
Pagi ini sesuai dengan rencana Aksa melakukan pemotretan dan syuting untuk sebuah Iklan.Hari ini adalah syuting nya dan besok foto shoot untuk promosi.
"Mas Aksa ini konstannya untuk syuting hari ini."ucap salah satu crew wadrop yang bertugas untuk menyiapkan kostum untuk para model.
"Hemm.."ucap Aksa dengan masih sibuk dengan ponselnya.
"Sebaiknya kita ganti dulu mas."ucap crew tersebut.
Brakkk..
Aksa mendengar ucapan crew tersebut langsung naik angin dan menggebrak meja karena kesal.
"Lo bisa lihat gue lagi ngapain,satu lagi yang Lo harus tahu..tugas Lo cuma siapin kostum bukan untuk membantu gue ganti baju,ngeti !!" semprot Aksa merasa geram dengan crew yang berusaha untuk memberikan service plus padanya.
"Ma_maaf ma...
"Ada apa ini?" tanya Nuha saat masuk ke barak tempat Aksa beristirahat.
"Kamu dari mana sih,lama banget !!"ucap Aksa dengan wajah yang masih emosi.
"Aku cuma ke pantry buatin kamu kopi,kamu kan nggak mau buatan yang lain.Sebenarnya ada apa?"tanya Nuha bingung
"Ini,bantu aku ganti baju."ucap Aksa dengan merebut kostum yang ada di tangan crew wadrop.
"Astaga,kenapa kamu nggak ganti sendiri sih..," ucap Nuha dengan wajah kesal.
" Nggak mau,kamu...
" Iyaaa..oke,aku bantu kamu ganti,puas ?!" ucap Nuha mencebikkan bibirnya.
"Lo nunggu apalagi,udah sana..!!" bentak Aksa pada crew yang masih stay di dalam barak itu.
"Ma_maaf,saya permisi."ucap crew tersebut dengan wajah yang terlihat sangat kecewa dengan penolakan Aksa.
Setelah melihat crew tersebut sudah keluar dari barak tersebut,Nuha memandang wajah Aksa dengan tajam.
Melihat tatapan menyeramkan istrinya,Aksa sedikit salah tingkah."Ada apa?"tanya Aksa dengan wajah yang terlihat canggung.
__ADS_1
" Ada apa,kenapa kamu bentak dia.Kalaupun nggak suka,bisa nggak jangan bentak-bentak orang.Mereka punya perasaan mas,kamu juga masih butuh tenaga bantuan mereka kan," ucap Nuha dengan mulai bergerak membuka kemeja suaminya.
"Iyaa cerewet ," ucap Aksa dengan mencubit gemas pipi Nuha.
" Iihh..sakit tau?!" pekik Nuha dengan mengusap usap pipinya.
" Masa sih,sini aku sembuhin dengan satu cium*n pasti sembuh."goda Aksa.
" Eehh..sudah bisa godain aku nih," ledek Nuha balik.
" Nggak suka di godain suami sendiri?" tanya Aksa iseng.
" Suami, perasaan dari awal kita menikah sampai kemarin kamu nggak pernah ngakuin aku istri kamu ," sindir Nuha
Tangan Nuha dengan terampil melucuti pakaian suami nya dan juga membantunya untuk mengganti pakaiannya.
"Ya sudah,dari sekarang boleh kan..kita berusaha untuk saling mengenal?"tanya Aksa tiba-tiba.
Mendengar pertanyaan Aksa,Nuha menghentikan gerakan tangan nya ."Hah,kamu yakin..?"tanya Nuha balik.
" Kita cobalah." ucap Aksa dengan senyuman manisnya mengarah pada istrinya.
"Heii..heii..Nuha !!" seru Aksa menyadarkan lamunan Nuha.
"I_iya sorry." ucap Nuha dengan wajah yang bersemu merah.
Aksa menggenggam tangan Nuha menghentikan tangan Nuha yang sedang mengancingkan baju Aksa.
Deg...
Jantung Nuha dan Aksa saat ini terpacu dengan cepat .Akal waras Aksa pun mulai menipis .Entah ada apa dengan diri Aksa saat ini.Seperti nya dia merasakan satu dorongan yang mendorong dirinya untuk berbuat demikian pada istrinya.
Aksa pun menangkap sesuatu dalam diri Nuha,rasanya dia ingin sekali menggoda istrinya itu.Wajah polos tanpa make up berlebihan membuat kesan alami yang tercipta dari wajah cantik Nuha.Aks yang melihat itu pun sempat terpesona dengan wajah alami Nuha.
Tangan Aksa yang satu memegang dagu Nuha dan menaikkan wajah Nuha yang tertunduk menyembunyikan guratan yang bersemu merah di wajah Nuha.Dorongan untuk berbuat lebih jauh pun makin kencang di hati dan pikiran Aksa.
Aksa mengikis jarak antara dirinya dengan Nuha.Wajahnya kian mendekat tepat di hadapan wajah Nuha.Melihat perlakuan Aksa padanya membuat Nuha dengan reflek memejamkan matanya saat menyadari bibir mereka sedikit lagi saling bersentuhan.
__ADS_1
"Aksa..!!"seru seseorang dari luar barak.
Mendengar seruan itu pun membuat Nuha membuka matanya kembali dan Aksa dengan cepat menjauhkan dirinya dari Nuha.Seketika kecanggungan melanda kedua insan yang berstatus suami istri itu.
"Aksa !!" seruan kembali lagi terdengar.
Karena memang barak itu tertutup rapat pastinya mereka tau kalau si empunya sedang bersiap ganti dengan kostum.
"Iya sebentar." ucap Nuha dengan sedikit memekik.
" Ka_kamu keluar duluan,aku bisa memasang kancing baju ku kok."ucap Aksa dengan sedikit berusaha mengikis kecanggungan diantara mereka.
" Baiklah,aku tunggu di luar.Jangan lama-lama tau," ucap Nuha
"Iyaa.."jawab Aksa dengan mengusap tengkuknya untuk menghilangkan rasa canggung.
Nuha pun akhirnya keluar dari barak dan Aksa seketika membuang nafasnya dengan perasaan lega.
Aneh memang,kenapa saat ini dirinya terasa sangat canggung dengan Nuha.Padahal mereka seringkali berinteraksi dengan intens sebelum kejadian malam itu terjadi.
Bahkan Aksa baru sadar jika wajah istrinya pun cantik tanpa polesan make up tebal.Wajah alami Nuha kini terngiang dalam benak Aksa.Sesaat kemudian dia teringat sesuatu dan langsung menyambar sweeter nya dan melangkah keluar.
Saat keluar dari barak Aksa langsung mengedarkan pandangannya ke berbagai penjuru.Aksa melangkah lebar ke lokasi tempat dimana dia akan melakukan syuting.Di tempat itulah dia melihat Nuha yang sedang sibuk berbincang dengan beberapa crew perempuan dan juga ada crew laki-laki.
Senyuman Nuha yang terlihat mempesona membuat Aksa geram.Dengan cepat dia melangkah mendekati istrinya itu dan menarik lengan Nuha sedikit menjauh dari tempat dimana Nuha berkumpul.
"Eehhh..ehhhh,ada apa ini?"tanya Nuha saat Aksa menarik lengan tangannya dengan tiba-tiba.
"Pakai ini,lihat pakaian kamu.Apa kamu sengaja buat mata para lelaki mata keranjang natap tubuh kamu itu?!" ucap Aksa dengan. ketus.
" Maaf tadi, sweeter aku kena kopi di pantry jadi nya kotor dan aku ingat aku pakai baju ini,jadinya aku pake ini aja karena mana mungkin aku pake baju basah kotor lagi."ucap Nuha dengan memberikan alasan.
"Pakai sweeter ini,jangan dilepas aku nggak rela tubuh kamu itu dilihat selain aku..ngerti," ucap Aksa dengan memberikan kecupan manis di pucuk kepala Nuha.
Cup..
__ADS_1
Kecupan yang tak singkat itu dirasakan oleh Nuha.Bagaikan disiram air , tiba-tiba hatinya merasakan kesejukan yang teramat sangat mengejutkan Nuha.Kecupan beberapa detik itupun berakhir dan Aksa membelai lembut pipi Nuha yang terasa panas seketika.Kini mata mereka saling pandang dan tersenyum satu sama lain dengan begitu manisnya.
Bersambung.