SEKRETARIS VS CEO

SEKRETARIS VS CEO
BONCHAP [ Let's Fly Together ]


__ADS_3

Setelah melewati berbagai rangkaian acara resepsi pernikahan mereka. Kini Varro dan Aresha sudah berada di dalam jet pribadi.


Aresha yang kelelahan memilih berbaring di lengan pria bule yang kini berstatus suaminya.


Varro mengusap lembut pipi Aresha dan mengecup puncak kepala istrinya. Hingga dirinya pun terlelap.


"Astagaaa, ngapain mereka tidur disitu ! Padahal ada kamar yang nyaman sudah di sediakan !!" seru Luna yang juga ada di dalam pesawat pribadi. Karena sang suami ingin ikut ber honeymoon di Maladewa.


"Sayang, ayo kita istirahat di kamar kita. Perjalanan masih sangat lama..." ujar Vincent merangkul sang istri.


"Berapa lama sayang?" tanya Luna sambil mendongakkan kepalanya melihat sang suami.


"Hmm, sekitar 7-8 jam hingga kita tiba di resort.." jawab Vincent dan segera menarik tangan sang istri ke kamar mereka.


Luna hanya tersenyum, sangat tahu apa yang diinginkan si suami genitnya itu.


Dan benar saja, begitu pintu kamar tertutup. Vincent langsung men cum bu bi ir sang istri dengan panasnya.


Grep


Vincent mengangkat tu buh Luna dan menggendong nya ala koala.


"Euhm, baby...Bibir mu sangat manis..." gumam Vincent mesra dan kembali me nye sap bi bir Luna. Di lu mat nya dengan lembut dan di hi sap nya tanpa ampun.


Hanya des sa han manja yang keluar dari bibir tipis Luna. "Ah..Sayang.."


Vincent melangkah dan menuju ke arah tempat tidur yang berukuran king size.


Tap


Direbahkannya tubuh Luna di atas ranjang dan kembali masuk ke dalam teng kuk le her Luna. Dihirupnya aroma wangi yang menyeruak dari tubuh Luna.

__ADS_1


"Hmm, sangat manis..." gumam Vincent dan men ji la ti leher jenjang Luna.


"Ugh sayang.." le ngu han manja Luna mendongakkan kepalanya hingga Vincent semakin leluasa bermain di sekitar lehernya.


Dengan tidak sabar Vincent segera meulucuti semua pakaian yang di kenakan Luna dan dirinya tanpa sisa. Hingga kini mereka berdua seperti bayi yang baru lahir.


"Get ready to fly with me baby ?" seru Vincent yang kini tenah me nin dih tubuh Luna.


"Anytime baby..." jawab Luna memprovokasi suaminya.


Seulas senyum terukir di wajah Vincent dan kembali men cum bu bi bir, pipi, hingga memberikan tan da cin ta baru di leher dan da da Luna.


"Ouh..Luna.. kamu membuatku mabuk kepayang sayang..." racau Vincent sambil menye sap pu ting py dara Luna y ang sudah men cu at.


"Ah.. Baby..Ah.." gumam manja Luna menahan kepala Vincent dan menekannya agar vincent tidak berhenti memberikan kenik matan luar biasa ini.


Tangan Vinent terus me re mas dan me mi lin dengan lembut ke dua ceri nya secara bergantian.


Luna dengan naluriah melebarkan kedua kakinya dan mengangkat sedikit kepalanya menantikan apa yang akan dilakukan Vincent. Karena yang dia ingat. Ketika Vincent bermain di bawah sana. Dirinya pasti akan di buat melayang.


Vincent menghirup aroma wangi di inti tubuh istrinya yang sangat terawat itu. Tidak ada sehelai ram but dan begitu pink.


"Euhm.. baby.." des sis manja Luna merasakan nafas Vincent yang berhembus di daerah sen si tip nya.


SLurp


"Ssttt..euhm..Baby... ahh.." Luna semakin mendes sah ketika li dah Vincent mulai menji lati bi bir tem bem dan menyen tuh ka cang kecil yang berwarna pink itu.


"Ah sayang.. Ini sungguh enak sayang.." e rang Luna menggigit bi bir bawahnya.


Mendengar suara-suara manja istrinya membuat Vincent semakin semangat menji lati dan menye sap miss m.v milik istrinya. Hingga Vincent dapat merasakan Luna mulai mene geang dan mengunci tubuhnya.

__ADS_1


"Ahh..baby..a -aku ke luar.." jerit Luna menaikkan ping gulnya dengan tinggi.


"Huft..Hahh.." deru nafas Luna setelah selesai melepaskan sesuatu yang terasa sangat nik mat.


Sedangkan milik Vincent pun semakin me ne gang tidak tertahankan melihat istrinya yang begitu se k si.


"Aku mulai baby..." seru Vincent dan diangguki oleh Luna.


Vincent mengarahkan mi liknya dan dengan satu kali hentakan.


Blesss


"Akhh.." le nguh mereka bersama ketika milik Vincent masuk memenuhi tubuh Luna.


"Ough sayang..ini sangat sem pit sayang..milikmu terus me re masku...!!" racau Vincent di sela-sela hen takan ping gulnya.


Luna hanya bisa mendes sah dan mengerang kenikmatansetiap Vincent menghentak kan tubuhnya dengan begitu kuat dan dalam.


"Ahh..Ahhh..sayang...Faster please...Ini sangat nikmat baby !!" ucap Luna ketika Vincent bukan hanya menggerakkan ping gulnya. Karena sekarang Vincent sedang menye sap kedua bukit indahnya dengan rakus dan menggebu-gebu. Dan itu membuat Luna semakin mengge lin jang tidak karuan dengan per mainan Vincent kali ini.


"Ugh,, Sayang..Aku akan meledak Baby !!" teriak Luna dan memegang kuat punggung kekar Vincent.


"Ber-sama baby... Let's fly together baby !!" serak Vincent yang semakin bergerak cepat dan kuat.


Hingga terdengar suara leng kingan Luna.."Eungg Ah !!"


Disusul dengan luapan dari milik Vincent memenuhi rahim istrinya.


"Thank you sayang...I love you " ucap Vincent dan me lu mat lembut bibir ranum istrinya.


"I love you too baby.." balas Luna. Hingga mereka berdua tertidur tanpa sehelai benangpun. Hanya selimut tebal berwarna putih yang menutupi tubuh mereka berdua.

__ADS_1


---


__ADS_2