SEKRETARIS VS CEO

SEKRETARIS VS CEO
Menghindar


__ADS_3

...........


"Arghhh!!" kesal Alvarro. Mencoba menahan diri. Dia tidak ingin di salah pahami oleh Deon.


Alvarro melihat kue yang ada di piring nya. Tiba-tiba mendapatkan ide. Dengan cepat dirinya mengambil ponselnya dan mengirimkan pesan ke Aresha.


'Ganti kue nya..Saya tidak suka...!!' (Alvarro)


bbeepp


Pesan singkat masuk ke ponsel Aresha.


"Hahh..?? Itukan cheesecake kesukaan dia..!!" gumam Aresha ketika membaca pesan dari Bosnya.


'Baik Pak' (Aresha)


Dengan sedikit malas Aresha keluar menuju Cafe dan membeli Tiramisu.


Tok tok tok


"Permisi Pak..." seru Aresha dan membuka pintu. Terlihat Alvarro sedang sibuk menatap layar laptopnya.


"Hmmm..."gumam Alvarro singkat.


Aresha langsung mengganti kue milik Alvarro tanpa sepatah kata.


"Kalau begitu saya permisi Pak.." pamit Aresha.


"Tunggu...!!" seru Alvarro.


"Baik Pak..." jawab Aresha dengan wajah datar nya. Dia tidak ingin salah paham lagi atas kebaikan Alvarro. Dia cukup terlena akhir-akhir ini. Ternyata perubahan sikap Alvarro memang hanya karena dia mau menguras tenaganya makanya dia tidak rela kalau sampai dirinya mengundurkan diri.


"Kamu kenapa..?" tanya Alvarro to the point. Kalau dia tidak mendapatkan penjelasan dari Aresha, sudah dipastikan dirinya tidak akan berkonsentrasi untuk bekerja.


"Ya..?!" tanya balik Aresha.


"Kenapa semalam kamu langsung pulang begitu saja..?!" cerca Alvarro.


"Oh... itu karena saya sudah kelelahan dan ngantuk Pak.." kilah Aresha.


"Saya kan bisa mengantar kamu pulang...!" sambung Alvarro.


"Tidak perlu Pak.. Lagi pula bapak kan lagi sakit...!" balas Aresha.


"Kalau sudah tidak ada, saya izin keluar Pak.. saya mau siapkan meeting untuk siang ini..." sambung Aresha ingin menyudahi percakapan mereka.


"Ckk...!!" batin Alvarro kesal. Dia sangat ingin bertanya siapa yang kemarin mengantarnya pulang.

__ADS_1


"Hmm...!" jawab Alvarro kemudian melanjutkan pekerjaan nya.


Tiba di waktu siang. Aresha mengetuk pintu Alvarro.


Tok tok tok


"Permisi Pak...waktunya meeting.." ujar Aresha.


"Iya..." balas Alvarro. Kemudian Alvarro pun berdiri dari duduk nya menyusul Aresha.


Tap tap tap


"Habis meeting temanin saya makan siang ya..?" ujar Alvarro memecah keheningan.


"Maaf Pak.. saya ada janji makan siang dengan teman saya..." tolak Aresha.


Entah kenapa penolakan Aresha membuat sedikit kecewa.


Hari ini adalah meeting akhir bulan. Di mana semua Kepala Tim Divisi berkumpul termasuk Kepala Staff Utama yaitu Deon.


"Halo Aresha..." sapa Deon ke Aresha yang bersamaan masuk ke ruangan dengan Alvarro.


"Halo Pak Deon... " jawab Aresha sambil tersenyum.


Alvarro yang melihat Aresha tersenyum ke Deon menjadi sangat kesal. Dari pagi dirinya menunggu Aresha tersenyum kepada dirinya tapi tidak bisa. Hanya wajah datar dan cuek yang Aresha perlihatkan.


"Siang Pak Alvarro..." sapa Deon ke Alvarro. Di dalam perusahaan mereka berdua selalu menjaga formalitas di depan para staff yang lain.


"Siang.." jawab Alvarro singkat.


"Kesambet apa tuh orang...!!" batin Deon menggelengkan kepalanya.


Akhirnya meeting pun di mulai dengan Aresha sebagai pembicara awal dan Para Kepala Tim tiap divisi memberikan laporan bulanan mereka. Begitu pun dengan Deon.


Alvarro tiada hentinya marah dan meminta revisi kepada tiap divisi. Entah kenapa mood nya sangat buruk hari ini.


Semua Tim menghela nafas ketika meeting berakhir.


"Pak kalau begitu saya permisi..." pamit Aresha tepat meeting selesai.


Karena masih ada satu jam waktu istirahat. Aresha hanya beralasan agar tidak makan siang bersama dengan Alvarro.


"Hmm Ok..!!" jawab Alvarro singkat.


Deon pun berpamitan ke Alvarro kemudian berlari kecil menghampiri Aresha. Dan menepuk pelan punggung Aresha.


"Mau kemana..?"

__ADS_1


"Eh Pak Deon.." seru Aresha terkejut karena pikiran nya tidak lagi pada tempatnya.


Tanpa Aresha dan Deon sadari. Ternyata Alvarro memperhatikan mereka berdua.


"Mau kemana ??!" tanya Deon lagi karena belum di jawab oleh Aresha.


"Hmm.. belum tahu Pak.." jujur Aresha. Karena memang tadi hanya alasan nya saja kepada Alvarro. Dan di saat bersamaan Luna pun sedang sangat sibuk dengan pekerjaan nya.


"Mau makan siang bareng..? Aku juga lagi suntuk...!!" tawar Deon.


Aresha menimbang tawaran Deon dan mengiyakan.


"Ternyata janjian nya dengan Deon..??" gumam Alvarro yang langsung mengambil ponsel nya.


Tuut tuuut tuut


'Temanin gw makan siang..!' seru Alvarro ke Deon.


'Ehh... gw udah ada janji...!!' (jawab Deon, karena mendapatkan ajakan makan siang dari Alvarro)


'Ya sudah gw nyusul...Share Location sekarang...!' (seru Alvarro sambil tersenyum)


Deon menimbang sebentar dan bertanya ke Aresha.


"Aresha, gak masalah kalau teman ku ikut makan siang bareng..?"


Aresha hanya menggangguk mengiyakan tanpa tahu siapa teman Deon.


'Oke...Langsung aja ke Restaurant Monk' (seru Deon)


'Ok...!!' (balas Alvarro dan memutuskan panggilan telpon nya)


Aresha dan Deon yang pertama tiba di Restaurant memesan makanan mereka sambil menunggu teman Deon yang di maksud.


"Sorry lama...!!" seru Alvarro yang duduk tepat di sebelah Aresha.


"It's Ok..!!" balas Deon santai.


Aresha yang sedang membalas pesan dari Luna langsung menoleh dan membelalakkan matanya melihat Alvarro sudah berada di samping nya.


"Pakk..??" suara Aresha tercekat.


☘☘☘☘☘☘


Mohon untuk Support dengan Like, Komentar, Vote, Kirim Hadiah dan Tentu saja jangan sampai lupa Klik Tombol Favorit ❤


Yuk Bantu Karya Baru Mama masuk REKOMENDASI DI BERANDA 😍😍

__ADS_1


I Love You Bestie 😘😘😘


__ADS_2