar."ucap Nuha dengan membawanya dalam gendongan nya.


"Bunda jangan pergi..Rafa takut sendirian,ayah kan belum pulang.."gumam Rafa dengan menyandarkan kepalanya di pundak Nuha.


Kebiasaan nya hanya satu pasti tangannya aktif masuk ke dalam baju Nuha.


"Bunda mo nen.."ucap Rafa dengan manja pada bundanya


Itulah kebiasaan Rafa jika tengah malam terbangun.


Nuha menatap Aksa yang baru masuk ke dalam kamar dengan muka kusutnya.


"Kan udah gede,masa nggak malu," ucap Nuha dengan lembut.


"Bundaaaa..huaaa..."


"Ada apa kok nangis sayang?" tanya Aksa mendekati Nuha dan putranya.


"Biasa kalau ke kebangun tengah malam dia uring-uringan."jawab Nuha


"Sini sama Om Sa' yaa..kita bobo lagi yuk !" ajak Aksa menyodorkan tangannya pada Rafa untuk beralih di gendongan nya.


"Ndaaa..*en,"rengek Rafa pada Nuha.

__ADS_1


Nuha mendengar permintaan Rafa di depan Aksa pun merasa tidak nyaman.


"Rafa kok minta ne*,kan sudah besar." ucap Akan dengan mata yang melirik ke arah Nuha.


"Pokoknya Rafa...


"Iya ..iya ayok Rafa turun bobo_an di tempat tidur."ucap Nuha.


Rafa pun menuruti perintah sang bunda.


" Dek,Rafa kalau bangun malem gitu?"tanya Aksa melihat putranya mulai tidur di atas kasur.


"I_iya sejak dulu."jawab Nuha yang sedikit gugup dengan mendengar sapaan Aksa yang menyebut dirinya dengan "dek"


Nuha akhirnya dia naik ke atas tempat tidur disamping Rafa.


"Tapi,Rafa kan sudah besar Nuha.." ucap Aksa tanda protes.


"Tahu,kamu bisa tolongin saya buatin Rafa susu di botol,"ucap Nuha.


"Oke dimana botolnya?"tanya Aksa.


Akhirnya Aksa membuat susu buat putranya biar dia melepaskan diri kebiasaan nya.


"Rafa..Rafa..sekarang kamu bolah kuasai benda favoritnya ayah tapi,kalau ayah sama bunda sudah ijab sah lagi,nggak ada ritual gitu-gitu lagi, pepaya mengkelnya hanya punya ayah."gerutu Aksa saat membuat susu Rafa.


Sementara Nuha dengan susah payah menahan rasa canggung dan malu saat Rafa meminta hal yang biasa digunakan untuk membuat Rafa tertidur kembali dengan cara ment*l nya itu.


"Dek, ini sudah.."ucap Aksa dengan senyuman manisnya yang melihat ke arah Nuha ke bagian sumber vitamin putranya ternyata pabriknya tertutup oleh Nuha.


"Sini,kamu puter balik dulu ." ucap Nuha


"Kenapa,lagian aku juga pernah lihat kok pernah ngerasain malahan."goda Aksa membuat muka Nuha merah karena malu.


"Aksaaaa...!!" Nuha menggeram kesal dengan ucapan Aksa yang mesum.


Hahahaha..

__ADS_1


Aksa melihat Nuha yang terlihat malu pun hanya bisa tertawa terbahak-bahak melihat wajah menggemaskan bagi Aksa.


Rafa sudah anteng dengan botol susu di tangannya dan langsung terlelap kembali.


"Ya ampun gemesin sih kamu nak.."ucap Aksa dengan menciumi pipi putranya.


"Jangan di ledekin nanti bangun lagi begadang yang ada."ujar Nuha.


"Iya,aku bakal kangen dia.Kamu makan malam dulu,makanannya sudah mulai dingin."ucap Aksa


"Kamu nggak makan,kita makan malam bareng."ucap Nuha dengan melangkah menuju troley makanan yang masih tertutup rapih.


Nuha mulai menyiapkan makanan mereka di meja dan tak lama Nuha melihat Aksa mendekati dirinya untuk bergabung makan malam bersama.


Aksa duduk di salah satu kursi dan Nuha pun duduk di hadapannya.


"Dek,boleh kan aku panggil kamu begitu?" tanya Aksa melihat Nuha yang sempat terlihat terkejut mendengar panggilan Aksa.


"Bo_boleh,nggak masalah.Kamu sama aku kan memang lebih tua kamu umurnya."ujar Nuha dengan memberikan alasan.


"Emmm_dek,apa kamu nggak ingin menikah lagi?" tanya Aksa dengan hati-hati.


Mendengar pertanyaan Aksa,Nuha pun menghentikan acara makannya dan memandang wajah Aksa,menghela nafas berat.


"A_aku belum kepikiran,rasanya masih nyaman untuk sendiri bersama Rafa,lagi pula rasanya aku belum siap untuk membuka hati.Aku takut jika aku menikah lagi,Rafa gimana,aku takut orang yang mau dengan ku tapi, setelah tahu aku punya Rafa mereka menjauh.Kalaupin ada mereka mau diriku tapi, tak mau sama Aksa.Jadi,aku pun hanya pasrah sama takdir ku aja mas." terang Nuha.


"Dek, seandainya aku meminta kamu untuk memberikan aku satu kesempatan,gimana?"tanya Aksa


Lagi-lagi Nuha terkejut dengan ucapan Aksa,rasanya setelah mereka bertemu lagi Nuha merasakan memang Aksa sudah banyak berubah,tapi ..untuk memberikan Aksa kesempatan lagi , entahlah..Nuha masih bingung.Sedangkan di belum memberi tahukan jika Aksa adalah ayah kandung Rafa.


"Aku_aku...


"Nggak perlu di jawab sekarang.Aku pengen kita jalani dengan alami saja.Tapi yang perlu kamu tahu, aku ingin memperbaiki semuanya dengan kamu,bersama-sama membesarkan Rafa.Aku sadar,aku banyak salah setidaknya beri aku kesempatan untuk aku berperan sebagai ayah kandung Rafa dan aku pun ingin kamu tak menutup hati dan coba untuk meresapi setiap apapun yang aku lakukan untuk kalian. Mungkin ini terasa konyol and pasti kamu nggak percaya kalau aku , mencintaimu setelah kamu pergi meninggalkan aku,saat itu aku baru sadar jika aku sudah kalah aku sudah tidak bisa membendung perasaan ku Nuha,Aku mencintaimu." ungkap Aksa dengan menggenggam tangan mantan istrinya.


Nuha perlahan melepaskan tangannya dari genggaman Aksa dan memandang pria itu dengan intens.Matanya menunjukkan tidak ada kepura-puraan.Apa benar dia mencintai Nuha,entah Nuha mau percaya atau nggak tapi, Nuha dengan sadar jika pikirannya Aksa sudah banyak berubah.


"Aku takut memulainya,aku terlalu nyaman dengan semua ini .Aku takut tersakiti lagi,aku nggak akan sanggup jika hatiku harus jatuh lagi dengan orang kurang salah." ucap Nuha.

__ADS_1


Wajahnya begitu terlihat putus asa.Ada ketakutan akan sebuah relationship.


Bersambung.


__ADS_2