
pov rendi
Setelah mengantar resa aku langsung pergi,dari yang tujuan taman,menjadi ke laut
Aku tidak punya uang,karna uang kuhabiskan waktu kemarin penyewa PL,meneyesal aku menyewanya,dia bahkan hanya menemaniku bernyanyi dan tidak jadi memuaskanku,tapi aku tetep harus membayar uang yang sudah kami sepakati,dan itu membuat tabunganku ludes tak tersisa,
biasanya ibu akan memberi uang jajan padaku seminggu sekali,tapi karna aku selalu bersama resa,kami jarang mengeluarkan uang untuk jajan,kami jajan paling hanya cemilan cemilan saja itupun tidak setiap hari,karna ibu atau ibunya resa selalu membawakan kami bekal jika tidak sempat sarapan,maka dari itu kami jarang menyambangi kantin,karna memang kami sudah kenyang
Jika ada kegiatan sepulang sekolahpun ibu selalu membawakan aku bekal,kami berdua bahkan tidak terpisahkan,bahkan jika aku nongkrong dengan teman temanku,aku akan mengantar resa terlebih dahulu,memastikan dia sudah dirumah terlebih dahulu,baru aku akan menyusul teman temanku
Dia berharga untukku,sangat berharga
berteman dengannya membuatku menjadi hidup penuh warna
Bahkan motorku dan motornya itu,kami membeli dengan uang tabungan kami dari kami masih sd dulu,kami gemar menabung dari dulu,dan masuk smk,kami sepakat akan membeli motor baru,akhirnya terwujud juga
kami terbiasa membeli apa apa dengan uang Kabungan kami,bahkan baju,tas,sepatu itu semua dari hasil kami menabung
Tidak lupa seminggu sekali,sebelum kami memasukkan uang ketabungan,kami akan mampir ke panti asuhan untuk menyumbang,walau hanya sedikit
kami menabung di bank pemerintah,dengan bantuan ayahnya resa.
Dipantai ini,aku hanya termenung seorang diri,aku seperti kehilangan arah jati diriku,dia yang selama ini menjadikan aku semangat dalam apapun itu,kini tidak lama lagi akan menjadi milik orang,dia yang selama ini menjadi alasanku sekolah sebentar lagi akan menjadi istri orang
aku sangat pusing dan seperti kehilangan arah tujuan,aku benar benar tidak rela....
sayup sayup aku mendengar seperti orang mendesah,akupun membuka mata dan kulihat jam diponselku,ternyata aku ketiduran cukup lama,mengingat ini sudah jam lima sore...
karna penasaran,akupun berjalan kearah suara ******* tadi,yang ternyata berada di dalam gubug tak jauh dari aku berbaring
aku memang kepantai yang sepi,biasanya yang kesini hanya pemanen kelapa dan sayur saja,tapi ini sudah sore sudah pasti mereka sudah pulang
kuintip aktivitas didalam gubug itu,ternyata ada sepasang anak smp yang sedang memadu kasih...
gila anak sekecil itu sudah main seperti ini,bahkan sang pria sudah seperti sangat lihay dalam menggoyangkan pinggulnya
bahkan kuyakini anak laki laki itu belum lama sunat,mengingat dia masih smp
"hayo....." seruku menggrebek mereka
laki laki itu langsung berlari dengan telanjang,tapi memungut semua pakainnya
__ADS_1
yang wanita sangking terkejutnya masih bengong,setelah sadar baru dia mengambil pakaiannya dan buru buru memakainya
"kamu kecil kecil sudah mesum gitu,nggak takut hamil apa"
tanyaku sambil terus memandang tubuhnya yang polos itu,bahkan dadanyapun belum tumbuh sempurna
"a a aku minum pil kb mas tadi" jawabnya seraya memakai ****** ********
"kamu minum pil kb?" tanyaku serta mendekat
dia mengangguk sambil menunduk
dan entah syetan darimana aku malah mengerjainya....
"layani aku,maka rahasiamu akan aman"
bisikku pas telingannya
dia membelalak tapi tidak lama dia mengangguk,mungkin karna takut aku akan menyebarkan kejadian ini
hingga akhirnya kami melakukan itu,ini pertama kalinya untukku,memang membuat aku ketagihan,tapi aku tidak akan melakukan itu pada resa,karna dia wanita yang harus kujaga,aku tidak akan merusaknya
kulihat jam sudah menunjukkan angka delapan malam,akupun mengajaknya untuk pulang
aneh ...
kuberi saja no wa ku,jika suatu saat aku mau memakainya lagi,lagian ini gratis
kubilang ingin mengantarnya,tapi dia tidak mau,karna dia juga membawa motor katanya,akhirnya kutinggalkan saja dia
sampai dirumah setengah sembilan,tapi belum ada tanda tanda resa pulang,mungkin belum selesai,akupun segera berlalu kekamar mandi,dan mandi
kurasa badanku sangat lengket,dan sedikit lemas,karna mungkin selama tiga jam adikku ini diservis tanpa henti
paginya aku dibangunkan oleh tlp dari resa,yang katanya tidak usah jemput karna akan berangkat dengan bang arka katanya,
apa?abang? kemarin dia bahkan menyebut om pada tunangannya,apa mungkin dia sudah mulai membuka hati?
kututup langsung tlpnya,karna aku yang mulai panas dan sangat geram
aku tidak rela dan tidak rela
__ADS_1
kulihat ada nontifikasi pesan dari wa juga,setelah kubuka dari gadis smp yang kemarin bersamaku
(mas,kalau mau lagi tinggal tlp aku,aku siap kapanpun itu)
karna aku yang sedang diliputi emosi
kurasa aku butuh servisnya
"dimana sekolahmu?"
diapun menyebutkan nama sekolahnya,yang ternyata didepan sekolahku sendiri,dan yang lebih mengejutkan lagi,dia baru kelas tujuh
"kita ketemu sebelum kesekolah di rumah kosong arah jalan raya"
(sip)
tanpa mandi aku langsung kerumah kosong itu,bahkan hanya berganti seragam saja,dan menggosok gigiku
sampai disana dia sudah menungguku dengan senyumnya,langsung kuajak dia masuk,dan kami langsung bermain
setelah selesai,langsung kuminta dia berangkat sekolah,akupun mengekorinya dibelakang
dan yang membuat panas hatiku lagi,kulihat resa sedang mencium dengan takzim punggung tangan calonnya itu
segera kuberjalan kekelas untuk mencegatnya,dan kubawa dia keatap
aku menagis tergugu dan sangat menyedihkan,karna wanita ini,sebentar lagi akan menjadi milik orang lain,membayangkan saja membuatku gila
Setelah tangisku agak reda,dia menciumku dengan lembut,bahkan ciuman itu membuatku merasakan rasa yang lebih dari yang kurasakan tadi,karna aku mencintainya,jika tadi hanya nafsu,saat ini aku melakukan dengan cinta
kupuaskan dia,hingga dia menegang sempurna,dan aku merasa puas hanya membuat dia lemas,dan sangat bahagia
tapi ketika dia jongkok,aku melarangnya,karna aku ingin bersama dia hari ini,tanpa dia memuaskanku
Dan ada kabar yang mebuatku lega dan sangat lega,ternyata pernikahan tetap terjadi,tapi dengan sebuah perjanjian
dia akan memiliki madu,tapi semua yang dia inginkan aka dipenuhi laki laki itu,bahkan butik yang dia cita citakan
Walau katanya,calonnya meminta agar dia menjauhi aku,tapi akan kupikirkan nanti,yang penting saat ini dia tidak akan melayani laki laki itu....
kamipun akhirnya terlelap diatap
__ADS_1
sambil menunggu pulang sekolah