SECRET WIFE (Cintai Aku Sekali Lagi)

SECRET WIFE (Cintai Aku Sekali Lagi)
# Nuha Pergi


__ADS_3

" Nuha..Nuha...Nuha..!!" panggil Aksa memanggil Nuha.


Aksa membuka pintu kamar mandi dan ternyata juga kosong,keluar kamar menuju ke dapur pun tak ada sosok yang dia cari.Dia kembali ke kamar dengan hati mulai tak enak.


Dia membuka work In closed dan membuka lemari tempat baju Nuha di simpan dan terlihat kosong hanya ada satu potong baju yang pernah dia belikan untuk acara waktu sebelum kejadian malam kelam itu.Tubuh Aksa luruh seketika,tubuhnya lemas tak berdaya melihat kenyataan jika Nuha sudah pergi darinya.


"Nggak,nggak mungkin kamu pergi ..jangan sampai kamu pergi ..," gumam Aksa dengan menepis semua yang dia pikirkan.


Aksa bangkit dari duduknya dan berlari keluar kamar meraih kunci mobilnya keluar dari apartemennya .


"Aku harus cepat-cepat nemuin kamu Nuha..maafin aku ,maafin aku.."gumam Aksa yang mulai tak tenang.


.


.


.


Sementara itu Nuha dengan langkah gontai dan pandangan kosongnya menyeret sebuah koper sedang berjalan di trotoar.Pikirannya yang terlintas saat ini adalah pergi jauh dari suaminya.Dia sudah tak kuat menahan semua rasa sakitnya.


Saat pikiran Nuha yang kacau tanpa sadar dia berjalan menyebrang jalan tanpa menolah kanan kiri.Klakson yang bersahutan dan umpatan-umpatan orang yang terdengar memekakkan telinga namun tak Nuha hiraukan.


Tinnnnnnnnnnnnnn....


Brakkk...


"Woiii cari mat* Lo !!" upayanya kejam terdengar dari sebuah mobil yang melintas yang hampir saja menyambar tubuh Nuha.Jika terlambat sedikit Nuha hanya tinggal Nama.


"Sorry ...sorry ..bang.." ucap seseorang meminta maaf pada si pengemudi tersebut.


Umpatan umpatan masih terdengar di telinga orang itu.Sementara Nuha dengan wajah yang terlihat pucat ,pandangan kosong dan terlihat jelas disudut bibirnya ada bekas darah yang sudah mengering dan pipi pun tidak kalah mengenaskan ada jejak kekerasan sana.


"Nuha,Nuha...woii..woiii..sadar..!!" ucap laki-laki itu dengan menggoyang goyangkan tubuh Nuha yang masih duduk membisu di trotoar.

__ADS_1


"Apa sebaiknya di bawa ke rumah sakit saja boss.,"ucap salah satu pria yang tak lain adalah orang yang juga termasuk dalam rombongan pria itu.


"Bos kenal mbaknya?"tanya seorang wanita yang juga teman si laki-laki.


"Iya saya kenal dia."jawab Laki-laki itu yang tak lain adalah Mario.


"Kasihan dia bos,mendingan kita bawa kemana gitu.Atau lebih aman kita bawa ke Rumah Sakit "usul salah satu dari mereka.


" Okelah, kita bawa Rumah Sakit."ucap Mario menyetujui usulan para karyawan Caffe nya.


"Jangan.." tiba-tiba Nuha bersuara dan mengehentikan obrolan mereka.


"Nuha ,kamu kenal dan inget gue kan.Lo mau kemana,gue anterin."ujar Mario.


" Mira..aku mau ketempat Mira."ujar Nuha lirih


"Oke,gue anterin yaa..,"tawar Mario.


Mario membimbing Nuha masuk ke mobilnya dan langsung meminta alamat tempat Mira.


Setelah Nuha memberikan alamat Mira akhirnya Mario mengajak Nuha menuju ke rumah Mira.


Sepanjang jalan Nuha masih membisu ,ingin rasanya Mario menanyakan apa yang terjadi pada Nuha,tapi..Mario tahu bahwa bukan saatnya dia menanyakan hal itu.


Satu jam perjalanan ,mereka sampai di sebuah rumah sederhana yang terletak lumayan jauh dari pusat kota.


Mario terlebih dahulu berinisiatif untuk keluar mobil dan disusul oleh Nuha yang keluar dari mobil kemudian perlahan dia melangkah menuju rumah Mira dan Mario masih setia mengikuti langkah Nuha dari belakang.


Tok tok tok


Nuha mengetuk pintu rumah tersebut yang nampak sekitar rumah sudah tidak ada lagi orang-orang yang terlihat di luar.


"Assalamualaikum."Mario berinisiatif mengucapkan salam setelah beberapa saat pintu tak kunjung di buka.Mungkin karena si empunya rumah sudah beristirahat.

__ADS_1


"Wa'alaikumsalam.."terdengar suara dari dalam rumah dan tak menunggu lama pintu rumah itu pun terbuka.


"Nuhaaa..!!" pekik Mira terkejut melihat sahabatnya dengan keadaan yang tidak dia sangka.


Mira memeluk Nuha dengan erat,tangis yang Nuha tahan kini pecah sudah dan terdengar sangat menyayat hati Mira.


Mira membimbing Nuha masuk dalam rumah,dia tak mau mengundang kehebohan di lingkungan nya.Mario pun akhirnya diajak masuk oleh Mira .


"Nuha,minum dulu..kamu kenapa sampai begini ya Allah..," ucap Mira menyerahkan segelas air putih pada Nuha.


" Aksa Mir,aku sudah nggak tahan Mir.."ucap Nuha dengan kembali menangis karena mengingat perlakuan kasar Aksa dan juga kata-kata yang menyakitkan yang diucapkan Aksa padanya.


"Maafin aku Nuha,coba aku nggak nyaranin buat kamu bertahan.Pasti kamu nggak jadi gini,sekarang kamu istirahat dan nanti kita bahas lagi kalau kamu sudah tenang yaaa.,"bujuk Mira pada Nuha.


Nuha akhirnya setuju dan Mira membawa Nuha masuk kamarnya dan membiarkan Nuha istirahat.Setelah memastikan Nuha beristirahat Mira keluar dari kamarnya menemui Mario.


"Terima kasih Mario,kamu sudah bantu Nuha dengan membawa dia kemari.Terimakasih sangat."ucap Mira dengan tulus.


" It's Okey Mir,gue juga nggak sengaja ketemu Nuha di jalan.Dia seperti orang linglung dan hampir saja tertabrak mobil,untuk kami bisa menyeretnya ke tepi jalan."ungkap Mario mengingat keadaan Nuha saat Mario dan para staf nya melihat Nuha yang sedang kacau.


"Aku nggak tahu kalau Nuha nggak ketemu kamu,dia saat ini jiwanya sedang terguncang.Aku nggak nyangka kalau suaminya bisa melakukan semua ini sama Nuha.Kasihan dia,sudah tidak ada lagi kesempatan buat suaminya untuk menemukan Nuha,semoga saja dia nggak pernah bisa menemukan Nuha."ungkap Mira menerawang jauh memikirkan bagaimana nasib Nuha jika dia bertemu kembali dengan Aksa.


" Sebenarnya ada apa sih sama Nuha,dari awal gue ketemu dia rasanya ada yang aneh,' tanya Mario mulai kepo dengan kehidupan Nuha


" Jadi begini...


Mira mulai menceritakan apa yang terjadi pada sahabatnya.Awal mula Nuha mendapatkan kekerasan dari suaminya Mira pun mengatakan siapa suami Nuha.Mario sangat terkejut dengan kenyataan jika Nuha sudah memiliki suami dan juga Mario mengenalnya sebagai seorang publik figur yang terkenal baik hati.


" Brengs*k berani-beraninya dia melakukan kekerasan sama istrinya sendiri demi selingkuhannya.Tenang saja,gue akan membantu lo menjaga Nuha mulai saat ini.Entah kenapa sejak awal gue ketemu Nuha berasa kalau aku harus melindungi dia.Sampai kita selalu di pertemukan dengan keadaan tanpa sengaja.Besok gue kemari lagi dan bahas lebih lanjut soal Nuha kedepannya.Gue balik dulu,sudah malem nggak enak sama tetangga juga.Ini kartu nama gue kalau ada apa-apa Lo bisa telpon gue Mir.Koper Nuha ada di mobil Lo bisa tolong ambilkan."ujar Mario pada Mira.


Mira dan Mario bersepakat untuk membantu Nuha pulih kembali Jelas dari keadaan Nuha,dia butuh pendampingan dokter.Bagaimana pun caranya Nuha harus baik-baik saja.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2