SECRET WIFE (Cintai Aku Sekali Lagi)

SECRET WIFE (Cintai Aku Sekali Lagi)
#Kembali...


__ADS_3

Setelah Satu bulan menjalani perawatan dan juga terapi kaki yang mengalami cidera Aksa sudah mulai membaik.


Untuk tangannya pun sudah tak menggunakan gips lagi.Aksa ingin cepat-cepat pulang ke Indonesia karena memang Nuh tak mungkin lama-lama disana.Dia hanya satu minggu di Singapura setelahnya dia kembali ke Indonesia bersama Rafa.Nuha juga akan mengurus kepindahan nya ke Jakarta kembali .Untuk pekerjaan nya di resort sudah ada orang kepercayaan Mario yang menggantikan Mira dan Nuha.


Aksa bersama papa dan mama nya sampai i Jakarta.Aksa merasa kesal dengan mantan istrinya yang saat ini menjadi calon istrinya karena dari semalam wanita itu mengabaikan panggilan nya dan juga pagi ini sampai dia sampai bandara pun nomer telpon Nuha tak bisa di hubungi.


"Kemana sih dia,nyebelin banget.."gerutu Aksa kesal.


"Kenapa sih,Nuha?"tanya sang mama "Gimana rasanya kamu diabaikan begini,baru sehari Nuha nggak respon telpon kamu.Coba kamu bayangin jadi Nuha waktu nikah sama kamu.Mama harap,kamu jangan pernah membuat Nuha kembali mengalami hal demikian,kalau nggak kamu akan rugi selama-lamanya.Nuha sudah memberikan kamu peluang kedua jadi, berjuang lah.Mama yakin orang tua Nuha saat ini tak bisa seenaknya melepas anaknya sama orang yang sudah pernah melukai hati anak gadisnya."ungkap mama Mala pada


putranya.


Aksa mengangguk mengiyakan ucapan mamanya.Memang benar Nuha masih mau memberikan dia peluang untuk menjadi ayah yang baik untuk Rafa dan berusaha memperbaiki hubungan dia dengan Nuha yang dulu sempat membuat hati Nuha patah.


Flashback On.


"Jadi benar kamu akan memberikan aku kesempatan kedua untuk memperbaiki yang sudah aku buat retak bahkan pecah."ucap Aksa memandang wajah mantan istrinya.


"Aku nggakau janji-janji manismu,aku ingin kamu bertanggung jawab atas diriku dan anak mu karena Allah."ujar Nuha.


"Aku bukan orang yang taat ibadah Nuha," ucap Aksa dengan senyuman kecut terpatri di bibirnya.


"Tapi mau belajar kan,aku pun bukan orang yang baik.Aku banyak dosa,maka dari itu aku ingin kita sama-sama belajar dan mengajar kan anak kita supaya tidak pernah mengalami nasib seperti kita."ucap Nuha memandang wajah Aksa dengan sendu.


"Aku cacat Nuha."ucap Aksa lirih.


"Aku pun bukan orang sempurna,kamu seperti ini dan orang di luar sana yang terlahir dengan keterbatasan.Mereka nggak menginginkan hal itu terjadi,tapi...takdir yang menggariskan kalau mereka ada di posisi itu.Aku ingin kamu untuk semangat,kamu pasti subuh.Kamu nggak mau gendong Rafa lagi bahkan mungkin adik-adik nya," ucap Nuha dengan wajah malu merah tomat di wajahnya.


"Adik-adik,jadi benar kamu akan memberikan aku kesempatan untuk memulai dari awal lagi hubungan kita?"tanya Aksa memastikan.


"Jika kita memulainya dengan cara baik, Insyaallah semua akan baik juga juga akhirnya.Tapi, kamu harus bisa membuat ayah dan ibuku percaya lagi.Karena bagaimana pun kedua orang tuaku sudah kecewa dengan kamu."ucap Nuha dengan wajah serius nya.

__ADS_1


"Insyaallah aku akan membuat mereka merestui hubungan kita.Walaupun nantinya ada sedikit penolakan,aku akan mencoba untuk meyakinkan mereka."ucap Aksa.


"Semoga semua bisa berjalan dengan apa yang kita harapkan."ucap Nuha


Flashback Off


Mobil mewah milik keluarga Sadler memasuki gerbang utama rumah megah itu.


Aksa di bantu oleh sang papa untuk duduk di kursi roda,walaupun dia sudah melakukan terapi kakinya belum sepenuhnya pulih dan tak bisa berlama-lama berdiri atau di gerakkan .


"Alhamdulillah,sampai rumah juga."gumam Aksa.


Namun,dalam hatinya masih ada yang kurang yaitu tak ada putranya dan juga kekasih hatinya.


"Assalamualaikum..."ucap Mama Mala saat membuka pintu utama.


"Wa'alaikumsalam,selamat datang kembali tuan muda .."


Ucapan selamat datang yang di lakukan para ART keluarga Sadler membuat Aksa tersenyum tipis.


"Terima kasih tante atas sambutan nya."ucap Aksa dengan senyumannya


"Selamat datang kembali bro, akhirnya kamu balik juga.Jangan lagi buat kita semua spot jantung.Apapun itu selamat datang kembali."ucap Ikhsan


"Thanks San." ucap Aksa.


"Kita jauh-jauh kesini,buat lihat Lo lebih semangat lagi dalam kesembuhan kamu,jangan sia-sia kan kesempatan yang baik ini dari Allah,manfaat kan untuk kamu lebih baik."ucap Regan Aksa pun mengangguk mengiyakan ucapan sahabatnya itu.


"Apapun yang buat Lo nggak semangat,buang jauh-jauh..karena kita sayang sama Lo,apalagi ada anak Lo yang selalu setia nunggu Lo balik."ucap Brian


"Ayahhhhh...!!" seri seseorang yang keluar dari salah satu kamar

__ADS_1


Malaikat kecil yang membangunkan kembali jiwa Aksa kini sudah ada di dalam dekapan nya .Aksa begitu merindukan sosok anak kecil yang ada dalam dekapan nya saat ini.


Tak bosan-bosannya Aksa menciumi pucuk kepala putranya.


"Rafa disini,kirain ayah Rafa nggak dateng kesini,"ujar Aksa


"Rafa kan memang disini dari kemarin sama bunda ,ayah okey kan?"tanya Rafa menatap keadaan ayahnya yang masih terlihat duduk di kursi roda.


"Sayang,sudah dong...ayahnya mau Istirahat.Ayah pasti lelah."ucap Nuha


"Kita makan dulu yah,nanti baru istirahat..makan siangnya sudah siap juga."ucap Tante Jee.


Mereka pun akhirnya keruang makan Aksa duduk di samping Nuha dan Rafa ada di samping Nuha.Dua laki-laki beda usia kini sedang sibuk rebutan perhatian Nuha,keduanya tak ada bedanya ada versi tua dan bocil.


Nuha hanya bisa geleng-geleng kepala menghadapi kedua orang kesayangan itu.Namun,bagi semua interaksi ketiganya membuat mereka senang .Dengan kehadiran Nuha dan Rafa membuat Aksa lebih semangat dalam melakukan terapi dan segala metode penyembuhan cedera kakinya.


Setelah selesai makan siang,Nuha dan Rafa mengantarkan Aksa ke kamarnya di lantai atas.Mereka menggunakan lift untuk menuju lantai tiga rumah besar itu.


"Selamat datang kembali ayah..!!" seri kedua orang kesayangan Aksa itu saat membuka kamar Aksa.


"Wowww...kamar ayah diapain ini, Masyaallah...siapa yang buat nak?"tanya Aksa pada Rafa


"Rafa dong,tapi ..di bantu sama bunda.. hehehe."jawab Rafa dengan menunjuk dirinya dan membanggakan diri


"Ayo kita masuk,biar ayah bisa istirahat."ucap Nuha lalu mendorong kursi roda Aksa ke samping tempat tidur.


"Rafa bantu ya yah..."ucap Rafa dengan wajah yang terlihat sangat bersemangat membantu ayahnya .


"Masyaallah anak ayah sudah tambah gede bun,sudah pinter mau bantu ayah nih..."ucap Aksa dengan mengacak rambut putranya .


"Kan minum susu biar tambah besar sama biar aku kuat bantuin ayah..."celoteh Rafa membuat Aksa berkaca-kaca.

__ADS_1


Rasanya banyak sekali moment yang dia lewatkan soal putranya.


Bersambung


__ADS_2