SECRET WIFE (Cintai Aku Sekali Lagi)

SECRET WIFE (Cintai Aku Sekali Lagi)
#Sah Untuk Kedua Kali.


__ADS_3

Aksa dan Mario saling pandang melihat makanan yang ada di depan matanya dan menelan silvanya dengan sangat sulit karena mengingat mereka tak pernah makan dengan cara yang saat ini ada di depan matanya.


"Ayok makan,baca doa dulu..."ucap kakek Nuha.


Mereka pun akhirnya berdoa bersama dan memulai menyantap makanan yang ada di atas daun pisang dengan berbagai macam lauk.Kedua laki-laki yang berasal dari beda kasta itu pun melihat semuanya makan pakai tangan akhirnya mereka mencoba mengikuti apa yang di lakukan keluarga itu.


Makan dengan cara berbeda dengan hidangan yang belum pernah mereka nikmati.Saat suapan pertama membuat mereka menghayati apa yang mereka makan saat ini.


"Gimana?" tanya Nuha lirih pada Aksa.


"Aman sayang .."bisik Aksa pada Nuha.


"Ehemmm.."suara deheman kakek Nuha pun akhirnya membuat kedua orang yang sempat bisik-bisik tadi pun akhirnya memilih fokus dengan hidangan malam mereka.


Aksa dan Mario sangat menikmati menu yang disajikan dengan begitu sangat puas dan kenyang tentunya.


"Gimana,enak makan pake ikan asin?"tanya kakek Nuha pada kedua pria itu.


"Enak kek,ini pertama kalinya Aksa makan,enak banget apalagi pake sambel lalapan weehhh...buat Aksa pengen lagi ngerasain katak gini."ucap Aksa dengan jujur.


"Itulah lauk yang biasa Nuha makan dulu, kami bukan orang kaya seperti kalian yang setiap hari bisa makan daging.Kami hanya bisa makan daging cuma setahun dua kali itupun kalau lebaran."ungkap Kakek Nuha.


Aksa menatap Nuha yang sedang membersihkan Rafa yang belepotan karena bocah itu ingin makan sendiri tanpa mau di suapi.


"Sekarang saya hanya bisa menyerahkan kebahagiaan cucu saya pada dirinya sendiri,kakek nggak bisa terus berada di samping dia.Kakek sudah tua.Kalau kamu serius bawa keluarga kamu untuk meminta Nuha dengan adab yang baik.Tidak seperti dulu kamu curi cucu ku dan kamu sia-sia kan dia dengan seenaknya.Jika nanti saya temui hal yang sama,say pastikan kamu nggak akan ada lagi kesempatan untuk bersama cucu saya lagi."ucap Kakek Nuha dengan wajah serius.


"Terimakasih kek,Aksa janji akan selalu mengingat pesan kakek.Selalu membahagiakan Nuha dan anak kami."ucap Aksa dengan mata yang sudah berkaca-kaca.


"Saya lakukan ini karena Nuha dan Rafa,hanya ada satu kesempatan untuk kamu memperbaiki diri kamu nggak lebih."ucap Kakek Nuha


"Baik kek,Aksa akan bilang sama papa juga mama untuk datang ke sini."ucap Aksa dengan keyakinan nya.


.


.


.

__ADS_1


Seminggu berlalu Aksa dengan membawa kedua orang tuanya menemui keluarga Nuha dan mengutarakan keinginannya untuk mempersunting Nuha kembali dan niat baik Aksa di terima oleh Kakek Nuha dengan baik dengan syarat mereka tidak menyakiti hati Nuha kembali.


Pernikahan sudah di putuskan akan di laksanakan dikampung halamana Nuha di Bandung.Aksa pun menyetujui permintaan Nuha karena memang mereka menghargai keputusan kakek Nuha.


.


.


.


Hari ini Nuha, Rafa serta Mira dan Nisa berangkat ke Bandung saat sore hari sampai Bandung tepat jam sembilan malam.Mereka di sambut oleh sanak saudara yang ada di kampung halaman Nuha.Kakek dan Nenek Nuha yang terlihat bahagia bersama Rafa yang selalu ingin banyak tahu.


Si bagian belakang rumah sudah ramai dengan para saudara yang sedang menyiapkan keperluan untuk acara.Walaupun di bilang sederhana namun,ini pertama kalinya Kakek Harun nama kakek Nuha menikahkan anak nya di kampung mereka.


Kakek Harun yang terkenal baik dan bijaksana membuat para tetangga pun sangat menghormati Kakek Harun.


"Wahhh..ini yang namanya Nuha,cantik sih..kamu janda berapa tahun Nuha?"tanya salah satu saudara Nuha yang membantu memasak disana.


"Kenapa kamu kepo sama ponakan aku sih,mau janda mau perawan ,mau kayak aku perawan tua nggak masalah,selama nggak ngerepotin kamu Neng.."ucap Tante Agni yang langsung menyambar menjawab pertanyaan julid saudaranya.


"Yah rempong banget kalau gitu..."ucap Agni menatap sinis saudaranya


"Sudah Nuha,sana kamu istirahat..Rafa minta susu tadi."ucap Agni dengan melirik kearah saudaranya dengan sinis.


Agni dengan tegas mengatakan jika dia tidak suka dengan sikap saudaranya yang nyinyir pada Nuha, padahal mereka nggak tahu kalau tiap bulan mereka menerima sumbangan dari hasil kerja Nuha selama ini.


.


.


Nuha masuk ke kamarnya.Saat masuk dia kaget dengan banyak hiasan khas kamar pengantin.


"Gimana,baguskan hasil karya tante." ucap tante Agni dengan pedenya


"Ya Allah tante,kenapa harus di hias begini sih..aku ini bukan pengantin baru kebanyakan.Aku kan pengantin baru stok lama."ujar Nuha.


"Tapi, tetep saja kamu itu masih sempit pasti Tik, hehehehe.."goda tante Agni.

__ADS_1


"Tante...!!" seru Nuha dengan mencebikkan bibirnya.


"Sudahlah Nuha,mendingan kamu sekarang nikmati saat-saat yang mendebarkan."ucap Tante Agni.


Benar kata tante Agni dia memang merasa saat ini sangat deg-degan karena acara besok.Nuha pun melakukan sholat Istikharah untuk menetapkan hati dan mencoba untuk membuat dirinya lebih tenang dan meminta kelancaran proses yang akan dia jalani.


.


.


.


Malam kian larut dan kini berganti dengan pagi yang terasa menyejukkan .Ada dua hati yang hari ini sangat gugup dengan proses yang akan mereka lakukan.Sisi lain ada seorang laki-laki yang tak sabar ingin menghalalkan kembali bidadari kesayangannya.


Rafa si bocah menggemaskan sudah siap dengan baju Koko Pakistan dengan warna putih dengan motif yang membuat dirinya terlihat menawan di mata ibu-ibu.


Sedangkan di kamar dimana Nuha sedang berdiam diri dan memandang baju yang di gantung tampak begitu indah walaupun begitu sederhana.Baju pengantin impiannya.Baju yang dianggap biasa bagi seorang keluarga Sadler.


"Ya Allah Nuha,kenapa kamu masih belum siap..rombongan Aksa sudah datang lho.."ucap Tante Agni yang datang melihat ponakannya yang masih belum siap sama sekali.


"Tante Nuha...


"Jangan main-main Nuha,semuanya sudah siap tinggal tunggu kamu."ucap Agni dengan tegas.


"Kenapa Tante?"tanya Mira yang tiba-tiba muncul.


"Ini teman kamu, belum ganti baju.."ucap Agni .


"Nuha, apalagi yang kamu ragukan..kamu lihat Rafa dia terlihat bahagia melihat bajunya yang sama kayak bapak moyangnya.Dia ingin kalian selalu sama-sama.Apalagi yang kamu pikirkan?"


Ucapan Mira membuat Nuha pun melihat kearah Mira.Dengan perlahan dia melangkah kearah dimana bajunya berada.


"Bantu aku dandan Mir.."ucap Nuha


Dengan secepat kilat Mira memoles wajah Nuha dengan riasan wajah yang terlihat natural.Di luar sana terdengar kata "SAH" membuat hati Nuha bergetar hebat.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2