SECRET WIFE (Cintai Aku Sekali Lagi)

SECRET WIFE (Cintai Aku Sekali Lagi)
#Mencoba Bertahan


__ADS_3

Malam menjelang,namun..tak ada tanda-tanda Aksa kembali ke resort.


Nuha duduk di minibar dengan gelisah.Ponsel Aksa pun tak aktif.Tiba-tiba ponselnya berdering terlihat nama yang tertera di layar ponselnya.


📞Mira Calling..


"Mira.."gumam Nuha sahabat Nuha di masa sekolah.


"Assalamualaikum Mir.." salam terdengar dari bibir Nuha.


"Wa'alaikumsalam Tik,apa kabar kamu,sudah lama nggak ada kabar berita,aku kangen," ucap Mira.


"Aku juga kangen Mir,aku pengen banget ketemu sama kamu, cerita sama kamu Mir, aku nggak tau harus bagaimana sekarang..hiks hiks" ucap Nuha dengan tangis pilu yang sudah dia bendung namun,kini tak sanggup lagi.


Entahlah mungkin karena dari kecil hanya Mira lah yang menjadi sahabat nya sampai Nuha bekerja dengan Aksa pun dia tak punya teman sebaya dengannya yang benar-benar dekat dengan nya.Apalagi di katakan sebagai sahabat pun tidak ada.


" Heiii..Tika kamu kenapa, apa yang terjadi,Tante Agni bilang kamu sudah menikah,apa benar kabar itu,sama siapa kamu menikah, sungguh aku mendengar kabar kamu sudah menikah. Apa yang terjadi sebenarnya?" tanya Mira memanggil nama sahabatnya itu dengan Tika panggilannya untuk Nuha .Mira memberondong Nuha dengan banyak pertanyaan.


" Sebenarnya.." Nuha mulai menceritakan segala yang terjadi padanya sampai dia harus menikah dengan Aksa ,dan dia pun menceritakan tentang apa yang terjadi semalam.


" Ya Allah Tika,nasib kamu gini amat sih,terus..apa yang mau kamu lakukan?" tanya Mira.


" Apa sebaiknya aku harus minta cerai Mir?" tanya Nuha dengan masih terisak.


" Tika,jangan berpikir untuk pisah dulu Tika.Cobalah untuk bertahan sebentar lagi.Kamu harus ingat, pernikahan kamu baru juga beberapa hari dan kalian pun belum saling mengenal secara dalam.Walaupun kamu asisten Aksa tentu ada hal yang terbatas yang kamu tahu selama ini kan,bersabarlah dulu apa kata orang nanti,walaupun memang pernikahan kamu pernikahan rahasia tapi,jangan sampai bercerai berai.Memanglah cerai itu solusi yang mungkin menyelesaikan masalah kamu sekarang namun, perceraian itu nggak di sarankan bahkan di benci Allah."ungkap Mira panjang lebar.


" Dia sudah merendahkan aku Mira,rasanya aku terjebak dalam pernikahan ini.Tapi,dia yang bilang aku yang jebak dia di pernikahan ini.Padahal dia yang sudah merenggut kehormatan aku." ucap Nuha


"Ini semua baru awal Tika ,siapa tahu Aksa akan berubah seiring waktu jika kalian selalu sama-sama dia akan berusaha lembut padamu.Bahkan mungkin mencintaimu dengan dalam."ucap Mira.


Kilatan kejadian yang terjadi mengingat kembali perlakuan kasar Aksa padanya terngiang di pikiran Nuha.Apalagi mengingat ucapan-ucapan Aksa yang membekas di hatinya.Rasanya dia tak pernah mendapatkan perlakuan kasar sebelumnya


"Rasanya aku nggak kuat Mir,aku ingin menyerah." ucap Nuha lirih.


" Aku tau ini nggak mudah,pasti ini berat tapi,cobalah bersabar.Tolong tetap bertahan Tika." ucap Mira entah mengapa Mira merasa Nuha harus memastikan keadaan Nuha beberapa bulan ini.


"Entahlah Mira,aku bingung."ucap Nuha.

__ADS_1


" Apakah dia melakukan kekerasan?" tanya Mira.


"Mungkin di bilang begitu ,karena dia sudah memaksaku untuk melakukan hubungan.Apa itu termasuk kekerasan?" tanya Nuha


" Dia paksa kamu?" tanya Mira


"Bisa dibilang begitu." jawab Nuha


" Kalau begitu ,kamu bisa lakukan visum dan itu akan menjadi alasan juga jika kamu ingin pisah dengan dia.Itupun kalau kamu sudah benar-benar menyerah Tika." ucap Mira dengan menghela nafas berat.


" Thanks Mir,nanti aku kabari kamu lagi yah, rasanya kepalaku sangat pening,aku ingin istirahat ." ucap Nuha


" Ya sudah, istirahat lah.Sampai ketemu yaa,jaga diri baik-baik..bye.." ucap Mira menutup percakapan mereka.


.


.


Ditempat lain,di tempat dimana seorang Aksa duduk menyendiri.Pikirannya saat ini teramat kacau.Dia pergi ke Bali hanya untuk Catrine namun,semua berantakan karena Catrine harus flight ke beberapa kota karena ada beberapa projects dari management nya.


Drrrrrttt Drrrttt


" Assalamualaikum ma" ucap Aksa


" Wa'alaikumsalam nak,lagi apa nak?" tanya sang mama.


"Tiduran." jawab Aksa memang saat ini sedang terbaring diatas tempat tidur di sebuah kamar hotel di Bali.


" Mama ganggu kamu yaa,sorry..habisnya mama penasaran sama pengantin baru mama..hehe.." ucap sang mama dengan nada sedikit tak enak hati.


" Nggak ganggu sama sekali mah,ada apa mah?" tanya Aksa.


" Kamu masih lama di Bali kan?" tanya Mama Mala


" Kayaknya besok aku akan balik lagi ke Jakarta mah." ucap Aksa jujur dengan niatan untuk kembali ke Jakarta.


" Lho kenapa,apa ada masalah?" tanya Mama Mala merasa aneh.

__ADS_1


" Nggak apa - apa cuma Nuha tadi bilang, kalau kayaknya Minggu depan aku mulai sibuk lagi.Terus kita kan niatnya mau tinggal di rumah aku yang baru mah.Jadi,pasti nya kita perlu siap-siap juga mengemas barang-barang kita." terang Aksa.


" Kenapa pindah sih,kenapa kalian nggak tinggal di rumah besar saja.Biar mama punya temen ngobrol kan," ucap Mama Mala


" Mah,Aksa sekarang kan sudah menikah,Aksa ingin mandiri bersama istri Aksa Mah,pasti mama tahu kan artinya," ucap Aksa


"Ya sudah tapi, kamu harus baik-baik sama Nuha yaa..jangan sakiti hati dia." ucap Mama Mala


" Emang Aksa mau ngapain mah,sudahlah mama nggak perlu khawatir,sudah dulu ya mah..Aksa lelah , sudah malam juga..bye mah.." ucap Aksa


" Bye." jawab sang mama dan akhirnya panggilan itu pun berakhir.


.


.


Pagi menjelang Aksa masuk ke dalam resort dan terlihat Nuha yang sedang menata hidangan untuk sarapan.


" Mas,kamu sudah pulang.Kamu dari mana?" tanya Nuha dengan wajah khawatir.


" Berisik,nggak usah lebay .Aku bukan anak kecil." jawab Aksa dengan sinis.


" Bukan begitu mas,aku cuma khawatir takut kamu kenapa-kenapa." ucap Nuha.


" Sudahlah..kita sarapan, hari ini kita balik ke Jakarta." ucap Aksa dengan mendudukkan tubuhnya di kursi meja makan.


" Hari ini,kenapa, apa ada yang mendesak?" tanya Nuha.


" Nggak ada ,cuma kita harus balik. Disini pun ngapain,nggak ada yang kita lakukan disini." ucap Aksa.


" Baiklah,mas sudah booking tiket belum?" tanya Nuha


" Urusin kamu lah,biasanya kan juga kamu." ucap Aksa dengan entengnya.


"Baiklah." jawab Nuha pasrah.Nuha hanya bisa membuang nafas nya dengan kasar.


Memang benar mereka tidak ada kerjaan di Bali buat apa,lagian mereka mau honey moon pun nggak mungkin karena mereka bukan pengantin pada umumnya.Selesai sarapan Nuha memesan tiket setelahnya dia packing semua keperluan mereka berdua.Jam empat sore mereka pun flight kembali ke Jakarta.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2