SECRET WIFE (Cintai Aku Sekali Lagi)

SECRET WIFE (Cintai Aku Sekali Lagi)
#Anak Haram


__ADS_3

Semenjak Aksa sudah lebih baik,dia diminta sang papa untuk membantu mengurus Perusahaan SKY LIFE GROUP.


Nuha menggunakan taxi online menuju sekolah sang putra,Rafa saat ini sudah TK dan kini Nuha yang menjemput nya sendiri.


Sampai di di depan pintu gerbang sekolah,Nuha masuk ke area halaman Sekolah.Saat sampai sana terlihat anak-anak baru keluar dari ruangan belajar mereka.


"Rafa..!!" panggil Nuha melihat wajah putranya yang terlihat murung.


"Bunda..hiks..hiks.."Rafa dengan tiba-tiba terisak dalam dekapan Nuha.


"Sayang,kamu kenapa..kok tiba-tiba nangis,ada apa..cerita sama bunda."ucap Nuha menghapus air mata sang putra.


"Bun,emang Rafa anak haram,apa sih anak harap itu.Apa benar ayah nggak pulang-pulang karena punya istri lain.. yaa..," ucap Rafa dengan masih sesegukan.


"Lho kok ngomongnya begitu,Rafa kan punya ayah..Rafa juga tahu kan," ucap Nuha berusaha menenangkan putrnya.


"Teman-temen aku suka dianterin ayahnya tapi aku nggak pernah,terus ayah sama ibu mereka tinggal bareng tapi,ayah sama bunda nggak tinggal bareng..pasti ayah sama bunda masih marahan yaa.."ucap Rafa dengan polosnya.


"Sayang, kamu jangan pernah dengerin omongan yang nggak benar,ayah sama bunda selalu sayang sama Rafa,ayah nggak bisa anterin dan jemput kamu kan emang ayah lagi sakit,bunda juga harus kerja.Kamu bisa ngomong kayak gini dari mana?"tanya Nuha menatap anaknya dengan perasaan sedih.


"Teman Rafa yang ngomong bun,kata ibu nya Rafa nggak punya ayah jadi nggak pernah di antar ayah..atau bahkan anak yang nggak diinginkan oleh ayah atau hasil ..


"Husstt..sudah jangan di terusin nggak baik,sekarang kita telpon ayah mau?"tawar Nuha.


"Mau Bun."ucap Rafa dengan cepat.


Mereka duduk di bangku di area TK dan masih banyak para orang tua dan anaknya masih duduk-duduk disana.


"Hallo ayah,hiks hiks..."ucap Rafa dengan diiringi tangisan.


"Lho,anak ayah kenapa kok nangis?" tanya Aksa di sebrang sana.


"Rafa mau sama ayah, "ucap Rafa dengan sesegukan.


"Iya,Rafa udah pulang sekolah?"tanya Aksa dengan lembut.


"Sudah, mau sama ayah.."ucap Rafa lagi.


"Bunda mana,biar ayah ngomong sama bunda..boleh,".


Mendengar ucapan Aksa akhirnya Nuha pun mengambil alih ponsel yang ada di tangan putranya.

__ADS_1


"Ya mas,kenapa?"tanya Nuha


"Neng, kamu bisa ke Caffe yang dekat kantor mas nggak,kita makan siang bareng.Mas mau makan sama Rafa biar nggak sedih lagi."ucap Aksa.


Aksa merasa memang akhir-akhir ini terlalu sibuk dengan pekerjaannya karena memang dia baru bergabung dengan perusahaan ayahnya.


"Oke,aku sama Rafa kesana.Mas share lock saja."ucap Nuha.


"Okelah,sudah dulu yaa...mas lanjut lagi meetingnya, Assalamualaikum.."ucap Aksa


"Wa'alaikumsalam .." Nuha mengakhiri panggilan telepon genggam nya dan menatap Rafa yang masih sesegukan.


Nuha berpikir pasti ada sesuatu yang di pendam putranya namun,anehnya Rafa belum mau cerita padanya.


"Jangan nangis lagi yaa,kita ketemu ayah yuk .."ajak Nuha dengan menghapus air mata putranya.


" Beneran bun, Rafa mau ketemu ayah.."ucap Rafa dengan wajah yang terlihat lebih ceria.


"Ya sudah yuk,kita berangkat...!!" seru Nuha dengan mengangkat tangannya dan tangan putranya dengan semangat.


Kedua ibu dan anak itupun langsung menuju tempat yang sudah Aksa share lock pada Nuha.


Sampai di Caffe yang di maksud Nuha dan Rafa pun masuk kedalam.Nuha mengedarkan pandangannya namun,Rafa yang lebih dulu melihat sang ayah yang masih meeting.


Semua perhatian para pengunjung tentu langsung melihat wajah Rafa yang memang sudah di kenal sebagai bintang cilik.


"Rafa ..." pekik Nuha saat melihat putranya dengan cepat berlari menuju sang ayah yang sedang sibuk dengan meeting nya.


Rafa terus berlari menuju Aksa dan tepat di samping meja Aksa,Rafa berhenti langsung mendekap tubuh Aksa.


"Rafa..."gumam Aksa saat melihat putranya yang terlihat terengah-engah dalam keadaan memeluk nya


"Ayah,"ucap Rafa masih dengan posisi memeluk tubuh Rafa


Sementara klien yang ada di depannya menatap heran karena memang tak ada berita soal Aksa yang sudah menikah apalagi punya seorang anak.


"Rafa sudah dateng,bunda mana..?"tanya Aksa dengan mengangkat tubuh anaknya ke atas pangkuan nya.


"Rafa ,maaf...sini sama bunda..ayah lagi kerja."ucap Nuha dengan lirih.


"Nggak mau,sama ayah...Rafa punya ayah bun, Rafa bukan anak haram..hiks hiks.."ucap Rafa dengan terisak dalam pangkuan ayah nya.

__ADS_1


Deg...


Aksa dan Nuha saling pandang tak menghiraukan ada orang lain di sekitar mereka.


"Sayang denger Ayah ,sekarang Rafa sama bunda dulu ayah selesaikan kerjaan ayah dulu nanti ayah selesai kita makan sama-sama,Oke?"bujuk Aksa dengan lembut menghapus jejak air mata putranya.


"Janji ..," ucap Rafa dengan meyodorkan jari kelingking nya pada Aksa.


"Ayah janji boy,"ucap Aksa dengan menautkan kelingking mereka.


"Yuk sama bunda dulu yaa..," ucap Nuha dengan membantu Rafa turun dari pangkuan Aksa.


Nuha dan Rafa duduk di meja yang tak jauh dari tempat Aksa duduk bersama klien nya.


"Maaf nona Okta,anak saya sudah lama tidak bertemu dengan saya jadi manja.."ucap Aksa pada sang klien bernama Okta


"Nggak masalah pak Aksa,apa bener anak kecil tadi putra anda atau putra bawaaa wanita itu?"tanya Okta dengan sedikit lirih.


"Itu istri saya,kami melakukan pernikahan dengan tertutup dan kami belum bisa ungkap ke publik dan rencana nya kami akan publis nanti nggak akan lama lagi."ujar Aksa dengan aantai


"Ohhh...selamat kalau gitu pak Aksa,bisa kita teruskan urusan kita?"


"Mari nona ,saya pun sudah di tunggu anak istri saya makan siang."ucap Aksa.


.


.


Singkaplt waktu Aksa selesai dengan meetingnya dia langsung menghampiri putranya juga Nuha sementara sekretaris nya kembali ke kantor.


"Mas,mau pesan makanan apa?"tanya Nuha saat Aksa duduk bergabung dengan mereka.


"Apa saja deh, maaf yaa...ayah lama."ucap Aksa mengelus kepala putranya.


"Kenapa ayah nggak pulang-pulang ke rumah Rafa,terus kenapa aku selalu sama bunda.Kata teman Rafa,ayah sama bunda cerai yaa..?"


Perkataan dan pertanyaan putranya membuat Nuha dan Aksa terkejut dan saling pandang.


"Sayang denger ayah, Rafa mau maafin ayah nggak,tolong bantu ayah dengan doa Rafa supaya uyut nggak marah lagi sama ayah, biar kita bisa sama-sama lagi yaa..," ucap Aksa pada putranya.


"Kenapa ayah nakal terus sih,ayah itu nggak sayang sama bunda yah...kalau nggak sayang sama bunda Rafa nggak mau kalau ayah pulang ke rumah ,biarin temen Rafa bilang kalau Rafa anak haram...Rafa sayang bunda.."ucap Rafa membuat keduanya tercengang .

__ADS_1


Rafa pun turun dari kursinya dan memeluk bundanya.


__ADS_2