SEKRETARIS VS CEO

SEKRETARIS VS CEO
Nyonya Alvarro


__ADS_3

Untuk ini...!!" bisik Alvarro dan langsung mendaratkan ciu man dengan begitu lembut dan hangat di bibir ra num milik Aresha seperti buah segar yang membuat Alvarro ingin terus merasakan manisnya.


Aresha yang mulai terbiasa dengan ciuman dadakan dari Alvarro turut membalas ciuman yang Alvarro daratkan ke bibirnya.


"Ayo turun..." senyum Alvarro lembut dan mendaratkan kecupan di pipi Aresha.


Alvarro keluar duluan dan berlari memutar untuk membuka pintu untuk Aresha.


"Thank you Varro..." ucap Aresha.


"My pleasure sayang.." blas Alvarro dan menautkan tangan nya ke tangan Aresha.


Alvarro menuntun Aresha untuk masuk ke dalam Villa pribadi nya.


"Permisi, Tuan.." sapa penjaga Villa yang bernama Damar. Lengkap dengan kupluk di kepalanya.


"Halo Pak Damar " balas Alvarrotak kalah ramah ke penjaga villanya yang dia percayakan.


"Halo Tuan...Semuanya sudah saya siapkan sesuai intruktur Tuan semalam.." ujar Damar sambil melirik ke arah Aresha. Karena baru pertama kali Tuan Bule nya ini membawa seorang wanita ke Villa. Biasanya sendiri atau bersama Tuan muda Vincent.

__ADS_1


"Oh..kenalkan..Ini adalah calon istri saya Pak Damar.... Namanya Aresha..." ujar Alvarro dengan bangga memperkenalkan Aresha.


Mendengar perkataan Alvarro yang mengejutkan dirinya, membuat Aresha melotot.


"Whatt ?? Kenapa dia mengatakan hal tersebut begitu santai" pikir Aresha.


"Wahhh... Selamat Tuan Alvarro, salam kenal Nona Aresha..." semangat Damar memberikan selamat ke tuan muda nya dan calon nyonya nya kelak.


"Salam kenal Pak Damar..." balas Aresha dengan senyum ramah dan sedikit malu.


"Minta tolong Pak, tas saya di bagasi mobil.." ucap Alvarro dan diberikan acungan jempol oleh Damar.


Sebelum ke mobil Tuannya, Damar membuka pintu kayu besar villa untuk Tuan dan Nona nya.


Dengan berjalan perlahan dalam kekaguman melihat private villa di depannya. Terdapat kolam renang dan dua kursi santai. Serta paviliun yang terlihat begitu nyaman.


Dan yang membuat Aresha tertegun adalah letak kamar utama yang menghadap langsung ke kolam renang dengan pintu kaca.


Alvarro dengan sedikit menunduk dan berbisik "Apa nyonya Alvarro suka dengan villanya ?"

__ADS_1


"Hhmmm... suka sekali..." jawab Aresha dan seketika sadar.


"E-ehh ? Nyonya Alvarro..? Siapa ?" gugup Aresha dan memberikan pertanyaan konyol ke Alvarro.


"Apa ada orang lain di sini Nyonya Alvarro...?" senyum jahil Alvarro menggoda kekasihnya.


Blussshhh


"Varro..!"ucap Aresha yang benar-benar sangat malu saat ini dan sangat berbunga-bunga dengan penuturan Alvarro.


"Tidak usah bercanda..!" ujar Aresha tidak ingin terlalu larut dengan kebahagian saat ini dan ingin melepaskan tautan tangannya.


Namun Alvarro mempererat genggamannya. "Aku akan buktikan pada dunia, kalau kamu adalah wanitaku.." tukas Alvarro dengan suara bariton nya.


Jujur saja, wanita mana yang tidak ingin berlonjak senang mendengar ucapan pria seperti ini. Tapi karena baru-baru saja merasakan pengkhianatan dari Erza yang juga dulu menjanjikan pernikahan serta rencana tahun depan adalah target mereka. Semuanya hancur karena pengkhianatan. Dan dia sangat bersyukur mengetahui kebusukan Erza sebelum menikah dengan pria tersebut.


Alvarro mendengus melihat Aresha yang kembali larut dalam pikirannya. Dia tahu saat ini kalau Erza masih tidak percaya padanya seratus persen. "Aku akan membuatmu mencintaiku dan hanya mencintaiku Aresha. Dan kamu adalah milikku..!" ucap Alvarro menatap lekat mata Aresha kemudian memasukkan Aresha ke dalam pelukan nya dan mengecup puncak kepala Aresha.


Aresha pun melingkarkan kedua tangannya ke pinggang Alvarro membalas pelukan Alvarro. Aroma wood dan musk dari tubuh Alvarro selalu bisa menenangkan kegundahannya.

__ADS_1


Damar yang baru masuk melihat Tuan dan Nyonya nya sedang berpelukan. Terpaksa berjalan berjinjit pelan tidak ingin menganggu kemesraan Tuan dan Nyonya sambil tersenyum.


********


__ADS_2