SEKRETARIS VS CEO

SEKRETARIS VS CEO
Kamu Adalah Wanitaku


__ADS_3

#Lanjut Bestie sayang ^^


..................


"Maaf Aresha... Aku tidak bisa menahan diri lagi....!!!" ucap Alvarro tepat di depan wajah Aresha dan kembali menciumi bibir Aresha.


"Hmm Varro.." Aresha merasa gelisah dengan perkataan Varro. Dirinya belum siap untuk melakukan hal lebih jauh dari pada ini.


Namun dirinya tidak bisa menolak ciu man yang di berikan Alvarro. Dirinya selalu hanyut dalam permainan bibir Alvarro.


Alvarro melepas ciu man nya dan berkata


"Aku tidak tahan untuk memberitahukan kepada seluruh dunia kalau kamu adalah wanita ku...!!" seru Alvarro dan memeluk Aresha dengan begitu erat.


Setelah mendengar kabar dari Vincent membuat Alvarro begitu geram. Dia tidak ingin orang menilai buruk terhadap Aresha.


Deg deg deg


Kembali Aresha di buat berdebar oleh Alvarro. "Kenapa pria ini selalu mengatakan semu yang ada di pikiran nya.." batin Aresha.


Alvarro melepaskan pelukan nya dan memainkan rambut panjang Aresha yang begitu indah. Aresha yang masih berada di atas pangkuan nya, membuat nya bebas menatap wajah wanita yang sudah mencuri hati nya itu.


"Mau aku siapkan air hangat..?" ucap Alvarro.


"Untuk..?"


"Mandi atau membersihkan diri, biar bisa tidur dengan nyaman..." balas Alvarro sambil tersenyum.


"Tapi..." ujar Aresha sambil melihat ke pakaian yang dia kenakan.

__ADS_1


"Tidak perlu khawatir... Hmm... Aku akan menyiapkan semuanya..."ucap Alvarro kemudian mengecup kening Aresha dan memindah kan Aresha ke sofa. Dan kembali lagi Alvarro mengecup bibir Aresha.


"Varro...!" kesal Aresha melihat tingkah Alvarro yang tiada henti memberikan dirinya ciuman.


Alvarro hanya tertawa kecil dan berjalan ke arah kamar nya. Sebelum masuk ke kamar mandi. Alvarro menghubungi Thalia.


'Iya kak...?'


'Thalia..Tolong siapkan pakaian tidur dan beberapa pakaian untuk Aresha kenakan besok pagi...Hmm dan jangan lupa untuk dalaman nya..Antarkan sekarang ya dek ke Apartment aku...'


'Ok kak Varro..!! Tapi...ukuran dalaman Kak Aresha...?'


"Sh*it..! tidak mungkin aku tanyakan ke Aresha...!!" batin Alvarro dengan wajah memerah.


'Kak..?' panggil Thalia.


'Belikan saja semua ukuran...!!' jawab Alvarro.


Setelah selesai menelpon. Alvarro masuk ke kamar mandi dan menyiapkan air hangat di bathtube miliknya. Tidak lupa Alvarro menuangkan aroma therapy di dalam bathtube.


"Perfect...!!" seru Alvarro puas setelah merasakan suhu yang pas dan aroma kamar mandi yang begitu menenangkan.


"Sayang..." panggil Alvarro ke Aresha.


Tapi tidak ada sahutan dari Aresha.


"Aresha... sayang...?!" panggil Alvarro dengan lembut dari pintu kamar.


"Hmm..?" gumam Aresha.

__ADS_1


Alvarro yang mendengar suara serak Aresha pun langsung menghampiri Aresha kemudian berlutut di depan sofa dan mengusap kepala Aresha dengan sayang.


"Sorry... Aku gak tau kalau kamu ketiduran..." ucap Alvarro pelan.


"Hmm.. gak apa-apa..."balas Aresha dengan senyum yang terukir di wajah nya.


"Selalu begitu mempesona..." gumam Alvarro yang selalu kagum melihat Aresha.


"Iss... gombal terus...!!" ujar Aresha malu.


"Mau mandi atau...?tanya Alvarro yang melihat Aresha masih berbaring.


"Mandi...Ahh...Varro...!!" balas Aresha yang di susul dengan teriakan nya karena Alvarro menggendong dirinya ala bridal.


"Awas jatuh...!!" seru Aresha.


"Makanya peluk aku biar gak jatuh..." balas Alvarro sambil mencuri ciuman lagi di bibir Aresha.


"Isss Varro...!!!" gerutu Aresha dan memeluk leher Alvarro.


"Bibir ini yang selalu minta di cium, jadi jangan salahkan aku.." jawab Alvarro asal dan tertawa menang.


Aresha pun diam karena perkataan Alvarro yang selalu membuat dirinya salah tingkah. Aresha dapat menghirup aroma parfum maskulin milik Alvarro. Hingga dirinya pun menyandarkan kepala nya di dada bidang Alvarro.


Alvarro menurunkan Aresha di pinggir ranjang.


"Ayo mandi...Atau mau aku bantu...?" goda Alvarro dan mengedipkan mata.


Bersambung....

__ADS_1


--------------


#Babang Varro tambah genit ya hahhahaha >,<


__ADS_2