SEKRETARIS VS CEO

SEKRETARIS VS CEO
Menagih Biaya Perawatan


__ADS_3

...................


"Tunggu.!!" seru Alvarro menahan tangan Aresha.


"Saya tidak mau pergi dengan pria yang meninggalkan kekasih nya dengan pria lain..!!" ketus Aresha membuat Alvarro mencerna ucapan Aresha.


"Oh My, Aresha....!!! hahahhaha...!!" tawa Alvarro pun pecah.


"Idih malah ketawa...!!" tukas Aresha dan kembali berjalan dengan cepat membuat Alvarro mengejar nya.


"Ayooo, kita sama-sama pulang....Hmm.... Aku akan jelaskan sesuatu...Karena kelihatan nya ada yang sudah salah paham...." ujar Alvarro dan langsung menarik tangan Aresha agar masuk ke dalam mobil nya.


Alvarro pun mengemudikan mobil nya menuju Apartment nya. Sedangkan Aresha hanya menatap ke arah jalanan yang sudah gelap. Gemerlap lampu dari ramai nya mobil yang saling memantulkan cahaya. Membuat suasana hati Aresha sedikit menjadi dramatis.


"Good job untuk hari ini Aresha..." ucap Alvarro memecahkan keheningan. Aresha pun menoleh melihat ke arah Alvarro.


"Terima kasih Pak..." jawab Aresha singkat dan kembali membuang wajahnya ke arah luar.


"Thalia itu adik sepupu aku..." ucap Alvarro sambil menatap lurus ke depan.


"Hahh?!" Aresha tercengang dengan ucapan Alvarro.


Alvarro tersenyum dan mengangguk kecil.


"Dia baru kembali dari Swiss setelah menyelesaikan kuliah nya di sana..." lanjut Alvarro.


Glekk


"Aku kiraa...." gumam Aresha yang tidak melanjutkan perkataan nya.

__ADS_1


"Kira apa...??" tanya Alvarro menggoda Aresha.


Aresha hanya geleng-geleng kepala. Dirinya benar-benar malu sudah salah paham dan mengambil kesimpulan sendiri.


"Maaf Pak...!" ucap Aresha pelan.


"Hmm...??!"


"Maaf Pak.....!!" ulang Aresha dengan sedikit tertunduk menutupi wajah nya yang sangat merah karena malu. Apalagi tadi dia sudah marah-marah ke Bos nya itu.


"Aku jauh lebih senang kalau kamu berhenti memanggil dengan kata Pak...!!" ujar Alvarro.


"Maaf Varro...." ulang Aresha dengan pelan.


Alvarro mengangkat tangan nya dan mengusap lembut kepala Aresha dan tersenyum lembut.


Aresha tidak bisa mengalihkan perhatian nya menatap wajah Alvarro. Dirinya seperti tersihir menatap wajah tampan Bos bulenya yang sedang menyetir mobil.


"Varro.. tangan kamu terluka..." ucap Aresha pelan setelah memperhatikan tangan Alvarro dengan seksama. Dan memegang tangan Alvarro yang terluka.


"Benarkah..??!" gumam Alvarro yang ikut melihat lukanya. Sehingga tangan Aresha pun ikut terangkat.


Alvarro pun menautkan jemari nya ke jemari Aresha. Membuat Aresha kembali kikuk dengan perlakuan Alvarro.



"Begini jauh lebih baik..." gumam Alvarro dengan senyuman yang merekah melihat tautan tangan mereka.


Aresha kembali merasakan debaran jantung yang tidak terkontrol.

__ADS_1


"Varro tidak dengar bunyi jantung gw kan..??" batin Aresha.


Aresha lagi-lagi tidak dapat menahan diri untuk tidak menatap wajah Alvarro yang sangat menawan walaupun ada sedikit memar di sudut bibirnya.


"Awas nanti jatuh cinta kalau kelamaan di lihat...!!" goda Alvarro sambil melirik ke Aresha.


"Isshhhh....!! Aku cuma lihatin tuh memar di wajah kamu...!!" kilah Aresha yang tertangkap basah sudah mencuri padang ke Bos nya.


"Itu tugas kamu ...!! Ayo turun...!" ujar Alvarro dan mematikan mesin mobil nya.


"EH.. ?" seru Aresha karena tidak sadar mereka sudah tiba.


"Kenapa d Apartment kamu ...?!" tanya Aresha bingung.


"Menagih biaya perawatan...!!" ujar Alvarro santai dan membuka pintu mobil.


"Isshhh dasar Bos pemaksa...!!!" kesal Aresha.


Bersambung...


⭐⭐⭐⭐⭐


Mohon untuk Support dengan Like, Komentar, Vote, Kirim Hadiah dan Tentu saja jangan sampai lupa Klik Tombol Favorit ❤


Yuk Bantu Karya Baru Mama masuk REKOMENDASI DI BERANDA 😍😍


I Love You Bestie 😘😘😘


++++ Mama ada sedikit permohonan ke teman-teman. Mohon bantu like sebanyak 10 like atau lebih di komentar para pembaca yang lain , di bab mana aja untuk membantu karya MamaZan bisa naik ke Beranda Noveltoon sebagai Karya Baru Terpopuler ++++

__ADS_1


__ADS_2