SEKRETARIS VS CEO

SEKRETARIS VS CEO
Perlakuan Manis


__ADS_3

......


Setelah Alvarro berseru dan berdiri secara tiba-tiba membuat Aresha tersentak. Hingga tas nya jatuh ke lantai.


Kletak


Dengan malas Aresha berdiri untuk mengambil tas nya yang jatuh di sisi luar kursi.


Namun Aresha lagi-lagi di kejutkan dengan tarikan tangan Alvarro ke dirinya yang begitu tiba-tiba.


"Ayoo..!!" seru Alvarro tanpa menoleh kebelakang.


Tap tap tap


Aresha yang sudah ngos-ngosan karena berjalan cepat di tambah dengan High heels yang dia pakai saat ini sangat tidak memungkinkan untuk dirinya berjalan dengan cepat.


"Pakkk.....Paaakk..!!" seru Aresha yang semakin sulit berjalan. Karena pengait salah satu High heels nya terlepas.


Degg


Sontak Alvarro berhenti setelah mendengar suara Aresha dan berbalik ke belakang.


"Aresha..?!" seru Alvarro dengan raut wajah terkejut. Ternyata sedari tadi yang dia tarik bukan Thalia.


"Iyaaa...!! "ketus Aresha dengan kesal. Akhirnya Alvarro berhenti juga.

__ADS_1


"Kenapa bisa..?!" ucap Alvarro terbata-bata.


"Ckk...Bapak yang salah narik orang...!!!" ketus Aresha.


"Maaf..." ujar Alvarro singkat.


"Ya sudah Bapak kembali saja sana jemput Nona Thalia..!" seru Aresha sambil berusaha menunduk untuk memperbaiki high heels yang tali pengikatnya terlepas, karena tidak melihat kursi.


"Kamu mau ngapain..??" seru Alvarro sambil menahan Aresha agar tidak menunduk. Karena Aresha saat ini memakai rok di atas lutut yang begitu seksi.


"Ya mau perbaiki ini Pak..!!" kesal Aresha sambil menggoyangkan kakinya. Terlihat High heels nya sudah bergelantungan akibat pengaitnya yang lepas.


Alvarro hanya tersenyum. Kemudian berlutut dengan bertumpu dengan salah satu kakinya. Dia mengambil kaki Aresha dan membantu Aresha memperbaiki pengait high heelsnya. Alvarro begitu rapat dengan Aresha membuat mereka tidak berjarak.



"Pak-kk..??"gugup Aresha. Jantung nya kembali berdetak tidak karuan.


"Hmmm...?!" gumam Alvarro.


"Aku bisa sendiri Pak.." ucap Aresha pelan.


"Hmmm..." gumam Alvarro kembali. Dia begitu menikmati moment seperti ini bersama Aresha.


"Pak..Nona Thalia pasti menunggu Anda..." ujar Aresha merasa tidak enak dengan Thalia. Pasti Thalia saat ini sedang menunggu Alvarro.

__ADS_1


"Ok sudah...! Dan kamu tidak usah memikirkan Thalia...Dia bisa di antar Deon.." seru Alvarro yang kini berhadapan dengan Aresha.


"Taa-pii..??" Aresha pun bingung harus berkata apa. Kenapa Bosnya ini begitu percaya kepada sahabatnya dan begitu santai dengan Nona Thalia. Di mana dirinya sendiri merasakan pengkhianatan dari kekasih dan sahabatnya. Membuatnya krisis percaya terhadap orang lain.


"Sudah.. Ayo...!" seru Alvarro dan menarik tangan Aresha dan mensejajarkan langkah mereka.


Aresha hanya diam dan mengikuti langkah Alvarro dengan sejuta pemikiran.


"Areshaa...??!" tegur seseorang yang melihat Aresha.


Aresha pun menoleh dan melihat Erza yang sedang menatapnya dengan raut wajah yang begitu murka. Spontan Aresha melepas tautan tangan nya dengan Alvarro. Namun Alvarro kembali menarik tangan Aresha dan menggenggamnya dengan erat dan berbisik.


"Sudah aku katakan... Gunakan aku sesuka hatimu dan kapan pun kamu mau...!"


Bersambung....


⭐⭐⭐⭐⭐


Mohon untuk Support dengan Like, Komentar, Vote, Kirim Hadiah dan Tentu saja jangan sampai lupa Klik Tombol Favorit ❤


Yuk Bantu Karya Baru Mama masuk REKOMENDASI DI BERANDA 😍😍


I Love You Bestie 😘😘😘


++++ Mama ada sedikit permohonan ke teman-teman. Mohon bantu like sebanyak 10 like atau lebih di komentar para pembaca yang lain , di bab mana aja untuk membantu karya MamaZan bisa naik ke Beranda Noveltoon sebagai Karya Baru Terpopuler ++++

__ADS_1


__ADS_2