SECRET WIFE (Cintai Aku Sekali Lagi)

SECRET WIFE (Cintai Aku Sekali Lagi)
#Aksa Kecelakaan.


__ADS_3

Setelah selesai melakukan panggilan,Nuha pun masuk kamar mandi dan menyala kan shower menangis sejadi-jadinya di tengah malam.


Setelah puas menangis akhirnya Nuha membersihkan diri dan mengambil wudhu dan melaksanakan sholat Tahajud, untuk pertama kalinya setelah berpisah dengan Aksa hari ini Nuha meminta keselamatan untuk mantan suaminya.Begitu khusuk dia meminta.


.


.


Kini Nuha dan juga bersama Mira dan Nisa mengikuti Nuha kembali ke Indonesia.Perjalanan panjang mereka tempuh dengan perasaan yang cemas dan khawatir dengan kabar yang Nuha dengar dari mantan mertuanya.


Sampai di bandara internasional Soekarno Hatta,Nuha tidak langsung pulang dia langsung ke tempat maskapai penerbangan milik mantan suaminya bertugas.


Rafa dalam pengawasan Nisa,Mira bersama dengan Nuha.Beruntung Mario bisa di berikan tanggung jawab dengan barang-barang mereka.Mario sebenarnya ingin ikut penerbangan pagi ini namun,Mira mengingatkan agenda mereka sebelumnya.Lagian tinggal sehari mereka disana besok sore mereka kembali ke Indonesia . Barang-barang Nuha,Mira dan Nisa di tinggal di urus oleh Mario mereka cuma bawa perlengkapan Rafa saja sama beberapa potong pakaian mereka berempat di dalam satu koper.


"Mama,papa..."panggil Nuha pada dua orang yang saat ini menyambutnya.


"Nuha sayang,Aksa hiks hiks.."ucap mama Mala memeluk tubuh mantan menantunya.


"Maa,kenapa bisa begini..apa yang terjadi.."ucap Nuha menangis dengan memeluk tubuh mantan mertua nya.


"Berdoalah ,buat urusan Aksa team papa sedang mencari informasi." ucap papa William


Nuha tiba-tiba mengingat ucapan Aksa padanya.


"Tunggu aku ,setelah penerbangan terakhir ku ini,aku akan menghalalkan mu..bukan karena hanya sebuah tanggung jawab aku sama Rafa tapi, aku tidak bisa melepaskan kamu lagi kalau hati ini sudah ada nama kamu sejak lama dan tanpa aku sadari."


"Aku harap kamu tak menipu ku kali ini Sa' ,maaf karena kemarin aku tidak bisa lagi menjawab pertanyaan kamu."batin Nuha


"Om,Tante...Nu_ha..Mir.."sapa Ikhsan yang baru tiba.


"Mala,are you okey...Nuha....!!" seru Madam Jee melihat sosok yang sudah lama dia tak bertemu.


"Tante Jee..apa kabar?"tanya Nuha memeluk Jee dengan erat


"Tante baik,kamu yang sabar ya... Insyaallah semua akan baik-baik saja.


"Om,Tante.."dua orang yang baru sampai menyalami kedua orang tua Aksa.


"Permisi pak,sudah ada Informasi mengenai pesawat Penerbangan 579 ."ucap Salah satu staf kantor penerbangan milik Papa William.


"Kalian tetap disini,biar papa yang ke kesana ,doakan semua baik-baik saja."ucap papa William.


Papa William bangkit dari tempat duduknya dan diikuti Ikhsan,Brian dan Regan.


Rafa mulai bangun menanyakan Ayahnya.

__ADS_1


"Bunda,ayah mana...huaaaaa...mau sama ayah....huaaaaa..."tangis Rafa pecah


"Sini sayang,ini ada Oma_oma cantik loh,Rafa emang nggak mau kenalan?"tanya Nuha mencoba mengalihkan perhatian Rafa.


"Ehh...cucu Oma,kita kan udah pernah Video Call kan, akhirnya kita ketemu juga."ucap mama Mala


Sementara madam Jee dia melihat ke arah Rafa dan tiba-tiba berdecak merasa seperti menemukan sesuatu yang spesial.


"Aduh Aksa...Tante jelas percaya ini bibit unggul Aksa,best pokoknya dia bakal jadi next generation ayahnya, pasti.."ucap Tante Jee menggebu-gebu.


"Maksudnya apa Jee,jangan aneh-aneh Lo yaa sama cucu gue.."ucap mama Mala memperingatkan Tante Jee


"Ehhhh..siapa bilang dia cuma cucu Lo,dia cucu gue...,dia cucu gue,nggak ada yang bisa ganggu gugat dia cucu gue..."ucap Tante Jee bersorak kegirangan.


.


.


"Mah, Alhamdulillah ke beradaan pesawat Aksa sudah di temukan ada di Thailand,semoga tak ada apa-apa.Doakan ya.."ucap papa William.


"Lalu kita gimana pah..?"tanya mama Mala


"Papa akan kesana sama anak-anak,"ucap papa William


"Nuha ikut pah,Rafa nangis terus.."ucap Nuha tiba-tiba dengan Rafa di pangkuan nya .


Dengan senang hati papa William menggendong cucunya.Dia optimis kalau putranya tidak apa-apa.


..


.


.


Pesawat pribadi milik keluarga Sadler terbang ke Thailand.Nuha terus berdoa dan dzikir dalam hati meminta pada Allah supaya dia dan anaknya bisa bertemu dengan Aksa dalam keadaan yang baik.


Perjalanan di tempuh kurang lebih 3jam 30menit mereka sampai Bangkok.


Semua pihak terkait yang terlibat sudah bergerak dengan cepat.Berita terakhir papa William jika pesawat yang di kendarai oleh Aksa sempat tergelincir dan keluar landasan lumayan jauh dari lokasi bandara.


Nuha berharap semoga tak ada korban jiwa di musibah ini.


Sampai bandara mereka langsung di bawa ke tempat di mana para keluarga penumpang pesawat yang sama dengan Aksa.


"Pak,selamat sore.."ucap salah satu orang dari team investigasi.

__ADS_1


"Sore,gimana perkembangannya tentang para korban."ucap papa William.


Papa William menanyakan lebih dulu kabar para penumpang bukan kabar anaknya dulu


"Alhamdulillah menurut team SAR dan anggota penyelamat mereka Insyaallah selamat Pak,upaya penyelamatan dan pencegahan dari Mr Aksa pun sudah maksimal dan tergelincir lumayan jauh dari landasan pacu bandara,masih untung turun di tanah lapang.Sekarang sedang mencari penyebabnya."ungkap team Investigasi.


"Dimana para korban dirawat?"tanya mama Mala.


"Dirumah Sakit pusat bu,tidak terlalu jauh dari sini.Mau langsung ke Rumah sakit,kalau untuk ke lokasi belum bisa pak."ucap team investigasi.


"Baiklah,data penumpang juga harus kalian cocokkan dan langsung konfirmasi kan pada pihak keluarga untuk mendapatkan informasi valid tentang Keluarga mereka."ucap papa William.


Para karyawan maskapai penerbangan miliknya sedang sibuk-sibuknya dan beruntung nya pihak dari negara Thailand tidak mempersulit dan tidak menutupi hasil investigasi.Barang tentu pasti otoritas dan kapasitas sistem pengamanan atau badan yang menangani tentang kecelakaan ini tak serta merta menjadi kewajiban bagi perusahaan.Perusahaan pun minta ijin untuk memperlancar informasi.


.


.


Sampai di Rumah Sakit ,Semua orang ikut masuk dengan pengamanan ketat.Setelah mendapatkan informasi jika Allah masih memberikan keselamatan bagi para penumpang pesawat tersebut walaupun ada pasien yang harus benar-benar di tangani dengan serius termasuk Aksa.


.


.


Aksa saat ini ada di dalam ruang ICU ,Hans pun sama mengalami cedera berat namun, bedanya Aksa masih tak sadarkan diri sementara Hans sudah di pindahkan ke ruang rawat.


Rasanya Nuha tak sanggup melihat keadaan Aksa yang sedang terbaring tak berdaya namun,Rafa harus tahu dengan kondisi sang ayah.Dengan di temani Mira mereka bertiga masuk ruang ICU setelah papa dan mama Aksa keluar dari ruangan itu.


Terlihat Aksa tertidur dengan tangan dan kaki di gips .


"Assalamualaikum ayah,"ucap Nuha dengan menggendong putranya.


"Mas, please kembali dengan selamat..aku sama Rafa nunggu mas,tepati janji kamu sama aku."ucap Nuha dengan mencium kening Aksa.


"Kembalilah pada anak mu juga Nuha.Mereka menunggu mu Aksa."ucap Mira


"Bunda Ayah kenapa,?"tanya Rafa bingung.


"Ayah sakit nak,Rafa bangunin ayah mau?"


Rafa pun mengangguk mengiyakan


"Ayah,ini Rafa..bangun...jangan buat bunda sama bunda khawatir."ucap Rafa.


Rafa menyentuh tangan sang ayah dan menciumnya."Bunda ,tangan ayah..

__ADS_1


Bersambung.


Maaf buat para readers kalau kurang memuaskan dengan tulisan ku,Kalau yang di luar nalar maaf Cerita ini cuma karangan belaka namanya juga halunya penulis.Tapi, author masih waras dan Insyaallah jiwa author sehat...🙏


__ADS_2