SEKRETARIS VS CEO

SEKRETARIS VS CEO
Tidak Ingin Menunda


__ADS_3


#Yang Marathon,, jnagan sampai ngos-ngosan ya bacanya >,<


--------


"Apa yang membuatmu suka dengan seorang sekretaris seperti ku ?" tanya Aresha dan menelisik mata Alvarro,


"Aku bukan hanya menyukaimu Aresha, tapi aku mencintaimu...Dan..."


"Dan ?" tanya Aresha.


"Dan tidak ada alasan, tiba-tiba saja di sini...dan di sini dipenuhi oleh namamu...dipenuhi oleh bayanganmu...." sambung Alvarro sambil meraih tangan Aresha dan mengarahkannya menyentuh kepala dan dadanya.


"Tidak ada kebohongan..." batin Aresha melihat Alvarro berbicara. Sangat berbeda ketika Erza mengungkapkan cinta kepadanya.


Aresha tersenyum. Baru satu malam bersama Alvarro membuat Aresha yakin dengan perasaaannya. Dia pun menyukai Bosnya itu sejak lama tanpa dia sadari.


Aresha memeluk pinggang Alvarro dan bersandar di dada bidangnya.


Alvarro mengusap lembut kepala Aresha penuh kasih sayang.


"Terima kasih sayang..." ucap Aresha pelan.


Deg


Alvarro membeku berhenti mengusap rambut Aresha.. "Apa aku salah dengar ?" pikir Alvarro.


Aresha tersenyum melihat reaksi Alvarro. Dan melepaskan pelukannya dan menatap Alvarro. Tatapan mata mereka bertemu. Aresha dapat melihat apa yang ada dipikiran Alvarro saat ini.

__ADS_1


"Terima kasih sayang..." ulang Aresha dan sedikit menjijit dan mengecup pipi Alvarro.


Serrrr....Darah Alvarro berdesir karena kesenangan.


Alvarro langsung mengangkat Aresha dan melakukan putaran.


"Varro...!!!!" teriak Aresha panik karena di angkat seperti ini dan diputar.


Tappp


Alvarro merebahkan Aresha di atas ranjang dengan bersandar di lengannya. Dan dirinya tepat di samping Aresha. Di tatap nya Aresha dengan perasaan mendamba.


"Katakan, aku tidak salah dengar ?"tanya Alvarro dengan suara bariton nya.


Aresha tersenyum geli melihat wajah Bosnya yang kini seperti anak kecil.


"Katakan lagi..!" titah ALvarro.


"Tidak ?" goda Aresha yang tahu maksud Alvarro.


Alvarro menggeleng kecil.


"Sayang ?" balas Aresha.


"Lagi...!" titah Alvarro sambil memainkan anak rambut Aresha.


"Sayan----umpphhhh"


Alvarro memagut dengan begitu hangat bibir Aresha yang begitu ranum. Aresha membuka mulutnya dan mengalungkan kedua tangannya di leher Alvarro.

__ADS_1


Ciu man yang saling berbalas dan penuh cinta. Seperti sepasang kekasih yang begitu merindu. Cukup lama Alvarro me lu mat bibir Aresha. Dan melepaskan ciuman nya dan berbisik lembut di atas bibir Aresha "Aku tergila-gila padamu Nona Aresha...!"


D tatapnya Aresha dengan lekat, seolah tidak sabar menunggu hari esok. Alvarro pun mengatakan kata-kata sakralnya kepada Aresha.


Di angkatnya tuduh Aresha agar bisa duduk dengan baik. Dan Alvarro berlutut di tepi ranjang. Sambil memegang tangan Aresha.


"Aresha sayang, Will you marry me ??" ujar Alvarro dan merogoh sesuatu dari kantong celananya.


Terlihat kotak kecil berwarna cyan blue dengan salah satu brand terkenal.


Alvarro membuka kotak perhiasan tersebut dan terlihatlah sebuah cincin berlian yang begitu indah dan mewah.



Aresha pun langsung menutup mulutnya. Semua perasaan menjadi satu, terkejut, shock, takut, terharu, dan sangat senang.


"Apa yang harus aku lakukan..?"batinnya dan meneteskan air mata.


Alvarro pun panik. "Maaf kalau aku membuatmu terkejut..." serunya dan mengusap lembut pipi Aresha.


Aresha hanya menggeleng kecil. Dirinya tidak percaya kalau kehidupan akan berubah seratus delapan puluh derajat dalam beberapa bulan ini. Mulai dari kemengannya dalam undian, yang menjadikan seorang milyader. Gagal menikah karena pengkhianatan. Dan sekarang dirinya sedang di lamar oleh Bos nya sendiri.


Alvarro masih berharap cemas, menanti jawaban Aresha. "Aku akan membuat mu menjadi wanita paling berbahagia Aresha...I love you....!" ucap Alvarro dengan mantap.


"I love you too..." balas Aresha dan mencium bibir Alvarro.


Alvarro tersenyum bahagia dan membalas ciuman Aresha. "Terima kasih sayang..." ucap Alvarro di sela ciuman mereka. Dan memeluk Aresha dengan begitu erat.


❤❤❤❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2