
"Maaf Var--" Dan kembali lagi belum sempat Aresha selesai bicara. Alvarro dengan sigap merebahkan tubuh Aresha di atas sofa dan menahan tengkuk lehernya. Di tatap nya dengan dalam seolah meminta persetujuan dari Aresha.
Aresha hanya diam. "Sepertinya aku sudah tersihir oleh mu Varro...!" batin Aresha dan menutup rapat matanya.
Tepat Aresha menutup matanya. Alvarro mendaratkan ciu man yang begitu lembut di bibir Aresha. Di sesapnya bibir Aresha bergantian.
Aresha kembali terbuai dalam ci uman Alvarro. Bibir Alvarro begitu hangat dan lembut. Tanpa sadar Aresha mengalungkan tangan nya di leher Alvarro dan mulai membalas ci umannya.
Dengan perlahan Aresha membuka mulutnya dan menye sap bibir bawah Alvarro ketika Alvarro menye sap bibir atasnya.
Kepala mereka seolah tahu kapan mereka harus berpindah arah untuk mengambil nafas.
Alvarro seakan tidak puas menye sap bibir Aresha. Li dahnya perlahan dia masukkan ke dalam mulut Aresha.
"Umphhh..." gumam Aresha yang mendapatkan sensasi aneh dengan gerakan Alvarro.
"Hmmm...?" gumam Varro sambil membelai rambut Aresha. Dan melepaskan ci uman nya untuk pertama kali.
Di tatapnya dengan lekat manik mata Aresha. Begitu sayu dan cantik. Tatapan mata Aresha begitu menggoda dirinya.
"Tadi sedikit aneh.." ucap Aresha dengan polosnya.
Alvarro tersenyum dan kembali mendekatkan wajah nya. Kembali di lu mat nya bibir Aresha dan Alvarro kembali memasukkan li dahnya dan bermain di li dah Aresha.
"Balas sayang..." ucap Alvarro seperti mantra untuk Aresha. Alvarro pun tanpa sadar mengucapkan kalimat tadi.
Aresha pun membalas ci uman Alvarro dan sedikit menju lurkan li dah nya dengan malu-malu. Tidak di sia-siakan oleh Alvarro.
__ADS_1
Alvarro dengan lembut menautkan li dah mereka dan sesekali meng hisapnya.
"Ummp...Varro..." des sah Aresha pertama kali. Entah tubuhnya terasa begitu geli hanya karena ciu man nya bersama Alvarro.
"Hmmm.." gumam Alvarro dan melepaskan ciu man nya.
Di usapnya dengan lembut wajah Aresha. "Aresha... Jangan pergi dari ku..." bisik Alvarro dengan suara beratnya.
"Tapi Varro..." balas Aresha.
"Ssstttt...." Alvarro meletakkan telunjuknya di atas bibir Aresha.
"Aku hanya ingin kamu ada di sisi ku... Karena sepertinya aku sudah tersihir oleh pesona mu Sekretarisku...!"
"Aku jatuh cinta padamu Aresha..." ucap Alvarro lembut dan langsung me lu mat bibir Aresha yang masih terkejut dengan perkataan Alvarro.
Kalimat mantra yang di ucapkan Alvarro membuat Aresha jatuh semakin dalam dengan ciu man Alvarro.
Tangan Alvarro mengelus lembut telinga Aresha. Ci uman nya pun perlahan turun ke telinga Aresha. Membuat Aresha mengeluarkan suara sek sih nya.
"Ah Varro..."
Dengan perlahan ci uman Alvarro mulai berpindah ke leher Aresha. Membuat Aresha menggigit bibir nya akibat setruman luar biasa yang dia rasakan.
"Ahhh Varro...." des sah Aresha semakin berat. Membuat Varro tidak dapat lagi membendung perasaan nya.
Alvarro membuka kancing kemeja Aresha satu per satu sehingga memperlihatkan belahan dada Aresha yang begitu indah.
__ADS_1
Di kecup nya leher Aresha dengan lembut dan perlahan mulai turun di kedua gun dukan Aresha.
Kruyuukkk...
Bunyi perut Aresha begitu besar mengisi kesunyian ruangan.
"Pffftttt....!" tawa Alvarro terkejut dan menatap Aresha yang sudah menutup wajahnya.
Cupppp...
Alvarro mengecup kening Aresha cukup lama dan mengancingkan kembali kemeja Aresha.
"Mari kita memberikan makan untuk cacing-cacingmu Nona Aresha..!!" goda Alvarro.
"Varro..!!!"
"Hahahha...."
"Tapi kamu belum menjawabku Nona Aresha...!" bisik Alvarro sebelum bangun dari duduknya.
Deg deg deg
"Maaf.....
Bersambung.....
❤⭐⭐⭐❤
__ADS_1
Teman-teman Mohon Untuk tidak Lupa untuk Like, Komentar, dan Jika berkenan kirim Bunga atau Kopi, biar Alvarro dan Aresha banyak di kenal di dunia per-Noveltoon-an.....Hehhee.....
Ingat Klik tombol Vote dan Favorit buat yang belum ya ❤❤