
Hari ini Aksa libur dari kerja nya, untuk menghilangkan kejenuhan dia memutuskan untuk kesebuah Caffe yang sudah terkenal empat tahun belakangan.
"Selamat siang kak,silahkan ini menunya."ucap seorang pelayan yang menghampiri Aksa.
"Saya pesan Dark Choco satu dan juga red Velvet nya satu ."Aksa menyebutkan makanan dan minuman yang dia inginkan.
"Sudah itu saja kak?" pelayan itupun memastikan pesanan Aksa.
"Iya itu saja, terimakasih ."
Setelah pelayan itu pergi Aksa mengambil ponselnya yang ada dalam sakunya.
Saat sedang asyik mengutak atik ponselnya tiba-tiba seseorang memanggil namanya.
"Aksa ," seru seseorang memastikan sosok yang dia maksud itu.
"Ikhsan Masyaallah bro,apa kabar," Aksa dengan cepat memeluk salah satu sahabat nya itu.
"Wah nggak nyangka gue ketemu sama Lo Sa,gimana kabar lo,kata nyokap gue Lo masih nyari mantan bini Lo.Belum di temmuin juga,wah pinter juga bini Lo ngumpet nya.Asli gue kaget kalau nyatanya Lo cerai sama bini Lo,padahal kata nyokap gue bini Lo itu cantik dan juga ideal bagi nyokap gue."
Ikhsan mengingat jika mamanya yaitu madam Jee mengatakan padanya istri Aksa perfeck tinggal di poles dan akan jadi berlian.
Obrolan mereka sempat terhenti karena pelayan yang mengantarkan pesanan Aksa dan Ikhsan.
"Yah,gue terlalu bod*h karena cinta buta gue San.Gue terlalu percaya sama perempuan itu."
Aksa mengeratkan giginya mengingat kembali kejadian pengkhianatan Catrine.
"Terus Lo sudah denger soal Catrine,"
Aksa menatap penuh tanya dengan ucapan Ikhsan barusan.
"Nggak dan gue nggak mau tau soal dia."
Aksa memang sudah berusaha menutup semua akses yang berhubungan dengan dua orang pengkhianat itu.
"Gue denger kalau sekarang Catrine ada di Makau. Kemungkinan Bondan yang bawa dia kesana semenjak bisnisnya di Indonesia hancur.Gue denger juga dia punya cannel di sana dan menjadikan Catrine salah satu dari mereka."
Ikhsan tahu informasi tentang Catrine dari salah satu sahabat mereka juga.
"Informasi dari mana Lo,masa Bondan sejahat itu sama cewek nya,"
"Brian yang ngasih tahu gue,lo tahu sendiri bisnis dia yang you now lah.."
__ADS_1
Brian adalah salah satu sahabat mereka juga namun,dia jarang ada di Indonesia.Dia lebih sering tinggal di Hongkong.Karena memang bisnis nya yang lumayan bahaya karena menyangkut dunia bawah.
Waktu Brian tahu Aksa berhubungan dengan Catrine dialah yang paling menentang hubungan mereka.
"Biarlah, dia merasakan konsekuensi dari perbuatannya."
Aksa menanggapi ucapan sahabatnya itu dengan santai.
"Tapi, Brian sempet bilang juga kalau Lo juga tetep harus hati-hati.Banyak mafia disana dan Brian takut kalau Bondan akan mengusik hidupmu suatu saat nanti.
Ikhsan dengan wajah serius mengungkapkan apa yang sempat sahabat mereka katakan.
"Oh iya ,Lo masih nggak dinas kan..gimana kalau kita healing,kemana kek yang bisa buat kita refresh otak,terlalu jenuh juga duduk terus di pesawat berjam-jam.
"Mau healing kemana,terus kita berduaan doang.Emang Lo kata kita mau honeymoon berduaan doang,,"
Ikhsan sejenak berfikir siapa yang akan dia ajak liburan mereka bersua.
"Gimana kalau Brian sama Regan gimana menurut Lo,"
"Ide Lo nggak terlalu buruk,coba hubungi mereka kalau mereka mau kita berangkat.Tapi,kita mau kemana?"
Ikhsan tersenyum tipis dan menarik turunkan alisnya
"Bali," ucap Ikhsan menyebutkan tujuan tempat healing mereka.
Aksa langsung menolak usulan Ikhsan karena menurut dia ada destinasi lain yang tidak kalah bagusnya kecuali Bali.
"Gimana kalau ke pulau Sumatera,Kalimantan atau ke Sulawesi."
Aksa menghembuskan nafasnya dengan kasar."Mendingan kita ke Pulau Komodo sekalian."
"Wahh,ide Lo oke tuh..kita ke Lombok,Labuan Bajo,pasti seru tuh..kita bisa selancar juga disana."
"Gue mau bertenang Kampret,kayaknya jenuh kalau ke tempat rame-rame gitu."
"Oke kalau gitu kita sewa resort deket pantai dan juga gunung gimana,ini pantainya private buat pengunjung resort saja jadi kita bisa bebas bikin acara.Secara kalau Brian sama Regan ikut nggak mungkin cuma diem di resort.Pasti bakal bikin acara minimal acara BBQ an. Gimana,setuju nggak?"
Aksa akhirnya mengangguk setuju dengan rencana sahabatnya nggak ada salahnya ke Lombok."Lo sekalian cari resort yang oke disana."
"Beres,tenang aja Kapten."Jawab Ikhsan dengan mengulas senyum manisnya.
.
__ADS_1
.
.
Hari ini Nuha harus melepas kepergian Kakek dan neneknya juga tantenya untuk kembali ke Bandung.Rasanya seminggu tak ada puasnya mereka saling bercerita.
"Jaga diri baik-baik dan pertimbangkan omongan tante.Kamu harus bahagia sayang.."
Tante Agni pun memeluk tubuh Nuha dengan erat.Terasa berat dirinya melepaskan Nuha kembali,dia takut keponakan nya kembali tersakiti.Namun,Agni percaya Nuha yang sekarang sudah menjadi Nuha yang tangguh tahan banting dengan cobaan berat.
"Doakan Nuha sama Rafa tan,titip kakek sama nenek,Tante juga jaga kesehatan."
Ucap Nuha dengan air mata yang sudah mengalir deras membasahi wajahnya.
"Selalu sayang,ada apa-apa langsung hubungi tante ya,"
"Iya tante." jawab Nuha dengan singkat.
"Nenek sama kakek cuma bisa doain kamu dan Rafa selalu sehat,bahagia dan ingat kalau ada apa-apa langsung kabarin kami.Jangan lagi kamu selalu memikirkan orang lain,belajar sayangi diri kamu sendiri,ngerti nak..
Kakek Nuha tak mau lagi melihat dan mendengar cucunya tersakiti lagi.Dia sudah kecewa dengan apa yang Aksa perbuat.Walaupun saat ini Keluarga mereka hubungan nya baik dengan keluarga Sadler.Begitupun dengan Aksa yang sesekali masih menyambangi keluarga Nuha di Bandung walaupun sekedar melihat keadaan kakek dan nenek Nuha.
"Iya kek,nek .. Insyaallah Nuha akan inget pesen kalian."
"Ya sudah ,kita bisa berangkat sekarang?"
Mario beserta keluarga Nuha akan kembali ke Bandung.Mereka pun berpelukan dengan wajah terlihat tak rela akan berpindah kembali.Sementara Rafa yang beberapa hari ini lengket dengan kakek buyut nya pun menangis karena tak mau lepas dari gedongan kakek buyut nya.Dengan terpaksa Nuha harus memeberikan sogokan untuk mengalihkan perhatian sang putra.
Nuha sadar jika Rafa rindu sosok laki-laki dalam keluarganya.Walaupun Mario dua minggu sekali menjenguk mereka namun,beda sikap Rafa dengan kakek buyutnya mungkin pada dasarnya darah mereka sama jadi instingnya lebih kuat ke Keluarga kandung nya.
"Nuha,besok lusa ada yang booking private resort buat sekitar tujuh orang selama empat hari."ucap Mira menyerahkan berkas yang ada di tangannya.
"Oke, langsung kamu konfirmasi sama yang lain yah..terus ini dia mau ngadain acara private juga?" tanya Nuha.
"Iya mungkin BBQ an atau you now lah,boss dari Macau duitnya gede." ucap Mira.
"Oke tapi, ini berarti deket tempat kita dong..kalau mereka ngundang DJ atau apalah itu aku terpaksa akan ungsikan Rafa sementara."
Mira pun setuju jika nanti akan ada acara party di area resort terpaksa Rafa akan diungsikan sementara.
Bersambung
Tunggu besok lagi yaa ..
__ADS_1
Tadi karena telpon bapak lama karena beliau sudah kangen sama anak mantunya,dan beliau juga lagi kurang sehat jadi baru bisa up 1bab dulu yaa..
Minta Doa nya semoga bapak author cepet sehat dan bisa beraktivitas kembali 🤲