
Alvarro nemasukkan tangannya ke punggung Aresha dan membuka pengaitnya. Kemudian melempar asal kain dengan dua mangkok itu.
"Ahhh...Uhmm...." gumam manja Aresha ketika Alvarro memilin lembut kedua pu-ting nya dengan jemarinya.
"Geli Varro..." ucap Aresha malu.
Alvarro tersenyum, "Kalau begini sayang..?" ucapnya kemudian menjilati pun cuknya yang sudah mengeras dengan lembut.
"Uh Varro,,Uhm.." des sahan manja Aresha mendekap kepala Alvarro yang saat ini sedang menyesap kedua bongkahan dadanya secara bergantian.
Alvarro menyesap di bagian kulit putih Aresha membuat Aresh akembali mende sah nikmat.
Alvarro menjauhkan pandangannya dan memandangi hasil kesenian yang dia buat di beberapa titik sekitar jelly Aresha.
"Cantik..." gumamnya bangga.
Aresha yang penasarang apa yang dilihat Alvarro mengangkat kepalanya dan melihat ada sekitar lima bercak merah yang tercetak di kulitnya yang putih bersih itu.
"Varro..!!!" malu Aresha.
"Itu cap kepemilikan..!!" jawabnya santai dan kembali berbaring di sisi Aresha.
"Dasar..!!" gerutu Aresha yang sudah memeluk Alvarro dengan manja.
"Hhehehe...Nanti aku tambahin ya..."goda Alvarro yang membuat nya kembali dapat cubitan manja dari Aresha.
"Yuk..Kita ganti pakaian dan mandi di Apartment saja sayang," ajak Alvarro yang sudah bangkit dan menarik tangan Aresha.
"Hmm..Ayo.." Alvarro membantu Aresha mengenakan kembali branya dan pakaiannya.
__ADS_1
Tidak sampai sepuluh mneit mereka sudah tiba di Apartment Alvarro.
"Kamu mandi duluan sayang, baju kamu ada di wardrobe.." ujar Alvarro tepat menutup pintu.
"Pakaian ku kan di sini.."jawab Aresha sambil mengangkat paper bag yang dia pegang.
"Iya...Tapi kita pakai couple untuk hari ini.." ucap Alvarro lembut dan mengecup kening Aresha.
"Nanti orang curiga kalau kita pakai couple seperti itu sayang.."
"Lalu..? Aku kan sudah bilang..Aku ingin semua dunia kalau kamu kekasihku, dan calon istriku.." jawab Alvarro santai meraih Aresha masuk ke dalam pelukannya.
"Hmm,, terserah kamu sayang..Kalau gitu aku mandi ya.."
"Iya..Biar aku yang buat sarapan.." jawab Alvarro membiarkan Aresha masuk ke dalam kamar.
Alvarro mengambil ponselnya untuk menghubungi Deon.
'Semuanya sudah siap, kamu yakin ini yang terbaik..?' (Deon)'
'Iya, Uncle Raid juga baik-baik saja dengan keputusanku' (Alvarro)
'Apa Aresha sudah tahu..?' (Deon)
'Belum, tapi dia akan segera tahu..' (Alvarro)
'Ok..Vincent dan Luna juga sudah menuju ke kantor..' (Deon)
'Ok..!!' (Alvarro)
__ADS_1
Sesudah memastikan semuanya beres. Alvarro menuju ke dapur untuk membuat sarapan untuk dirinya dan Aresha.
Alvarro melihat bahan yang tersedia di kulkas, kemudian memutuskan untuk membuat sarapan yang simple.
Kurang lebih hanya lima belas menit, Alvarro menyelesaikan masakannya.
Semua makanan di platting degan begitu indah di atas piring.
Ceklek
"Hai cantik..." seru Alvarro melihat Aresha sudha berpakaian rapi dengan busana kerjanya. Blazer berwarna hitam dan Rok Tile begitu cantik di pakai Aresha.
Rambutnya dia biarkan tergurai lurus. menambah keanggunan Aresha.
"Thank you sayang..."jawab Aresha jalan mendekat ke meja bar. Melihat kekasihnya sibuk menata makanan.
"Ok...Selamat makan my princess.." seru Alvarro mengecup pipi Aresha.
"Ini apa sayang..?" tanya Aresha yang melihat makanan yang tersusun cantik di atas piring.
"Ini Cheesy Kale Prosciutto Melt with Eggs dan segelas jus jeruk.." jelas Alvarro.
"Hmm...Kamu memang koki yang handal..." puji Aresha.
"Of Course.." jumawa Alvarro.
__ADS_1
"Yaa...Kamu mandi, aku tungguin, biar kita sarapan bersama.." seru Aresha.
"Hmm..Ok sayang.."