SEKRETARIS VS CEO

SEKRETARIS VS CEO
Bersama


__ADS_3

Rasa aneh milik Luna ikut berpindah ke mu lut nya, ada rasa lain tapi itulah yang membuat keduanya semakin ter ba kar ga- irah. Suhu tu buh mereka di ruangan dingin yang sangat bertolak belakang.


Bi bir Vincent turun me nge cup le her Luna, turun ke da2, bermain sebentar dan mulai turun ke pe rut Luna, Hingga Vincent bertemu kembali dengan m.v istrinya.


Vincent membuka da la man miliknya. Dan..


Luna melihat sebuah timun yang be sar dan te bal. Apakah milik bule se be sar itu.


Deg


Jantung Luna ber de gup kencang,"Apa itu bisa masuk di bawah sana..?" batinnya me re mas sprei dengan kuat.


Vincent mensejajarkan milik mereka berdua, Vincent sedikit menunduk dan men ji la ti sebentar milik istrinya. Merasa cukup.


Vincent mengarahkan miliknya, ujung timun Vincent bertemu dengan permukaan m.v Luna.


Vincent me ngu kung tu buh Luna dan berbisik, "Tanganmu Baby.."


Luna memberikan tangannya, Vincent me na utkan jemari mereka.


Diangkat nya tangan Luna ke atas.


"Baby, I love you..." bisik Vincent lembut di telinga Luna. Bagian in ti tubuhnya mulai me ne ro bos masuk secara perlahan.


"Ahk.." pe kik Luna merasakan sakit di pusat tubuhnya. Dapat Luna rasakan ada sesuatu yang keras tapi empuk di mu lut li yang miliknya.

__ADS_1


"Little more, baby...!" bisik Vincent menenangkan Luna, berhati-hati mencoba masuk di dalam li yang m.v Luna yang masih terhalang din ding tebal.


Luna pun meng gi git bi bir bawahnya menahan rasa sakit yang mulai me nu suk dirinya.


Vincent me lu mat bi bir Luna untuk mere dam rasa sakit dan..Blesss


Bersamaan dengan teriakan Luna terlepas dari bi bir Vincent.


Vincent dapat merasakan sesuatu yang hangat mengalir.


Vincent meng genggam erat tangan Luna. Me na utkan je mari mereka. Luna me re mas sekuat tenaga tangan Vincent untuk menekan rasa sakit yang ia rasakan.


Air mata Luna mengalir begitu saja di pelupuk matanya. Vincent men ji la ti air mata Luna yang berjatuhan.


"Semua dari dirimu sangat berharga, Baby.." bisiknya penuh cinta. Di ke cup nya mata Luna bergantian.


"Ah.ah.Vin.." gumam Luna dengan mu lut terbuka men des sah tanpa jeda.


"Uh, Luna..milikmu sangat nik mat, Baby !! Itu sangat sem pit di dalam sana!!" ra cau Vincent.


"Uhm..ah..ah..uh !!" re nge kan demi re nge kan, berganti dengan des sa han yang terus meng gema di dalam kamar Vincent.


Tubuh Luna dan Vincent sudah di penuhi dengan keringat. Membuat suasana mereka semakin panas.


Rasa sakit yang tadi Luna rasakan semuanya hilang dengan sensasi nik mat tiada tara. Se tru man di se ku jur tu buhnya terus dia rasakan tiada henti.

__ADS_1


Vincent kembali me ngu kung tubuh Luna, dan me lu mat pun *** pink Luna yang terus bergerak naik turun mengikuti gerakan tubuh Luna akibat go ya ngannya.


"Oh my Vin...!!" li rih Luna mendapatkan kedua titik ter sen si tipnya di mainj seperti ini.


Tangannya me me luk erat punggung lebar Vincent yang begitu keras.


"Vin...ini sangat luar biasa , uh..Ada apa Vin dengan tubuhku...!!" ra ca uan Luna menggi git bi birnya, kemudian karena tidak tahan. Luna meraih wajah suaminya, dengan liar Luna me lu mat bibir Vincent yang sedari tadi terus me ng u lum jelly nya tiada henti.


Vincent membalas lu ma tan istrinya tak kalah pa nas dan men dam ba. Permainan li dah yang sangat in ti m membuat Vincent meng han tam li yang Luna dengan keras dan cepat.


"Ah..Vin.. Vin...!!!" lagi Luna mengangkat pinggulnya dan mengunci tubuhnya.


"Oh **** !! Baby, milikmu mere mas ku sangat kuat...!!!" ra cau Vincent yang juga sudah tidak tahan dengan ser bu an de nyu tan di miliknya.


"Vin...Aku..A-ku...!!!" serak Luna dengan suara tertahan.


"Bersama sayang...!!" bisik Vincent, dan mempercepat gerakannya dan dengan keras dan cepat dia lakukan.


"Vin...Ahh...!!" le nguh pan jang Luna mencapai cakrawala tiada henti karena Vincent terus menyerbu dirinya. Hingga e ra ngan keluar dari mulut Vincent.


"Ahh !!! Ah..Ah..." dapat Luna rasakan sesuatu yang hangat masuk ke dalam ra himnya dengan de ras.


"Oh my..!! Kau sungguh luar biasa Baby..!!! I love you so much..!!" ucap Vincent m enge cup kening dan me lu mat kembali bi bir Luna.


"I love you too, Baby..!!" balas Luna dan me me luk erat suaminya.

__ADS_1


Vincent pun me ru buhkan dirinya di atas tu buh Luna tanpa mengeluarkan pe nya tuan mere ka.


__ADS_2