
"Sayang, malam ini tinggal di apartment ku..? Hmm..?" ujar Alvarro lembut ke Aresha.
Kini mereka berdua aedang dalam prjalan pulang dari pernikahan mendadak Luna dan Vincent.
"Ta-pi sayang..?!" ragu Aresha.
"Tapi kenapa..?!" tanya Alvarro menaikkan satu alisnya.
"Hmm..Pakaian kerjaku ..? Bagaimana kalau kita mampir sebentar di kost-an ku..?" ucap Aresha malu dan segan.
"Ok...No problem..." jawab Alvarro sambil tersenyum dan mengusap lembut pipi Aresha .
"Aku baru tahu ternyata mister coolkas ku aslinya mister warm and hot ..hehehe" gumam Aresha dan tertawa geli.
"Kamu menggodaku sayang..?" balas Alvarro.
"Ooopsss...!!!" goda Aresha pura-pura takut dan menutup mulutnya dengan kedua tangannya.
"CK..Tunggu saja hukuman dariku...!!" ujar Alvarro sambil memakirkan mobilnya di depan kost-an Aresha.
"Hhehehe..Ampun sayang..." bujuk Aresha manja.
Seerrrr
Degup jantung Alvarro kembali berdetak cepat hanya melihat kekasih hatinya bermanja dengannya.
Gelanyar aneh berdesir di seluruh tubuhnya.
__ADS_1
"Pantasan Vincent tidak sabar untuk married hari ini...!!" batin Alvarro dan tersenyum sendiri.
"Kenapa senyum-senyum sayang..?" tanya Aresha bingung.
"Aku menyesal tidak mengikuti jejak Vincent hari ini...!" jawab Alvarro.
"Jejak..?" Aresha menaikkan satu alisnya.
"Hu um..Jejak untuk menikah hari ini juga...!" balas Alvarro santai.
"Kamu...!!!" gemas Aresha. "Kenapa kalian berdua bertindak sesuka hati..!! Dasar..!!" kesal Aresha yang hanya di mulut saja. Tetapi hatinya berbunga-bunga mendengar perkataan Alvarro.
Alvarro membuka seatbelt nya dan membantu Aresha untuk membuka seatbeltnya yang tentu saja bukan hanya membuka seatbelt. Tidak menyi-nyiakan kesempatan. Alvarro merapatkan tubuh Aresha dan me ma gut bibir Aresha dengan lembut.
Tidak perlu lama, Aresha pun membalas pa gu tan kekasih hatinya itu. Ciu man hangat dan basah membuat mereka ingin terus berbagi sali va. Bibir mereka saling me lu mat dan menye sap semakin dalam. Li dah mereka bermain dengan lembut dan menari saling memberikan kenikmatan.
Alvarro melepas pa gutan nya dan meletakkan keningnya di kening Aresha.
"Uhm..Varro.." ucap Aresha di sela-sela ciuman mereka.
"Hmm..?" gumam Alvarro yng terus menye sap bibir Aresha.
"Uhmm...." gumam Aresha yang menikmati setiap ciuman intim dari Alvarro yang sangat memabukkan.
Tangannya naik memegang pipi Alvarro dan tangannya yang satu memeluk punggung Alvarro.
"Akh..sayang.." desis Aresha merasakan tubuhnya menjadi panas. Begitu juga dengan Alvarro.
__ADS_1
Desisan Aresha menaikkan kembali junior miliknya di bawah.
"Oh No...!!!" pikir Alvarro yang menyadari dirinya bisa kehilangan kendali.
Dengan satu kali hisapan kuat di bibir Aresha. Alvarro melepaskan ciu mannya.
"Aku hampir kehilangan kontrol, sayang.." jujur Alvarro.
Aresha tersenyum lembut,"I Love you so much Alvarro, My boss, My Hero, and My Future husband..." ucap Aresha dan memeluk erat tubuh Alvarro.
Wajah Alvarro memerah mendengar perkataan Aresha. JAntungnya berdetak tidak karuan.
"Sayang, aku rasa diriku saat ini sedang melayang..." bisik Alvarro.
"Hahhaha..." tawa kecil Aresha dan mencubit pinggang Alvarro.
"Hehhehe...Ayo sayang..." ujar Alvarro dan di angguki oleh Aresha.
Di depan kamar kost Aresha. Alvarro terlihat kesal karena tidak diizinkan masuk ke dalam.
"Kenapa tidak bisa..?" protes Alvarro.
"Karena sudah aturan Kost-annya sayang..Kamu duduk di situ ya..Aku usahakan gak lama.." jawab Aresha sambil menunjuk sofa yang berada di dekat pintu kamarnya.
"Hmm..Masuklah duluan...Tidak perlu terburu-buru..." tukas Alvarro yang sudah tidak protes lagi.
"Thank you sayang.." balas Aresha dan hanya menutup pintunya tanpa menguncinya.
__ADS_1
Setelah Aresha menutup pintu. Alvarro turun ke rumah pemilik Kost-an dan tersenyum penuh makna.
...****************...