
Alvarro terus saja menciumi bibir Aresha yang sudah menjadi candunya.
"Uhmmm...Varro.." des sah manja Aresha yang membalas tiap se sapan yang di berikan Varro.
Hingga Varro melepaskan tautan bibirnya, kening mereka berdua saling menempel hingga hembusan nafas mereka saling berhembus.
Alvarro menjauhkan wajahnya dan memegang kedua tangan Aresha.
Dengan senyuman hangat, "I love you Aresha Ravan Arabella... Aku ingin menikahimu hari ini sayang...Di depan semua orang sebagai saksi keseriusanku padamu..." seru Alvarro dengan lantang d depan semua orang. Melamar sang kekasih. Bukan hanya melamar tetapi menikahinya.
Deg deg deg
Jantung Aresha berdegup kencang. "Aku tidak salah dengarkan..?" batin Aresha menatap Alvarro.
"Va-varro..?" gumam Aresha pelan.
Semua awak media terus menjadi heboh setiap Alvarro berbicara.
"Dan di depan semua keluarga, aku ingin meresmikan pernikahan kita secara hukum dan agama.." lanjut Alvarro.
Bersamaan dengan itu Uncle Raid, Aunty Thalita, Tante Astrid, Thalia masuk ke dalam ruangan dari pintu besar.
Vincent dan Luna saling lihat dan tersenyum.
"Aku sekarang benar-benar percaya...Kalau kalian berdua benaran sepupu asli, kelakuannya sebelas duabelas..!!" celutuk Luna.
"Main maksa...dan penuh kejutan..!!" sambung Luna.
__ADS_1
Vincent tersenyum dan berbisik ke telinga Luna, "Sebagai hukuman...Aku akan buat kamu melayang sebentar lagi sayang.."
"Vin..!!!" seru Luna merona.
Aresha kembali di kejutkan dengan kehadiran keluarga. Padahal tadi malam mereka baru saja bertemu dan tidak ada pembahasan mengenai ini.
Semua keluarga tersenyum hangat kepada Aresha.
"Jangan gugup sayang.." bisik Alvarro.
Aresha hanya geleng kecil kepalanya dan ikut tertawa kecil.
"Kamu memang selalu penuh kejutan Varro..." ucap Aresha dan mengusap pipi Alvarro dengan lembut.
"Apa masih ada kejutan lainnya..?" sindir Aresha membuat Alvarro tersenyum.
"Ok...Jadi saya Raid Osmond Cullen akan menikahkan Putra saya dengan wanita cantik bernama Aresha Ravan Arabella... Saya harap para rekan, sahabat dan teman-teman semua turut mendoakan kebahagiaan mereka berdua.." sambutan dari Raid.
Semua awak media bertepuk tangan. Pertama kali mereka menemukan acara pernikahan dari keluarga ternama begitu santai tetapi begitu dramatis.
Sangat terlihat sang wanita begitu dicintai oleh sang pria.
Para saksi dan notaris pun melangsungkan pernikahan mereka bersama orang tua.
Tante Astrid menangis terharu melihat Aresha. Tidak dapat dia menahan harunya. Melihat putri dari mendiang sahabatnya sudah menemukan kebahagiaannya.
Apalagi perjuangan Aresha yang menghidupi dirinya sendiri setelha peninggalan kedua orang tuanya. Aresha tidak pernah meminta apapun dari dirinya. Padahal Astrid selalu menawarkan bantuan kepada Aresha.
__ADS_1
Aresha menjadi perempuan yang sangat mandiri.
Setelah melewati proses khidmat dan di saksikan oleh berbagai awak media.
Deon tersenyum mendapatkan telpon dari berbagai investor.
Saham mereka naik drastis. Padahal pada saat video Alvarro dan Aresha tersebar. Saham mereka turun begitu melonjak. Dan beberapa investor menarik sahamnya.
Tentu saja Deon tidak akan menerima kembali orang yang sudah menarik sahamnya.
Dari sini mereka pun bisa mengetahui mana saja para investor yang akan berpihak di sisi mereka.
Deon mengacungkan jempolnya kepada Alvarro.
Alvarro hanya mengangguk kecil.
"Sekarang kamu sudah resmi menjadi milikku, Aresha..My sekretaris..!!" bisik Alvarro membuat Aresha tersenyum mendengarnya.
"Dan kamu sudah menjadi suamiku, Mister Coolkas..!!" balas Aresha yang turut menggoda pria yang kini resmi menjadi suaminya.
"Kammuu..!!"
"Yaa....Dan dengan ini, saya Raid beserta kedua pengantin baru ini. Mengundang rekan-rekan secara terbuka untuk datang di acara Resepsi pernikahan Alvarro di Luxury Golden Hotel, Jam tujuh malam...Sampai jumpa nanti malam..."
"WOWWWWW....!!!!" seru semua orang dengan gembira.
"Uncle...??" seru Alvarro dan Aresha bersamaan.
__ADS_1