SECRET WIFE (Cintai Aku Sekali Lagi)

SECRET WIFE (Cintai Aku Sekali Lagi)
#Bersikap Tidak Saling Kenal


__ADS_3

"Kenapa sih kamu,kenapa kamu muncul lagi Aksa.Kamu benci sama kamu sangat sangat benci..hiks hiks hiks.." ucap Nuha dengan tangis yang tidak lagi tertahan oleh dirinya.


Hatinya merasa sakit jika mengigat dimana Aksa memperlakukan dia dengan kasar.


"Maaf...maaf ...maafin aku,maafin aku yang bod*h ini,suami yang jauh dari kata baik,suami yang dzolim,suami yang breng*ek.maafin semua kesalahanku,aku menyesal Nuha...hiks hiks hiks.."


"Aksa lepasin jangan begini,Aksa kita sudah selesai !!"


Ucapan Nuha menyadarkan Aksa dan dengan perlahan dia melepaskan pelukan nya.


"Maaf,aku nggak bisa mengendalikan diri.Aku dengan tulus dan juga sadar,aku minta maaf sama kamu Nuha..atas semua kesalahan aku dulu."ucap Aksa lagi dengan memegang bahu Nuha.


Terlihat Nuha meneteskan air matanya.Tak tahan dengan rasa sakit itu kembali,dia mengingat kembali dimana Aksa pernah membuat dirinya sangat kacau dan sempat menjadi trauma setelah setahun lalu dinyatakan sembuh.


"Kamu tahu,susah payah untuk membuat diriku sembuh dari rasa trauma yang disebabkan perlakuan dirimu,terus kamu sekarang dengan minta maaf saja,memohon maaf dariku, untukmu selesai?"


Mendengar jawaban Nuha tentu Aksa merasa terkejut apalagi dia tak pernah menyangka jika perbuatan nya menjadikan Nuha trauma.Separah dan sekejam itukah dirinya.


"Lalu bagaimana cara nya aku menebus kesalahanku agar kamu bisa memanfaatkan aku,"


"Lupakan kita pernah saling kenal dan lupakan aku pernah ada di hidupmu.Kalaupun kita ketemu anggap kita tak kenal gimana,hemmm ,"


Aksa dengan wajah yang berubah datar dan menatap sembarangan arah dan langsung menatap Nuha.


"Baiklah jika itu yang kamu mau,aku akan melakukan apa yang kamu inginkan.Jika itu yang terbaik untuk kamu dan tak membenciku lagi dan juga memaafkan ku aku terima keinginan kamu.Aku bersyukur karena sudah di berikan kesempatan untuk bertemu lagi dengan mu dan meminta maaf langsung padamu.Terimakasih buat waktu kamu yang berharga ini untuk sekedar mendengar suara ku yang mungkin tidak akan pernah bisa bertegur sapa lagi dengan mu.Sekali lagi maaf buat kamu sakit hati ,buat kamu trauma bahkan mungkin tak bisa lagi memafkan orang yang penuh dengan dosa besar seperti aku,"


Setelah mengatakan hal itu panjang lebar Aksa melangkah meninggalkan Nuha yang kini terpaku melihat kepergian Aksa.


.


.

__ADS_1


" Mir,balik." ucap Nuha tanpa melihat sekeliling nya.


"I_iya, thank's yaa...bye !!" ucap Mira langsung berlari menyusul Nuha yang melangkah pergi dulu


"Kenapa mantan bini Lo gitu Sa?" tanya Brian pada Aksa yang baru turun dari lantai atas.


"Nggak papa,dia buru-buru pengen pulang,capek kerja kan." ucap Aksa dan mendudukkan tubuhnya di salah satu kursi di dekat Ikhsan.


flashback On.


Setelah selesai mengucapkan kata-kata yang diucapkan Aksa melangkah pergi dan bukan benar-benar pergi,dia hanya ingin sedikit menjauh dari Nuha.Setelah Aksa pergi terlihat Nuha menangis.


"Hiks..hiks ...aku benci,benci kamu Aksa sangat benci !!"


"Hati ku sakit, mengingat kebeja*an kamu dulu..hiks.. hiks."


Ucapan Nuha tentu membuat Aksa merasa hatinya teriris apalagi melihat Nuha yang menangis,dulu dia tak peduli dengan tangisan Nuha namun sekarang dia juga sakit melihat Nuha yang menangis karena dirinya.


Flashback off


.


.


.


"Nisa,Nis...tolong kamu packing baju kamu,besok kita ke Jakarta pagi-pagi."ucap Nuha saat masuk ke dalam kamar Rafa.


"Tik, maksudnya apa..kamu tiba-tiba mau berangkat ke Jakarta besok.Kita keJepang itu dua hari lagi lho.." ucap Mira bingung dengan sikap Nuha.


"Terserah kamu Mir,kamu mau ikut aku ke Jakarta besok pagi atau Jum'at kamu baru berangkat." ucap Nuha sambil memasukkan beberapa baju Rafa dan keperluan Rafa ke koper dibantu Nisa.

__ADS_1


Nisa tak tahu harus bilang apa,dia hanya ikut dengan apa yang di instruksikan padanya.


"Apa ini karena Aksa?" tanya Mira dengan tiba-tiba menebak apa yang terjadi sekarang setelah Nuha bertemu Aksa.


"Bisa nggak sih,nggak perlu sebut nama tuh orang." ucap Nuha dengan kesal.


"Jadi bener karena Aksa,kenapa sih..Lo harus kabur lagi.Dia kan disini sampai lusa,dia bakal pulang lah." ucap Mira


Nuha melirik ke arah Nisa yang sedang sibuk dengan menata kopernya.


"Kenapa kalau Nisa tahu, biar dia tahu..jadi dia juga bisa membuat Rafa aman."ucap Mira


"Maksudnya apa yah bu, Nisa jadi bingung sama apa yang kalian bicarakan.Tadi bahas mas Aksa ,Bu Tika dan sekarang Rafa, maksudnya apa,mungkin karena wajah mas Aksa yang agak mirip Rafa atau jangan-jangan apa yang ada di pikiran Nisa selama ini benar,kalau mas Aksa itu ayahnya Rafa,"


Nuha dan Mira memandang Nisa dan seperti menuntut penjelasan.


"Jadi gini bu,waktu pertama kali saat Nisa bilang Rafa sempat jatuh dan ada penghuni Resort sebelah yang nolong bahkan di bilang jagain Rafa hampir seharian,ngasih makan ,sampai nidurin Rafa itu mas Aksa lho.Ternyata ikatan batin mereka kuat juga yaa..Rafa aja nggak tantrum waktu disuruh makan brokoli sama mas Aksa." terang Nisa.


"Hahh..mungkin dia bujuk Rafa kayak dulu mama bujuk dia,makanya sifat Rafa juga mirip dia."ungkap Nuha dengan wajah yang terlihat malas mengomentari tentang Aksa.


"Kita beneran mau ke Jakarta besok?" tanya Mira mengalihkan pembicaraan


" Iya ,tiket sudah aku beli.Aku juga sudah bilang Mario.Dia setuju kalau kita kesana besok.Tapi, aku minta pada kalian jangan bilang aku ketemu Aksa.Karena setelah ini walaupun kita ketemu lagi kita akan jadi orang asing."ucap Nuha dan keluar kamar Rafa setelah selesai packing.


Mendengar jawaban Nuha sebenarnya Mira bingung dengan sikap Nuha.Apalagi setahu Aksa dan para sahabatnya Rafa anak Mira.


Dalam kamarnya Nuha menata baju-baju nya dalam Koper.Untung saja keperluan untuk ke Jepang sudah di siapkan tinggal di packing di koper.


Setelah dirasa cukup akhirnya Nuha merebahkan tubuhnya ke atas tempat tidur mencoba memejamkan matanya walau pun dirasa sulit karena mengingat saat dimana pelukan Aksa terasa nyata.Bagaimana pun dia bencinya masih ada rasa rindu dengan sentuhan lembut lelaki yang tak lain adalah ayah dari anaknya, Nuha sebagai wanita dewasa dan pernah merasakan kehangatan pastinya ada sedikit kerinduan untuk bermanja-manja bersama pasangan.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2