Sekar Arumi

Sekar Arumi
Bab kusus Pesan Cinta author Za


__ADS_3

----Lemah Lembut: Rahmat Tuhan---


“Fabimaa rahmatin minallahi linta lahum walau kunta fazh-zhan ghaliizhal qalbi laanfadh-dhuu min haulika faa’fu ‘anhum waastaghfir lahum wasyaawirhum fiil amri fa-idzaa ‘azamta fatawakkal ‘alallahi innallaha yuhibbul mutawakkiliin (Surat Ali Imran: 159)”

__ADS_1


Sifat lemah lembut bagian dari immortalitas jiwa. Salah satu jiwa kekal yang mengalami pra-eksistensi bersama ide-ide kebaikan lainnya. Kata Plato, ide-ide kebaikan yang sudah sejak dulu bersemanyam dalam artefak etika sebelum tubuh fisik bersentuhan dengan realitas dunia. Plato dalam Phaedonya menyebutkan bahwa immortalitas jiwa merupakan titisan intelegensi tertinggi dari Tuhan. Setiap jiwa manusia secara “dialektik” bisa naik mencapai intelegensi tertinggi dari Tuhan. Lemah lembut sebagai sifat-sifat Ketuhanan yang melekat pada jiwa manusia inilah yang telah menjadi alasan jiwa disebut immortal. Immortailtas Jiwa yang membuat manusia dapat mengenal dan menyerap sifat-sifat kebaikan dari Tuhan, termasuk sifat lemah lembut.


Hannah More, seorang moralis evangelis, sifat lemah lembut adalah hasil dari kebaikan yang dibangun oleh seseorang ketika selalu bersua dalam ibadah kepada Tuhan. Hal yang sulit dipraktekkan oleh seseorang manusia. Sebab sifat lemah lembut merupakan salah satu karunia yang diberikan Tuhan kepada seorang manusia. Cuman sayang, kata Hanna More, sebagian manusia termasuk diantara yang beragama kadang selalu menjauhkan diri dari perintah Tuhan. Sebagian manusia menurut Hanna More, “all desire the gifts of God, but they do not desire God (Semua menginginkan karunia Tuhan, tetapi mereka tidak menginginkan Tuhan)”. Artinya, jika seseorang tidak menginginkan Tuhan maka perilakunya akan sulit mempraktekkan sifat lemah lembut, apalagi ketika berhadapan dengan orang atau peristiwa yang tidak diharapkan oleh dirinya.

__ADS_1


Praktek fronesis merupakan upaya menjaga kebajikan intelektual tetap hidup dalam diri seorang manusia. Dengan tetap terjaganya kebajikan intelektual, maka sifat lemah lembut akan terjaga dalam diri seseorang saat menjalani kehidupan dengan pelbagai problematikanya. Bagi Lao Tzu, jika seseorang ingin mendapat kemenangan dari orang-orang rendah dan suka menyerang maka bertahanlah dalam kelemah-lembutan. Dalam hal ini, Richard Paul Evan menyebutkan bahwa terkadang bukan menunjukan kekuatan atau kekerasan, tetapi sikap lemah lembutlah yang mampu memecahkan cangkang yang paling keras."


Pema Chodron dalam “How to meditate”, tidak ada yang lebih penting di jalan spiritual selain mengembangkan sikap lemah lembut pada diri sendiri." Bahkan sabda Rasululloh, jauh-jauh hari telah mengisyaratkan bahwa jika seseorang ingin dikarunia hidupnya dengan mendapat cintai dari Alloh dan Rasul-Nya maka milikilah sifat lemah lembut (al-hilm) dan al’anah (sikap tenang dan hati-hati). Begitulah Muslim meriwayatkan sabda Rasulullah, “Sesungguhnya kamu mempunyai dua akhlak yang sangat dicintai Allah dan Rasul-Nya, yaitu sifat al-hilm dan al-anah.” Akhirnya sepakat dengan, Heather K. O'Hara dalam, “Axis, the Song in the Center of the Soul”, lakukan segala sesuatu dengan sikap lemah lembut, kebaikan, kesantunan dan rasa hormat. Begitulah cara para kekasih Tuhan yang telah dikarunia bergerak dalam menjalani pelbagai hidup dan dinamika kehidupan.

__ADS_1


Jika mengharap karunia Alloh, termasuk sifat lemah lembut, maka berharaplah juga kepada Alloh#orang yang lembut bukan berarti tidak memiliki kekuatan dan potensi untuk menghancurkan melalui sikap dan tindakan. Akan tetapi lebih bersifat mengendalikan diri agar tetap memiliki sifat menenangkan orang lain yang sedang dilanda emosi, kemarahan, kebimbangan, dan ktidaksadaran#catatan penting, lemah lembut yang diinspirasi oleh wahyu Tuhan dan kebajikan intelektual#bukanlah memliki sifat lemah lembut, yang perilaku kehidupannya menunjukkan kelemahan diri dihadapan para pengiat pleonexia#semoga the next dimampukan mengores pena tentang wasiat Ali Imran 159: Rahmat: Prerogatif Tuhan; Kasar dan Keras: Melemahkan Akal, Forgiveness: Sehat Jiwa, Musyawarah: Rangkulan Persaudaraan; Tawakal; Puncak Pengharapan#


__ADS_2