SECRET WIFE (Cintai Aku Sekali Lagi)

SECRET WIFE (Cintai Aku Sekali Lagi)
#Rafandra Arrazi


__ADS_3

Sesuai dengan permintaan Nuha,Aksa tak memberatkan gugatan cerai Nuha untuknya dan setelah beberapa kali sidang maka sidang putusan yang di layangkan oleh penggugat di kabulkan dengan segala bukti yang cukup. Maka pengadilan agama negeri pun mengabulkan cerai talak yang di ajukan Nuha untuk Aksa.


Kini pasangan itu pun resmi bercerai dan Nuha yang tidak menuntut apapun dari Aksa dengan kerelaan Aksa memberikan tunjangan selama pernikahan mereka dengan nominal yang lumayan besar.


Tiga Tahun Kemudian .....


Lombok....


"Rafaa !!" seru seorang perempuan cantik memanggil nama seseorang.


"Iya bunda," jawabnya memandang perempuan cantik itu melangkah mendekati dirinya.


"Maaf bunda telat jemput Rafa,tadi resort ramai jadi harus bantu aunty Mira buat siapin semuanya."ucap perempuan itu.


Perempuan cantik itu adalah Nuha Artika seorang ibu muda dari bocah menggemaskan bernama Rafandra Arrazi.Semenjak dia memutuskan untuk bercerai dengan Aksa suaminya Nuha pergi dari Jakarta pindah tinggal di pulau Lombok dan bekerja di resort milik keluarga Mario bersama Mira sahabatnya.


Hingga dua minggu setelah sampai di Lombok dia pingsan dan di bawa ke Dokter dan di nyatakan hamil delapan minggu.Sungguh Nuha sangat bahagia karena ada sesuatu yang tubuh di rahimnya yaitu benih dari laki-laki yang selalu menyakiti hatinya dari awal pernikahan.Namun,tak dapat di pungkiri benih cinta telah tumbuh di hati Nuha.Dia bersyukur benih itu tumbuh di dalam pernikahan nya walaupun dia masih dalam proses perceraian saat itu.


Mario dan Mira memberikan pilihan untuk mengungkapkan semuanya pada Aksa namun,Nuha tak mau memaksa Aksa untuk tetap bersamanya apalagi terpaksa menerima dia juga calon anaknya.Biarkan saja Nuha hanya hidup berdua dengan putranya yang punya paras yang sangat mirip dengan Aksa.


Bocah tiga tahun kurang itu tumbuh menjadi anak yang cerdas dan juga sangat menggemaskan.Apalagi dia yang pandai bicara dengan lancar di usianya baru akan menginjak tiga tahun.


"Nggak papa bun,Rafa juga nggak sendiri ada Miss Selena yang temenin aku."jawab si bocah menggemaskan itu.



"Oke sekarang pamit sama Miss Selena,kita pulang." ucap Nuha pada sang putra.


"Miss terimakasih sudah mau temani Rafa buat nunggu bunda."ucap Rafa dengan mengulurkan tangannya untuk salim pada Selena.


"Sama-sama sayang, hati-hati di jalan.Sampe ketemu besok.."ucap Selena sebagai salah satu pembimbing taman bermain tersebut.


"Terimakasih Miss Selena mau menemani anak saya."ucap Nuha pada wanita yang mungkin seumuran dengannya.


"Tidak masalah bunda Rafa,anak bunda sangat menggemaskan saya jadi suka berlama-lama dengan dia."ucap Selena dengan wajah cerianya.


"Kalau begitu kami pamit Miss, Assalamualaikum."ucap Nuha pada Selena.


Nuha dan Rafa akhirnya meninggalkan taman bermain tersebut.


Nuha membawa Rafa ke resort tempat dia bekerja selama ini.Mario benar-benar mempercayakan semuanya pada Nuha dan Mira untuk mengelolanya dan dalam jangka kurang dari tiga tahun resort tersebut berkembang pesat.

__ADS_1


"Aunty Mira..!!" seru Rafa saat melihat sosok aunty kesayangan nya itu.


"Haii..jagoan aunty,sudah pulang sekolah nya,gimana hari ini..happy?" tanya Mira dengan mengangkat tubuh bocah menggemaskan itu.


"Happy..!!" jawab Rafa dengan wajah bahagia nya.


"Turunin Rafa Mira,dia sudah makin berat.."ujar Nuha pada sahabatnya.


"Walaupun makin berat,buat aku dia ini kayak masih bayi..tapi, kenapa kamu cepet banget besar sih.." keluh Mira mendekap erat tubuh bocah itu.


"Kan bunda kasih Rafa makan banyak banyak aunty,jadi Rafa tambat gede.." ujar bocah itu dengan gerakan tangan yang membuat kedua perempuan itu bergelak karena tingkah Rafa yang selalu buat mereka geleng-geleng kepala.


"Sekarang,Rafa ikut bunda.Kita bersih-bersih dan makan siang lalu bobo siang yaa.." ucap Nuha mengulurkan tangannya pada putranya.


Nuha dan Mira memang menempati satu resort.Karena memang tidak mungkin mereka jauh-jauh tinggal dari resort.Untuk efisiensi waktu dan juga biaya hidup.


Sehabis membersihkan diri Rafa ,Nuha dengan telaten menyiapkan makan siang untuk putranya.Rafa adalah balita yang mandiri di umur nya yang baru tiga tahun pun dia sudah diajarkan untuk makan sendiri.Nuha hanya mendampingi bocah itu,lagipun Rafa anak yang tak susah diatur dan sangat menyenangkan.


"Yeeayy..sudah habis bunda." seru Rafa membuat lamunan Nuha buyar seketika.


"Alhamdulillah,minum dulu air putihnya.Bunda cuci ini dulu,sekarang Rafa kekamar dulu."perintah Nuha.


Setelah selesai membersihkan bekas makan Rafa,Nuha masuk kamarnya dan melihat Rafa yang sedang meningkat film kesukaan nya.


" Bunda sini.." ucap Rafa dengan melambaikan tangannya pada Nuha.


"Wah,ada yang mau dimanja yaa.." goda Nuha dan segera dia naik ke tempat tidur dan mendekap tubuh putranya.


Terlihat wajah Rafa berubah sendu.


"Rafa kenapa,kok kayak sedih gitu?" tanya Nuha memancing Rafa untuk bicara.


"Bunda sebenarnya papa Rafa kemana sih?"


Deg


Hati ibu mana yang tak sedih saat putranya yang dia kandung dan dia lahirkan dengan taruhan nyawa dan merawatnya dengan sepenuh hati kini tiba-tiba menanyakan sosok papanya.


"Papa Rafa lagi pergi jauh,karena papa Rafa harus cari uang buat Rafa beli mainan,buat sekolah Rafa.Jadi,papa belum bisa pulang sayang.." jawab Nuha dengan menahan laju air matanya


" Papa memang nggak kangen sama Rafa mah?" tanya Rafa lagi.

__ADS_1


"Pastinya papa kangen sama Rafa,tapi..papa belum bisa pulang."ujar Nuha dengan membelai lembut rambut putranya.


" Papa naik pesawat yaa..?" tanya Rafa lagi.


" Iya ,sekarang Rafa Bobi siang dulu yaa..suatu hari papa Rafa akan pulang kok."ujar Nuha membesarkan hati sang putra.


"Rafa mau berdoa sama Allah supaya papa Rafa cepet pulang,karena kangen sama papa Rafa mah.." ucap Rafa dengan mendekap tubuh sang bunda.


"Iya ,kita berdoa supaya papa Rafa cepet pulang ya nak.." ucap Nuha dengan air mata yang tiba-tiba mengalir menetes dari matanya.


Ditempat lain seorang pria menarik kopernya dengan seragam kerja nya keluar dari bandara.


" Kapten Aksa !!" seru seorang wanita berseragam pramugari.


Orang yang di panggil namanya sontak menoleh pada asal suara.


"Ada apa?" tanya Aksa dengan nada datarnya.


"Kapten flight kemana besok?" tanya wanita itu.


" Kenapa memang,maaf jemputan saya sudah datang.Saya permisi." ucap Aksa dengan menyeret kopernya.


"Selamat datang tuan muda."ucap Udin sopir pribadi sang papa.


"Mang Udin kayak saya dari mana saja."ujar Aksa dengan senyuman tipisnya


Aksa masuk ke dalam mobilnya dan melaju perlahan meninggalkan area bandara.


" Gimana kabar mang Udin?" tanya Aksa membuka percakapan dengan sang supir.


" Alhamdulillah tuan,kami semua sehat cuma kalau nyonya kayaknya merasa kesepian apalagi tuan muda yang sering dinas keluar negri."ucap mang Udin.


" Hahh..kan sudah tugas saya mang." jawab Aksa dengan entengnya.


" Tugas apa melarikan diri tuan,maaf nih..mamang ngomong gini karena memang sekarang tuan muda sudah beda nggak kayak dulu."ucap mang Udin.


"Nggak mungkin saya akan kayak dulu mang,sikap saya yang dulu buat istri saya pergi sampai sekarang pun saya belum bisa menemukan dia. Padahal niat saya untuk menjalankan profesi saya yang jadi pilot itu adalah cara saya untuk mencari keberadaan dia si berbagai negara. atau daerah." jelas Aksa.


Aksa semenjak berpisah dengan Nuha sangatlah terpuruk dan hanya bisa mengurung diri di kamarnya.Apalagi empat bulan pertama Aksa yang tak bisa berbuat apa-apa sampai dia di rawat dirumah sakit berkali kali.Setahun tak membuahkan hasil dari pencarian Nuha akhirnya dia memutuskan untuk bergabung dengan perusahaan penebangan Keluarga nya menjadi seorang pilot dengan tujuan untuk mencari Nuha.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2